PON 2024

Asprov PSSI Mendadak Ganti Pelatih Tim Sepakbola Putra Sumut Jelang PON 2024, Ini Sosok Penggantinya

Kabar mengejutkan datang dari tim sepakbola putra Sumatra Utara. Pasalnya seluruh staf pelatih yang ditangani pelatih Reswani mendadak diganti.

TRIBUN MEDAN/ APRIANTO TAMBUNAN
Pelatih kepala tim sepakbola putra Sumut, Reswandi saat memberikan materi taktikal kepada para atlet di sesi latihan yang digelar di Stadion Mini USU, Medan, Jumat (19/1/2024). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Kabar mengejutkan datang dari tim sepakbola putra Sumatra Utara.

Pasalnya seluruh staf pelatih tim sepakbola putra Sumatra Utara yang ditangani pelatih Reswandi secara mendadak diganti oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumut jelang PON 2024.

Hal itu dibenarkan Direktur Teknik Asprov PSSI Sumut, Ridwan Saragih, Rabu (8/5/2024).

Ia mengatakan, kebijakan ini merupakan bagian dari penyegaran yang dilakukan Asprov PSSI Sumut terhadap tim sepakbola putra Sumut akibat minimnya potensi pemain yang ada.

"Dari semalam (Senin). Sudah enggak lagi (Reswandi)," kata Ridwan Saragih, Rabu (8/5/2024).

"Tim PON kan sudah persiapan sejak setahun lalu. Begitu Pak Arya mendatangkan talent scouting dari Timnas melakukan seleksi terbuka untuk pemain PON. Jadi dari hasil talent scouting itu, pemain PON hanya beberapa orang yang masuk grade A. Jadi itu menjadi dasar Pak Arya untuk penyegaran," sambungnya.

Ridwan menyampaikan, bahwa yang akan menangani tim sepakbola putra Sumatra Utara adalah dirinya sendiri, bersama asisten pelatih Susanto, Pelatih Fisik Rifki, dan pelatih Kiper Dede Pranata.

"Jadi kalau berdasarkan surat Asprov ke KONI,pengajuan SK yang menangani tim PON itu saya, coach Susanto, Rifki pelatih fisik dan pelatih kiper Dede Pranata," jelasnya.

Di mana penunjukan itu dilakukan setelah pertemuan Plt Ketua Asprov PSSI Sumut, Arya Mahendra Sinulingga bersama insan sepakbola.

"Jadi akhirnya pak Arya mengambil putusan untuk mencari tim pelatih menangani PON ini adalah pelatih-pelatih yang masih menangani tim Profesional. Kebetulan di Sumut sekarang pelatih yang di tim Profesional itu saya dan coach Susanto serta Dede Pranata," terangnya.

Diketahui, Ridwan Saragih sebelumnya merupakan pelatih Kepala di Tim Liga 2, PSPS Riau. Kontraknya bersama tim berjuluk Askar Bertuah itu berakhir sejak 30 April 2024 lalu.

"Kemarin Pak Arya meminta kerjasama untuk fokus membangun sepakbola Sumut. Jadi akhirnya saya mengambil keputusan untuk fokus di Sumut," ujarnya.

Usai ditunjuk menjadi pelatih kepala tim sepakbola PON Sumut, Ridwan akan menerapkan filosofinya kepada para pemainnya. Sehingga diharapkan bisa memberikan yang terbaik dan membawa prestasi ke tim Sepakbola Sumut.

"Saya harus menyesuaikan filosofi dengan karakter kedaerahan dan budaya juga. Pasti harus lebih kuat dan agresif, " tuturnya.

"Saya ingin berprestasi, tapi kerja saya yang pertama masih menunggu pemain kita yang di Liga 3,karena memang pemain harus amatir," pungkasnya.

(cr29/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved