Sumut Terkini

Supir Truk Dirampok di Asahan Lalu Korban Dibuang, Pelaku Rampas Ponsel dan Sejumlah Uang

Beredar video supir truk cold diesel di rampok di Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Kamis (21/3/2024) malam. 

|
TRIBUN-MEDAN.com, Kisaran - Beredar video supir truk cold diesel di rampok di Desa Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, Kamis (21/3/2024) malam. 
 
Saat di konfirmasi tribun-medan.com, Kapolsek Air Batu, Iptu Agus Leo Matondang membenarkan kejadian tersebut. 
 
Menurut IPTU Matondang, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 wib, dan korban di temukan pada 22.00 wib. 

"Tadi malam, kejadiannya di Air Batu. Mereka awalnya beriringan dengan rekan lainnya. Cuma satu mobil dump truk mengalami masalah ban, jadi mereka terpaksa berhenti," kata Iptu Matondang, Jumat (22/3/2024). 


Lanjutnya, akibat hal tersebut, korban ditinggal rekannya untuk mengirim ban serep ke mobil yang mengalami kerusakan. 

Viral sopir truk diculik kawanan perampok saat melintas di Perlompangan, Asahan, Sumatera Utara.
Viral sopir truk diculik kawanan perampok saat melintas di Perlompangan, Asahan, Sumatera Utara. (Sumber: Instagram.com/@tkpmedan)


"Namun, saat dia berhenti, dan sendirian menunggu rekannya. Korban didatangi oleh satu unit mobil avanza putih, yang, korban juga tidak mengetahui pasti berapa orang didalamnya," katanya. 


Saat itu, pelaku mengatakan kepada korban dimana narkoba yang dibawa oleh korban.

Namun, karena merasa tidak memiliki narkoba, korban hanya diam dan menjawab tidak mengetahui apa maksud dari para pelaku. 


"Didalam mobil korban matanya ditutup, dan diikat. Kemudian dibuang oleh pelaku di sekitar pulau maria," katanya. 


Disinggung soal barang-barang yang hilang. iptu Matondang mengaku hanya uang Rp 400 ribu dan ponsel milik korban yang dibawa oleh pelaku. 


"Kalau mobilnya ga hilang, padahal mobilnya itu bawa sawit. Karena awalnya saya mengira ini mereka mau bermain untuk menurunkan barang di tengah jalan, ternyata tidak," jelasnya. 


Dikatakan Agus Leo Matondang, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi," pungkasnya.

Baca juga: Terungkap Motif Perampokan di Helvetia, Penyebab Tommy Kurniawan Habisi Nyawa Bima Perangin-angin

(cr2/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved