Sumut Terkini

Warga Lubuk Pakam Resah Geng Motor Sering Tawuran, Kapolresta Bungkam

Dua kelompok geng motor yang disebut-sebut sering terlibat tawuran ini adalah kelompok Lavendos dan Batako.s

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
HO
Kelompok pemuda yang diduga geng motor melakukan aksi tawuran Sabtu, (3/1/2024) dini hari.  

TRIBUN-MEDAN. com, DELISERDANG - Warga di Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang resah dengan aksi tawuran kelompok geng motor yang kerap kali terjadi di wilayah mereka.

Dianggap kalau pihak kepolisian setempat lemah dalam mengatasi masalah ini.

Informasi yang dikumpulkan  aksi tawuran terakhir terjadi pada Sabtu dini hari (3/1/2024). 

Dua kelompok geng motor yang disebut-sebut sering terlibat tawuran ini adalah kelompok Lavendos dan Batako.

Tawuran terakhir terjadi di sekitaran Jalan Pantai Labu Lubuk Pakam Dusun Sempurna Desa Sekip. Aksi tawuran ini pun beredar di pesan what's app berantai awak media. 

Dari amatan www.tribun-medan.com, saat tawuran ini kelompok pemuda pun banyak membawa senjata tajam termasuk celurit.

Selain saling lempar batu di jalanan mereka juga membawa petasan. Warga berharap agar pihak kepolisian dapat menjadikan hal ini sebagai atensi. 

"Bukan hanya tadi malam saja pas malam Kamis kemarin itupun main juga orang itu. Lempar-lempar batu ya kita takut.

Mainnya di atas jam 1 sampai jam 4 pagi. Kok bisa sering kali, kita berharap polisi bisa turun tangan jugalah. Bawa senjata tajam siapa yang berani mendekat," ucap Gunawan warga Desa Sekip. 

Kepala Desa Sekip, Rahmat mengakui kalau aksi tawuran kelompok pemuda di desanya sering terjadi. Karena itu mereka pun sering patroli bersama dengan Bhabinsa.

Disebut ketika mereka patroli kejadian tawuran pun jarang terjadi. 

"Pernah juga ketangkap kita cuma bukan anak desa kita tapi dari Pantai Labu. Aku pun nggak tau apa masalahnya mereka seperti itu.

Ada juga katanya memang yang anak desa kita tapi banyak dari luar. Nanti malam kami mau turun lagi ini jagalah," kata Rahmat. 

Rahmat menyebut sejauh ini belum ada warga yang melapor kalau rumahnya rusak akibat aksi tawuran di jalan.

Disebut tidak mungkin juga dalam kondisi ini mereka juga terus jaga setiap malam harinya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved