Berita Medan

Komunitas Mirai Kameko Medan, Fotografer Khusus Cosplayer, Tempat Kumpulnya Pecinta Anime dan Foto

Rahmad Afandi selaku ketua dari komunitas Mirai Kameko Medan menyampaikan, komunitas ini awal terbentuk pada Maret 2022 lalu.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
HO
Karya foto dari komunitas Mirai Kameko Medan di berbagai event cosplay. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Menggabungkan dua hobi berbeda menjadi peluang belajar bersama adalah kata yang tepat untuk menggambarkan komunitas bernama Mirai Kameko Medan ini.

Komunitas ini merupakan kumpulan fotografer yang punya kesukaan sama terhadap anime, sehingga memutuskan untuk membentuk perkumpulan dengan memfoto model-model dari para cosplayer.

Rahmad Afandi selaku ketua dari komunitas Mirai Kameko Medan menyampaikan, komunitas ini awal terbentuk pada Maret 2022 lalu.

Berangkat dari kesukaan bersama terhadap anime, dan keinginan belajar bersama berkaitan dengan fotografi adalah motivasi dari komunitas ini terbentuk.

"Saya sendiri suka dunia anime sejak awal dipertontonkan Naruto atau one piece, mulai suka dari SD itu. Mulanya kami kan ada yang sesama punya kamera, jadi ibaratnya, oh iya ayo dong moto cosplayer, kan hasilnya berbeda dengan yang dihasilkan dengan handphone.

Jadi ibaratnya kami sharing-sharing tentang hasil foto, teknik fotografi dll. Hasil sharing biasanya kami nambah ilmu tentang teknik fotografi sampai ngarahin pose model, di situlah kami mulai satu-satu punya kawan akhirnya lama-lama punya grup.

Berawal dari tiga orang, empat orang, hingga akhirnya kumpulah seperti sekarang," ujar Fandi kepada Tribun Medan, Rabu (10/1/2024).

Karya foto dari komunitas Mirai Kameko Medan
Karya foto dari komunitas Mirai Kameko Medan di berbagai event cosplay.

Dijelaskannya, bahwa foto cosplay dan foto model biasa itu cukup berbeda.

"Kalau misalnya kita foto model, model kan punya teknik seperti agak hot, casual, atau formal. Kalau misalnya dia cosplay, dia harus sesuai dengan karakter anime yang diperankannya," jelasnya.

Dengan atribut yang dipakai cosplayer seperti megang pedang, dan lainnya, para fotografer akan mengarahkan model sesuai dengan karakter animenya.

"Kalau misalnya dia karakternya agak ceria kami bikin agak ceria, kalau misalnya agak horor atau agak kalem maka kami buat dia seseram mungkin ekspresi mukanya. Itulah titik kesusahannya sebenarnya dibanding moto model biasa," ungkapnya.

Iya bercerita, awal mula Mirai Kameko terbentuk, dimulai dari seringnya mendatangi berbagai event cosplay.

Dengan tujuan mencari karakter kesukaan masing-masing, hingga akhirnya menggaet semakin banyak anggota, yang saat ini berjumlah 56 orang.

"Dari situlah kami makin ketagihan motoin yang lain-lain. Alhamdulillah sekarang makin berkembanglah pengetahuan kami terkait anime itu, dari mulai hobi fotoin cosplayer. Semua anggota Mirai Kameko paham anime," kata Fandi.

Karya foto dari komunitas Mirai Kameko Medan di berbagai event
Karya foto dari komunitas Mirai Kameko Medan di berbagai event cosplay.

Diceritakannya, bahwa ia merasa sangat senang memfoto para cosplayer, apalagi ketika para cosplayer tersebut memiliki effort yang tinggi terhadap kostum yang mereka gunakan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved