Berita Medan
Modus Pura-pura Beri Bantuan ke Pengendara yang Jatuh, Motor IRT Ini Malah Dilarikan
Saat itu, ibunya mengendarai sepeda motor melintas hendak melewati Simpang pos.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nasib sial menimpa seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), bernama Endang Winarti (45).
Warga Kecamatan Sibiru-biru, Deliserdang ini harus kehilangan sepeda motornya, setelah dilarikan oleh seorang pria yang berpura-pura memberikan pertolongan saat ia sedang terjatuh.
Menurut Cahyari Fathan Utomo, kejadian yang menimpa ibunya itu terjadi di Jalan Ngumban Surbakti, Kota Medan, pada Senin (1/1/2024) sore.
Saat itu, ibunya mengendarai sepeda motor melintas hendak melewati Simpang pos.
Namun, di tengah perjalanan tiba-tiba ibunya ini terjatuh akibat menabrak lubang.
"Ibu saya dari Binjai mau pulang, lewat Simpang pos di dekat situ jatuh, kecelakaan tanggal satu," kata Fathan kepada Tribun Medan, Rabu (3/1/2024).
Ia menjelaskan, ketika itu banyak warga di sekitaran lokasi membantu wanita tersebut.
Lalu, ada seorang pria juga menawarkan untuk membantunya.
Pria itu menawarkan diri untuk mengantarnya ke rumah.
Katanya, korban saat itu sempat menolak, namun beberapa orang memaksa agar menerima bantuan dari pelaku.
"Setelah jatuh itu, ibu saya di bawa ke pinggir jalan di sana sudah di kerumunin sama orang. Ada salah satu orang nawarin untuk menolong, diantar sampai rumah," sebutnya.
"Sebetulnya ibu saya nggak mau, cuma dipaksa-paksa sama orang di situ. Akhirnya ibu saya mikir karena kakinya sakit, tangannya terkilir maulah dia," lanjutnya.
Fathan mengungkapkan, kemudian ibunya ini pun naik diboncengan dan pelaku mengendarai sepeda motornya.
Setelah itu, mereka pun pergi meninggalkan lokasi. Lalu, tak jauh dari lokasi ibunya ini pun meminta pelaku untuk berhenti.
"Ibu saya bilang sampai sini saja ngantarinnya, karena kan kejauhan kalau di antar ke rumah," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tangkap-layar-CCTV-pelaku-membonceng-korban-sebelum-melarikan-sepeda-motor.jpg)