Amankan Tiket 12 Besar, Suporter Minta PSMS Curi Poin Saat Lawan Sriwijaya FC
elompok suporter SMeCK Hooligan meminta PSMS Medan bisa mencuri poin saat menghadapi Sriwijaya FC di laga pamungkas.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kelompok suporter SMeCK Hooligan meminta PSMS Medan bisa mencuri poin saat menghadapi Sriwijaya FC di laga pamungkas pada putaran kedua kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2023-2024. Pertandingan akan digelar digelar di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Minggu (17/12/2023) mendatang.
Pasalnya saat ini tim berjuluk Ayam Kinantan itu berada di posisi ketiga klasemen grup 1 dengan 16 poin dan diikuti pesaingnya Sriwijaya FC di posisi ke empat dengan 13 poin dalam perebutan tiket maju ke babak 12 besar.
Dengan begitu, laga pamungkas tersebut akan menjadi penentu nasib PSMS Medan untuk lolos ke babak 12 besar di Liga 2 musim ini
"Kami SMeCK Hooligan, ayolah, inilah dulu babak 12 besar. Naanti kalau mau ke Liga 1 ayo. Fase ini saja dulu lewati, cukuplah kita di tahun 2018 melewati fase degradasi dan jangan sampai sekarang masuk zona degradasi lagi. Kita minta 12 besar saja lah, itu lah dulu dikasih sama kita untuk mengobati kekecewaan kita sebelumnya," ucap Ketua Umum SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir, Rabu (13/12/2023).
Maka demikian, ia menekankan agar seluruh pemain dan manajemen PSMS Medan untuk bekerja keras menghadapi laga pamungkas tersebut.
"Di empat pertandingan terakhir, PSMS meraih hasil tiga kali seri dan satu kalah. Hasil ini kan sangat tidak memuaskan. Jadi kita minta buat seluruh pemain bermainlah dengan hati. Dan buat manajemen, mulai saat ini ayolah berbenah untuk ke depan," ujarnya.
Baca juga: Matangkan Persiapan Jelang PON 2024, Tim Sepak Bola Putri Try Out ke Jakarta
Lawren menyebutkan, jika PSMS Medan gagal mencuri poin dan lolos ke babak 12 besar Liga 2 musim ini, ia meminta, agar seluruh manajemen PSMS Medan angkat kaki dari kepengurusan tim berjuluk Ayam Kinantan itu.
"Itu kita minta berbenah dan keluar saja itu semua. Cari investor lain, karena banyak orang yang mau, cinta dan sayang sama PSMS. Tapi, siapa yang mau mengambil harus benar-benar. Jangan ada maksud lain. Jangan sampai ada ganti nama, SMeCK Hooligan lawannya nanti," kata Lawren.
Jelang laga pamungkas itu, Lawren pun mengajak seluruh suporter dan pecinta PSMS Medan untuk memberikan yang terbaik jelang laga tersebut. "Mari kita doakan agar semua pemain diberikan kesehatan, dan untuk berbuat yang terbaik. Satu poin saja yang kita minta," pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, PSMS Medan saat ini terlibat persaingan ketat dengan Sriwijaya FC dalam perebutan tiket ke babak 12 besar. Yang mana pada laga pamungkas nanti, PSMS Medan hanya butuh satu hasil seri untuk lolos ke babak selanjutnya. Sementara tim Sriwijaya FC harus bisa meraih kemenangan di laga tersebut.
Pasalnya jika meraih tiga poin di pertandingan itu, maka tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut dapat dipastikan akan lolos ke babak 12 besar dengan jumlah poin yang sama dengan PSMS Medan.
Hal itu mengingat head to head Sriwijaya FC dengan PSMS Medan sebelumnya, di mana tim Laskar Wong Kito berhasil menahan imbang PSMS Medan di Stadion Teladan, Kota Medan, Senin (23/10/2023) lalu dengan skor 2-2. (cr29/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suporter-PSMS-Medan-membuat-kericuhan-di-Stadion-Baharoeddin-Siregar.jpg)