Berita Viral

PILU 2 Bocah di Gorontalo Dijadikan Budak Nafsu Oleh Ayahnya Saat Sang Ibu Baru Saja Meninggal

Pilu dua bocah di Gorontalo dijadikan budak seks oleh ayah tirinya saat sang ibu baru saja meninggal dunia

Tayang:
eva.vn
foto ilustrasi. Pilu dua bocah di Gorontalo dijadikan budak nafsu oleh ayah tirinya. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Pilu dua bocah di Gorontalo dijadikan budak nafsu oleh ayah tirinya.

Adapun nasib dua bocah berubah jadi budak nafsu saat sang ibu baru saja meninggal dunia.

Dimana sang ibu yang baru saja meninggal 20 hari, nasib dua bocah di Gorontalo ini berakhir pilu.

Keduanya dijadikan budak nafsu oleh ayah tirinya.

Salah satu korban bahkan sudah dilecehkan sejak 2021, yang mana kala itu dia masih duduk di bangku SMP.

Ayah berinisial U (20) warga Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, tersebut diduga tega melakukan cabuli terhadap 2 anak tirinya.

Korban D (16) diduga dilecehkan sejak 2021, saat korban di SMP.

Sedangkan korban lainnya P (14) dicabuli U pada 7 Desember 2023 kemarin.

Ilustrasi pelecehan
Ilustrasi pelecehan (HO)

OD, kepala desa setempat mengatakan kedua korban sudah berada di Paguyaman, sedangkan ibu korban meninggal 20 hari silam karena sakit

"Untuk mengamankan, kedua korban telah dibawa oleh keluarga ke Paguyaman. Saat ini telah bersama keluarga mereka," tandasnya pada Jumat (8/12/2023)

O berharap dukungan semua pihak untuk menyelesaikan kasus menimpa dua bocah tersebut.

"Kami meminta dukungan dari teman-teman semuanya, khususnya dari pekerja sosial, DP3AP2KB, Polres Pohuwato ataupun Polsek di wilayah hukum Pohuwato, agar yang bersangkutan (pelaku) bisa diproses," tandasnya.

M, paman korban mengatakan pihaknya sudah melaporkan U ke Polda Gorontalo.

Sudah ada pemanggilan tapi pelaku melarikan diri.

"Laporan sudah masuk ke Polda Gorontalo, namun kemarin sempat ada panggilan dari Polda, akan tetapi terduga pelaku sudah melarikan diri," ungkapnya.

M berharap kasus ini segera diproses cepat pihak kepolisiaN, apalagi korban anak di bawah umur.

"Harapan saya tindakan ini segera diproses agar keadilan bisa didapat dari pihak korban," Tutupnya.

Kasatreskrim Polres Pohuwato Iptu Faisal Ariyoga Anastasius Hariaja mengatakan kejadian itu telah berlangsung lama dan telah dalam pelimpahan Polda Gorontalo.

"Emang pernah terjadi tetapi kasus itu telah ada di Polda Gorontalo dan pelakunya telah mendapat panggilan pertama, saat ini sementara bergulir," tutupnya.

Baca juga: Tentara Israel Ejek Korban Erupsi Gunung Marapi, Anggap Musibah Lelucon: Indonesia “Bobi” Terbakar

Baca juga: Viral Waria Lakukan Adegan Mesum Sesama Jenis Sambil Live Instagram, Pelaku Kini Diamankan

Ayah di Tangsel Cabuli Anak Sejak SD Sampai Hamil 8 Bulan, Istrinya Diancam Dibunuh

Kasus inses terjadi lagi, kini terjadi di Tangerang Selatan dengan korban seorang bocah 17 tahun.

Adapun sosok bocah berusia 17 tahun berinisial FN warga Tangerang Selatan dipaksa berhubungan inses oleh ayah kandungnya.

Sosok remaja tersebut dirudapaksa oleh ayah kandungnya sebanyak belasan kali lebih.

Aksi pencabulan ayah terhadap anak kandung tersebut sudah berlangsung sejak Januari 2023.

Namun, siswi SMA kelas 1 itu mengaku sudah sering dipegang-pegang oleh ayahnya sejak SD.

Kini, FN harus menanggung pilu imbas dipaksa berhubungan inses oleh ayah kandungnya.

Adapun saat ini FN sedang hamil 8 bulan dan tak lagi bersekolah.

Rasa trauma hingga ketakutan masih ada di dalam benak bocah ini.

Kasus inses terjadi lagi, kini terjadi di Tangerang Selatan dengan korban seorang bocah 17 tahun.
Kasus inses terjadi lagi, kini terjadi di Tangerang Selatan dengan korban seorang bocah 17 tahun. (KOLASE/TRIBUN MEDAN)

Tindakan bejat yang dilakukan sang ayah tak cuma sekali, namun sudah belasan kali, terhitung sejak Januari 2023.

Tiap kali melakukan hubungan inses tersebut, FN selalu berada di bawah ancaman MN (53).

Jika tak mau melayani, ibunya akan dibunuh, tak diberi uang makan, hingga uang saku sekolah.

Bahkan, saat diketahui FN hamil, MN meminta anaknya berkata sudah diperkosa orang lain.

Namun kini dirinya agak bernapas lega seusai semua kebobrokan sang ayah terbongkar.

Dia pun satu persatu berusaha kuat untuk menceritakan aksi bejat ayahnya itu.

Baca juga: KONDISI TERKINI Zhafirah, Pendaki Viral Terjebak Erupsi Marapi, Baru Pertama Kali Naik Gunung

Baca juga: AMPK Demo di DPRD Sumut, Tuntut Maraknya Aksi Pencurian Listrik untuk Penambangan Bitcoin Ilegal

Siasat ayah di Tangerang Selatan perkosa putri kandung hingga hamil akhirnya terungkap.

Rupanya setiap kali beraksi, MN (53) saat selalu mengancam korban FN (17).

Selain mengancam, pelaku juga memukul anak kandungnya jika tak mau melayani.

Dia lalu mengancam anak kandungnya agar tak menceritakan hal itu pada sang istri.

Jika FN sampai bicara pada orang lain, MN mengancam akan membunuh istrinya atau ibu FN.

Diakui FN, persetubuhan pertama kali yang dilakukan ayahnya itu yakni pada Januari 2023.

Siswi SMA kelas 1 itu pun mengaku sudah sering dipegang-pegang oleh ayahnya sejak SD.

"Dari kelas 4 terus kelas 5, dipegang badan doang."

"Pas SMP masih dipegang-pegang, ayah belum ngelakuin apapun," kata FN seperti dilansir dari TribunnewsBogor.com dari Youtube Pratiwi Noviyanthi, pada Rabu (6/12/2023).

Kemudian FN pun pertama kali ditiduri oleh ayahnya pada awal tahun.

"Pas aku SMA baru ayah ngelakuin itu, persetubuhan," kata dia.

Dikatakan FN, pemerkosaan itu dilakukan saat kondisi rumahnya sedang sepi.

"Karena mamah dagang pagi sampai malam, aku pulang sekolah tiba-tiba dipanggil sama ayah," jelasnya.

Dia mengatakan, sang ayah saat itu tiba-tiba mengunci pintu dan menarik tubuhnya ke atas kasur.

"Abis itu ayah mau buka celana aku, terus aku sudah berusaha dorong badan ayah, tapi posisi badan ayah sangat kuat," tutur FN.

Saat itulah sang ayah kemudian melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya.

Pada Januari 2023, MN rupanya tak hanya sekali melakukan perbuatan bejat itu.

"Januari 2023 sekira 4 kali, terus Maret, April, Juli, terakhir 11 Juli 2023 posisi aku pulang sekolah," kata dia.

Bahkan FN mengaku diminta melayani ayahnya saat bulan puasa.

"Kejadian lagi pas bulan puasa, Maret 2023, aku pulang sekolah kejadian sore hari pas aku bikin kopi," kata FN.

FN pun mengaku tak berani bilang ke ibunya karena diancam oleh pelaku.

"Kalau aku ngomong ke mamah atau orang lain, mamah bakal dibunuh, terus nggak bakal dikasih uang jajan sama uang sekolah," pungkasnya.

Akibat perbuatan MN, FN saat ini tengah hamil dengan usia kandungan 8 bulan.

(*/tribun-medan.com)

 

 Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved