Berita Viral
NIAT Maling Berakhir Apes, Pria di Banyuwangi Nekat Curi Cabai 10 Kg, Berakhir Ganti Rugi Rp20 Juta
Niat maling malah berakhir apes, pria di Banyuwangi berinsial P (42) yang nekat mencuri cabai 10 kilogram milik petani kini dimintai ganti rugi Rp20 j
TRIBUN-MEDAN.COM – Niat maling berakhir apes, itulah yang dirasakan pria di Banyuwangi berinsial P (42) yang nekat mencuri cabai 10 kilogram milik petani.
Adapun aksi pencuri cabai di Banyuwangi ini ketahuan dan membuatnya nyaris babak belur dihajar warga.
Tidak hanya nyaris babak belur, pria berinisial P ini juga dimintai uang ganti rugi oleh petani sebesar Rp20 juta.
Berikut kronologi selengkapnya.
Adapun buntut haraga cabai rawit yang melambung tinggi, pria di Banyuwangi nekat mencuri cabai milik petani sebanyak 10 kilogram.
Aksinya yang nekat mencuri cabai rawit milik petani ketahuan hingga membuatnya nyaris babak belur dihajar warga.
Tidak hanya nyaris babak belur, pria yang mencuri cabai untuk dijual kembali ini juga diminta ganti rugi Rp20 juta.
Diketahui, P merupakan warga asal Desa/Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Jawa Timur.P ketahuan mengambil cabai warit di salah satu kebun milik warga setempat pada Kamis (7/12/2023) siang.
Pria 42 tahun itu tak tanggung-tanggung mengambil 10 kilogram cabai milik petani saat harag komoditas tersebut sedang tinggi.
Kelakuannya pun membuat geram, pelaku pun dibawa ke rumah pemilik kebun cabai beserta barang bukti 10 kilogram cabai yang diwadahi dua kresek warna merah.
Kapolsek Siliragung, AKP Muljono membenarkan soal kasus dugaan pencurian cabai rawit tersebut.
"Iya benar ada kasus cabai," kata Mujiono dikutip Tribun-Medan.com dari Kompas.com, Jumat (8/12/2023).
Mujiono menyebut, kasus pencurian itu tidak sampai ke tahap pelaporan.
Baca juga: Sosok Pria Bercanda Bawa Bom di Pesawat, Gegaranya Penerbangan Ditunda, Memelas Terancam Penjara
Baca juga: 23 Pendaki Tewas saat Gunung Marapi Meletus, Polda Sumbar Usut Dugaan Pidana Pembukaan Izin
Hal itu lantaran kedua belah pihak sepakat berdamai.
Namun, pelaku diminta ketugian akibat ulahnya itu dengan membayar sebesar Rp 20 juta kepada pemilik kebun.
"Sudah diselesaikan secara kekeluargaan," kata Mujiono.
Diketahui, penggantian kerugian itu turut disaksikan oleh polisi, perangkat desa, pelaku dan pemilik kebun dengan membuat surat pernyataan bermaterai.
Dalam pernyataan itu disebutkan jika P tidak bersedia membayar kompensasi Rp 20 juta, maka perkaranya akan dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Menurut informasi, saat dibawa ke rumah pemilik kebun, puluhan warga berbondong-bondong datang ke sana.
Mereka ingin melihat langsung wajah pelaku.
Warga bahkan sempat emosi, namun aksi tersebut dapat diredam petugas dan perangkat desa setempat, meski nyaris babak belur.
Baca juga: NGERI, Hendak Cari Ikan, Warga Temukan Mayat Tiga Bocah Mengapung di Sungai, Korban Warga Sekitar
Baca juga: Nasib Ibu di Cianjur jadi Korban Malpraktik, Luka Caesarnya Bernanah, Kain Kasa Tertinggal di Perut
Niat Mencuri, Maling Ini Malah Tertidur Pulas Saat Bobol Rumah
Sebelumnya, kasus maling apes juga ketahuan dan berakhir apes sempat viral di media sosial.
Maling bernasib apes ini malah ketahuan pemilik rumah gara-gara dengar suara ngoroknya.
Nasib apes maling yang tertidur saat melancarkan aksinya itu terjadi di China.
Dilansir dari IndiaTimes, maling ini bisa-bisanya ketiduran saat melancarkan aksinya.
Bahkan malah kepergok lagi ngorok oleh pemilik rumah.
Menurut laporan South China Morning Post, pencuri tersebut awalnya mengendap-endap saat memasuki sebuah rumah di provinsi Yunnan, China barat daya.
Meski sudah berhasil masuk rumah, maling ini tetap merasa takut ketika mendengar orang-orang berbicara di dalam.
Demi menghindari deteksi, maling ini memilih untuk menunggu di ruangan kosong hingga pemilik rumah tertidur.
Namun, saat sembari menunggu, maling ini memutuskan untuk merokok dan malah tertidur pulas.
Suara dengkuran atau ngorok pun dikeluarkan dari sosok maling yang tertidur pulas ini.
Pemilik rumah pun sempat terbangun karena terganggu.
Awalnya pemilik rumah tak terlalu menggubris suara ngorok ini.
Karena setelah menidurkan anaknya si pemilik rumah sempat ikut tertidur juga karena merasa lelah.
Suara dengkuran maling ini begitu keras dan membuat pemilik rumah waspada.
Hingga akhirnya si pemilik rumah terbangun setelah mendengar suara ngorok selama 40 menit.
Pemilik rumah juga tak langsung mencari asal-usul suara ngorok.
Ia memilih untuk mencuci botol susu anaknya.
Lalu suara ngorok itu semakin keras.
Setelah diselidiki, wanita pemilik rumah itu mulai mencari asal-usul suara dengkuran itu.
Hingga akhirnya suara itu membawanya ke salah satu ruangan kosong di dalam rumahnya.
Betapa kagetnya si ibu itu menemukan seorang pencuri tertidur di lantai kamar.
Si ibu langsung segera membangunkan seluruh keluarga dan menelepon polisi.
Pria itu ditangkap.
Polisi menyebutkan bahwa maling ini ternyata juga pernah tertangkap sebelumnya.
Maling ini pernah ditangkap karena pencurian pada tahun 2022.
Akhirnya maling itu dibebaskan pada bulan September, namun maling ini tidak berubah dan kembali melakukan aksi kriminalnya di rumah ibu ini.
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Niat-maling-berakhir-apes-itulah-yang-dirasakan-pria-di-Banyuwangi-berinsial-P-42.jpg)