Berita Viral

Nasib Ibu di Cianjur jadi Korban Malpraktik, Luka Caesarnya Bernanah, Kain Kasa Tertinggal di Perut

Korban merupakan warga Kampung Rancagoong RT 04/04, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Tayang:
Editor: Satia
HO
Ilustrasi Ibu di Cianjur Diduga Korban Malpraktik 

Ia mengatakan, saat di klinik persalinan perawat menyebukan luka pada bekas operasi sesar di bagian perut istrinya tersebut mengalami infeksi.

Dia pun akhirnya langsung di rujuk ke RSUD Cianjur.

"Di klinik persalinan tidak banyak tindakan, tapi mengatakan lukanya infeksi, dan memberikan rujukan." jelasnya.

"Saat di bawa ke RSUD Cianjur, istri saya malah dimarahi perawat, dan disebut tidak mau gerak dan lukanya tidak dirawat, padahal tidak," ucapnya.

Ganjar mengatakan, istrinya langsung dilakukan penanganan pada luka sesarnya dan saat dibersihkan, terlihat ada seperti kain kasa pada bagian dalam lukanya.

Baca juga: SATU Korban Predator Anak di Tapteng Alami Infeksi Anus, Pihak Korban Minta Bantuan ke KPAI Pusat

"Saat dibersihkan, pada lukanya istri saya melihat kain kasa itu. Ukuran tidak terlalu panjang, tapi seperti selembaran kecil," ucapnya.

Selain itu dia menyebutkan, peristiwa itu tidak hanya dialami oleh istrinya saja.

Tetapi, juga dialami dua orang pasien lainnya yang saat bersamaan menjalani persalinan sesar di rumah sakit milik Pemkab Cianjur itu.

Baca juga: Inilah Kecamatan dengan Perkebunan Karet dan Sawit Terluas di Kabupaten Labuhanbatu

"Jadi pada saat bersamaan ada tiga ibu hamil yang menjalani persalinan sesar." paparnya/

"Mereka juga mengalami kejadian serupa seperti istri saya dugaan malapraktik," ucapnya.

Dia menambahkan, dirinya telah mengadukan dugaan malpraktek tersebut ke pihak direksi RSUD Cianjur.

Dia meminta rumah sakit untuk bertanggungjawab.

Di sisi lain, Direktur Utama RSUD Cianjur Irfan Nur Fauzy mengaku belum menerima laporan terkait adanya dugaan malpraktek pada seorang ibu usai melahirkan.

"Laporan belum kita terima, tapi kita akan bertanggungjawab penuh atas pasien." bebernya.

"Kita juga bakal segera menginvestigasi dugaan malpraktek tersebut," ucapnya.

 

Artikel ini diolah Tribunnewsmaker

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved