Ayah Bunuh 4 Anaknya

SOSOK Panca Ayah Pembunuh 4 Anaknya di Jagakarsa, Dikenal Pengangguran, Nikah Siri dan KDRT

Inilah sosok Panca Darmansyah (40), ayah yang membunuh 4 anaknya di rumah kontrakan di Jagakarsa yang dikenal pengangguran, suka KDRT dan

Tayang: | Diperbarui:
Instagram
Inilah sosok Panca Darmansyah (40), ayah yang membunuh 4 anaknya di rumah kontrakan di Jagakarsa. 

TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah sosok Panca Darmansyah (40), ayah yang membunuh 4 anaknya di rumah kontrakan di Jagakarsa.

Adapun Panca Darmansyah ayah yang jadi pembunuh 4 anaknya sendiri tengah jadi sorotan publik.

Bagaimana tidak, Panca Darmansyah yang merupakan seorang ayah tega membunuh 4 anaknya yang masih kecil.

Selain itu, ia juga dikenal sosok yang pengangguran dan KDRT kepada istrinya D.

Lantas, siapakah sosok Panca, ayah yang tega membunuh anaknya dan lakukan KDRT kepada istrinya?

Adapun Panca Darmansyah dikenal warga sekitar sebagai sosok yang penganguran.

Bahkan ternyata Panca mengaku menikah siri dengan D.

Sehingga sampai saat ini dirinya tidak memiliki kartu keluarga (KK).

Petugas Kepolisian saat berada di rumah 4 anak tewas dibunuh oleh ayah kandungnya, di Jagakarsa, Jakarta Selatan
Petugas Kepolisian saat berada di rumah 4 anak tewas dibunuh oleh ayah kandungnya, di Jagakarsa, Jakarta Selatan (wartakotalive.com)

Pengakuan itu disampaikan Panca kepada Yakob, Ketua RT 004 RW 03 Kelurahan Jagakarsa, saat mengontrak di wilayah tersebut sekitar sembilan bulan lalu.

"Kan saya mintain KTP sama si P, tapi enggak dikasih-kasih tuh. Alasannya, (P bilang), 'Saya nikah di bawah tangan', siri, gitu. Jadi, belum ada KK," ujar Yakob, dikutip Tribun-Medan.com, Kamis (7/12/2023).

Selama Panca tinggal di lingkungannya, Yakob tidak menaruh kecurigaan apa pun.

 Namun, dia mengakui bahwa keluarga Panca jarang bersosialisasi dengan tetangga. P yang diketahui perantau asal Aceh tidak memiliki pekerjaan tetap.

Terakhir, Panca berprofesi sebagai sopir. Sementara itu, D bekerja sebagai karyawan swasta.

Namun, Yakob tidak mengetahui pasti tempat kerja D yang merupakan warga asli Jagakarsa itu. "Yang jelas istrinya (Panca) itu pagi keluar, sorenya pulang ke rumah. Si pelaku juga kadang gitu," ujar Yakob.

Menurut Yakob, hanya anak-anak mereka yang seringkali bermain di pelataran kontrakan, yakni VA (6), S (4), A (3), dan As (1). Oleh sebab itu, tetangga lebih sering berinteraksi dengan anak-anaknya dibandingkan dengan P dan D.

"Sering main di sini (halaman kontrakan). Makanya kadang-kadang dikasih makanan sama tetangga," ujar Yakob.

Baca juga: NASIB Agos Gemoy Disomasi Usai Copot Stiker Caleg Nempel di Rumahnya Tanpa Izin: Apakah Salah Saya?

Baca juga: VIRAL Sosok Yola Bikin Ortu Terpaksa Jual Tanah karena Kecanduan Belanja Online, Depresi Usai Resign

Diberitakan sebelumnya, warga Gang Haji Roman RT 04 RW 03 Kelurahan Jagakarsa, Rabu sore, terganggu oleh bau busuk yang menyengat. Setelah ditelusuri, bau berasal dari sebuah rumah kontrakan yang dihuni pasangan suami istri berinisial P dan D beserta anak-anaknya.

Di dalam rumah, warga bersama polisi menemukan keempat anak P dan D dalam keadaan tewas di salah satu kamar.

Tidak hanya itu, P ditemukan telentang lemas di kamar mandi dengan lengan terluka.

Sebilah pisau yang diduga digunakan P untuk menyayat tubuhnya juga ditemukan di dekatnya. Sejauh ini, penyidik menduga, P tega menghabisi nyawa anak-anaknya sendiri sebelum hendak bunuh diri.

Adapun istri sedang dirawat di RSUD Pasar Minggu.

D dirawat intensif akibat kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan P pada Sabtu (7/12/2023).

Baca juga: KISAH Cut Zahara Bikin Geger Tahun 1970 hingga Wapres Ikut Tertipu, Ngaku Hamil Bayi Ajaib, Ternyata

Baca juga: Marak Begal di Hamparan Perak, Warga Kritik Polisi, Respons Kapolres Pelabuhan Belawan Tak Disangka

Belum Bayar Kontrakan

Irawan mengatakan, Panca diketahui tujuh bulan belum membayar sewa rumah kontrakan yang ditempatinya bersama istri dan empat orang anaknya.

"Uang kontrakan saja belum dibayar tujuh bulan," kata dia.

Sebelum geger penemuan jasad empat anak kecil yang tewas mengenaskan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, terduga pelaku berinisial P sempat cekcok dengan istrinya.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu (3/12/2023) lalu.

"Menurut informasi bang Kube yang jadi parkir di depan kedai bakso hari Minggu emang sudah cekcok dengan istrinya," kata Irawan.

"Istrinya digamparin terus bininya nelepon adiknya datang adik bininya adiknya juga dipukulin," ujar Irawan warga sekitar lokasi kejadian saat dikonfirmasi Tribun melalui pesan singkat, Kamis(7/12/2023) dinihari.

Tidak lama kemudian datang kedua orang tua istri dari P. Kedua orang tuanya kemudian membawa istri P ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Namun, sayangnya keempat orang anaknya tidak ikut serta diajak bersama ibu dan neneknya.

"Nahasnya empat anaknya enggak diajak malah ditinggal sama bapaknya. Kejadian lah itu pembunuhan," kata Irawan

D Sempat Muntah Darah karena Dianiaya Suami

Ibu dari empat bocah yang tewas di kamar kontrakan wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan, sempat muntah darah karena dianiaya sang suami, Panca.

“Dia tiba-tiba muntah darah saat Pak Babinsa dan Pak RT datang,” kata salah seorang warga bernama Titin Rohmah (49) di lokasi, Kamis (7/12/2023).

Kata Titin, penganiayaan atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diderita D terjadi pada Sabtu (2/12/2023).

Hal itu terungkap ketika adik korban datang ke kontrakannya untuk mengantarkan D ke tempat kerja.

“Jadi mulanya itu adiknya D datang, dia mau nganter kerja (istri terduga pelaku) ke kantor. Tapi dipanggil enggak keluar, dia tendanglah itu pintu dan pas terbuka D lagi digebukin Panca,” tutur dia.

Adik D lalu memutuskan meminta bantuan kepada Titin untuk menolong korban.

Titin yang tinggal hanya tiga meter dari kontrakan korban lantas bergegas mengecek ke dalam.

“Adiknya manggil ibu, ‘Tolong, tolong’ katanya. Ibu datang lah ke sana. Pas ngecek ke dalam, D sudah pada benjol jidatnya, ada tiga atau empat benjolan,” ungkap dia.

(*/TRIBUN-MEDAN.com) 

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved