Viral Medsos
Viral Seorang Ibu Ogah Ambil Rapor Anaknya ke Sekolah, Alasannya Bikin Pilu
Cerita pilu seorang anak soal ibu kandung yang tak pernah mau ambil rapor anaknya ke sekolah viral di media sosial.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com – Cerita pilu seorang anak soal ibu kandung yang tak pernah mau ambil rapor anaknya ke sekolah viral di media sosial.
Kisah pilu anak soal ibu yang tak mau ambil rapotnya itu diceritakannya dalam akun TikTok @gosankee, dan mendapat banyak respon dari warganet.
Dalam unggahannya itu, pemilik akun tersebut menceritakan kisahnya dalam beberapa slide foto.
Pemilik akun membagikan kisah tentang ibunya yang sering menolak hadir di acara-acara penting di sekolah, terutama saat pembagian rapor.
Sebagai gantinya, kakek atau kakaknya yang diwakilkan untuk hadir dalam momen-momen tersebut.
“Ibu tidak pernah mau menghadiri acara pengambilan raport atau segala hal yang berkaitan dengan perwalian di sekolahku, setiap kali pembagian rapor kakek atau kakakku yang datang,” tulis pemilik akun.
Sang anak sempat merasa sedih karena ibunya tak pernah hadir seperti orangtua lainnya di sekolahnya, bahkan hal tersebut kadang membuatnya merasa terasing.
Ketika ditanya, ibunya selalu memberikan alasan bahwa dia sibuk mencari uang untuk biaya pendidikan anaknya, mengesampingkan kehadiran di acara sekolah.
Namun, ternyata, sebenarnya ibu merasa takut hadir di sekolah karena keterbatasan pribadinya yang tidak bisa membaca dan menulis.
Ibu merasa tidak nyaman melihat anaknya merasa malu karena ia tidak memiliki sosok ayah yang hadir seperti orangtua teman-temannya yang lain.
"Ibu merasa tidak tega melihatku menyaksikan ayah dari teman-temanku yang mengambilkan rapor, sedangkan aku tidak memiliki ayah dan yang datang adalah ibu," lanjut pemilik akun tersebut.
Pada masa SMA, pemilik akun akhirnya meminta agar ibunya hadir pada acara-acara penting, namun rasa takut ibu terhadap kemungkinan membuat anaknya malu semakin bertambah.
"Akhirnya pada acara wasna warsa aku ngambek dan minta supaya ibu bisa hadir di acara tersebut,"
"Qadarullah Allah lebutkan hati ibu untuk berkenan hadir menyaksikan kelulusanku," tulisnya lagi.
Pada saat acara kelulusan SMA anaknya, sang ibu merasa terusik karena tidak mampu membaca namanya dalam daftar hadir wali murid atau menandatanganinya.
Kekhawatiran sang ibu bahwa kelemahannya akan membuat anaknya merasa malu semakin menjadi lebih besar.
Walaupun pada akhirnya sang ibu setuju untuk hadir pada acara wisuda anaknya, ia merasa malu dan tidak pantas.
“Ternyata Ibu takut bila disuruh menulis atau tandatangan kehadiran wali murid
Beliau Khawatir kalau sampai teman-teman atau wali kelasku tau kalau ibu tidak bisa baca dan tulis akan membuatku malu dan bertambah minder,” ungkapnya.
Namun, sang anak berusaha meyakinkan ibunya bahwa tidak perlu merasa malu karena keterbatasannya.
Anak tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya atas kasih sayang dan nasihat yang diberikan ibunya, meski memiliki keterbatasan dalam pendidikan formal.
Ia merasa bangga memiliki ibu yang penuh cinta dan ingin seluruh dunia mengetahui bahwa ibunya adalah sosok yang luar biasa baginya.
“Aku tau ibu berusaha menjaga hatiku, kau takut keterbatasanmu membuatku malu. Ibu aku hanya ingin mengatakan "Ibu tidak perlu malu, ibu layak untuk mengambilkan rapor ku, mendampingiku ketika aku lulus,
Meskipun engkau tidak pernah mengenyam pendidikan formal Tidak bisa baca dan tulis tapi setiap nasihatmu akan selalu aku dengarkan. Aku bangga memiliki seorang ibu sepertimu. Bahkan aku ingin seluruh dunia tau bahwa kau adalah ibuku. Makhluk sempurna ya mencintai dan menyayangiku tanpa kecuali. Terimakasih ibu,” ungkap pemilik akun.
(cr31/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Cerita-pilu-seorang-anak-soal-ibu-kandung-yang-tak-pernah-mau-ambil-rapor.jpg)