Berita Viral
Usai Viral, Panti Asuhan Elnuza Kini Dibanjiri Donasi, Ternyata Bukan Kena Prank Donatur
Setelah foto-foto dan minta tanda stempel, tiga orang donatur lantas membawa pulang bingkisan tersebut.
Setelah fotonya viral, Ray pun menjadi terkejut. Mereka pun kembali mendatangi Panti Asuhan Elnuza untuk menjelaskan duduk persoalan tersebut dan melakukan klarifikasi.
“Persoalannya sekarang sudah selesai,” ungkapnya.
Sebelumnya kabar ini bermula dari curhatan
akun Facebook Sarmi Sarmiati, awalnya pihak panti asuhan senang dengan kedatangan donatur tersebut.
Si donatur membawakan berdus-dus bungkusan.
Baca juga: TAMPANG Pelaku Curanmor yang Nyaris Tewas Dihakimi Warga di Tandam Hulu
Anak-anak panti bahagia menyambut kedatangan donatur tersebut sampai akhirnya mereka menangis lantaran barang yang didonasikan tak jadi diberikan.
Dalam akun Sarmi Sarmiati, pihak pengurus panti asuhan merasa kecewa dan marah melihat sikap kurang ajar dari donatur tersebut.
Apalagi mereka sudah meminta foto dan stampel dari panti asuhan.
Pihak pengurus panti asuhan tersebut melarang donatur tersebut untuk datang lagi jika hanya ingin membuat mereka sakit hati.
"Pak terimah kasih,,ke PD BPK yg pernah minta Potobersama anak2 panti ELNUZA beberapa dus tenggo jgn LG datang k panti ELNUZA meminta ttd tangan dan stempel pengurus..
Membuat kami kecewa dan menangissi anak2 kami,,karna tenggo itu satupun TDK d kasih anak2 kami," tulisnya, dikutip dari Sripoku.
Postingan Sarmi Sarmiati di Facebook itu sontak menjadi sorotan warganet.
Kronologi
Diketahui lokasi panti asuhan yang menjadi sasaran donator tak bertanggung jawab itu berada di Jalan Kapten A Rivai, Pasar Talang Jawa kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel).
Pengurus panti asuhan, Sarmini mengungkapkan sebanyak tiga orang donatur yang mengambil bantuan setelah berfoto dan minta tanda tangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Inilah-diduga-tampang-oknum-donatur-yang-prank-Panti-Asuhan-Elnuza-Muba.jpg)