Pilpres 2024
Usai Gaet Gibran Sebagai Cawapres, Prabowo Berniat Bertemu Megawati, Tuntaskan Status Gibran di PDIP
Setelah menggaet Gibran Rakabuming, Prabowo Subianto berniat ingin bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
TRIBUN-MEDAN.com - Setelah menggaet Gibran Rakabuming, Prabowo Subianto berniat ingin bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Niat Prabowo ingin bertemu Megawati yakni menyelesaikan persoalan Gibran dengan PDI Perjuangan.
Sebab, Gibran hingga saat ini masih berstatus sebagai kader PDI Perjuangan dan juru kampanye Ganjar Pranowo - Mahfud MD.
Keinginan bertemu Megawati itu disampaikan Prabowo usai Rapimnas Gerindra di Hotel Darmawangsa Jakarta, Senin (23/10/2023).
Diketahui, Prabowo telah mendeklarasikan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai Bakal Calon Wakil Presiden (Bacapres) pendampingnya.
Sementara Gibran merupakan anggota dari PDI Perjuangan.
"Saya sudah minta waktu untuk menghadap Ibu Mega," ucap Ketua Umum Gerindra dalam tayangan Live di kanal YouTube Tribunnews, Senin.
"Masih menunggu," lanjutnya.
Baca juga: Irak vs Indonesia, Lawan Timnas Garuda Lebih Garang, Irak di Posisi 68 FIFA
Baca juga: Surat Tak Direspons Jokowi, Butet Kertaradjasa Sindir Gibran Jadi Cawapres:2 Tahun Kok Berpengalaman
Ketika ditanya apakah pertemuan itu akan terjadi malam ini atau besok, Prabowo menjawab tak mengetahui.
"Nggak tahu," jawab Prabowo singkat.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo Subianto juga merespons tudingan politik dinasti Presiden Jokowi.
Prabowo mengungkapkan, politik dinasti dengan berbakti untuk rakyat tak ada salahnya.
"Dinasti, semua dinasti, Bung. Kita jangan cari yang negatif, cari yang positif orang ingin berbakti apa salahnya," katanya, Senin (22/10/2023).
Lantas, Prabowo mengatakan, dirinya juga politik dinasti.
Prabowo pun menyinggung soal ayah dan pamannya yang berbakti untuk rakyat.
"Saya juga dinasti. Saya anaknya Soemitro. Paman saya gugur untuk Republik Indonesia kita dinasti merah putih, kita dinasti patriot," lanjutnya.
Prabowo mengatakan, dirinya dinasti yang ingin mengabdi untuk rakyat.
"Kita dinasti patriot yang ingin mengabdi untuk rakyat. Kalau dinasti Pak Jokowi ingin berbakti untuk rakyat kenapa, salahnya apa. Jadi berpikir yang baik, berpikiran positif," jelasPrabowo.
Baca juga: Gibran Dinilai Melukai Banyak Hati Sejumlah Pihak, Beberapa Politikus PDIP Mengaku Kecewa
Baca juga: Amalkan Doa Sholat Subuh Rasulullah, Rutin Baca Tasbih dan Sholawat Malaikat Setiap Sholat Subuh
Diketahui, Prabowo hadir dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) partainya di hotel Darmawangsa, Senin (23/10/2023).
Dalam Rapimnas, Gerindra sepakat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
"Jadi setelah mendengarkan pandangan dari pimpinan daerah Gerindra seluruh Indonesia dan kemudian tadi Pak Prabowo juga sudah melaporkan hasil pertemuan dengan ketua umum Partai Koalisi Indonesia Maju," kata Dasco kepada awak media di hotel Darmawangsa, Senin (23/10/2023).
Dikatakan Dasco, hasil Rapimnas sepakat untuk bergerak menangkan pasangan Prabowo-Gibran.
"Dan tadi sudah sepakat bahwa seluruh pengurus Gerindra baik tingkat provinsi sampai tingkat paling bawah akan bergerak untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran," jelasnya.
Dasco mengungkapkan, hasil Rapimnas partai Gerindra membahas soal pendaftaran capres-cawapres di KPU pada Rabu mendatang.
"Yang kedua tadi juga telah disepakati bahwa secara soal teknis untuk pendaftaran di KPU hari Rabu," tegasnya.
Gibran Diusulkan jadi Bacawapres hingga Resmi Dideklarasikan Prabowo
Sebagai informasi, Gibran telah resmi didukung Golkar menjadi bakal calon wakil presiden (Bacawapres) Prabowo Subianto.
Dukungan itu, disampaikan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto saat Rapimnas Golkar pada Sabtu (21/10/2023), di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta.
Mengenai usulan dari Golkar tersebut, lantas diserahkan kepada Prabowo untuk selanjutnya dibahas bersama para Ketua Umum Partai Politik (parpol) koalisi pendukung.
"Usulan Partai Golkar yang akan saya serahkan kepada Bapak Prabowo dan ini untuk dibawa oleh Pak Prabowo ke forum pertemuan Ketua Umum Partai," kata Airlangga, Sabtu.
Sehari kemudian, Prabowo resmi mengumumkan Gibran menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendampingnya di Pilpres 2024, Minggu (22/10/2023) kemarin.
"Baru saja Koalisi Indonesia Maju yang terdiri dari 8 partai politik, yaitu Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Gelora, Partai Bulan Bintang, Partai Garda Republik, Partai Prima, yang dihadiri lengkap oleh Ketum masing-masing dan sekjen masing-masing," ucap Prabowo, di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Kita sudah berembuk secara final, secara konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden Koalisi Indonesia Maju untuk 2024-2029 dan saudara Gibran Rakabumingraka sebagai calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju," lanjutnya.
Prabowo pun tak menampik pengumuman bakal cawapres pendampingnya menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu masyarakat.
"Saya kira itu pengumuman yang sudah ditunggu-tunggu. Ini sekaligus adalah deklarasi yang kita sampaikan ke masyarakat umum," kata Prabowo.
Selanjutnya, Prabowo-Gibran akan mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal capres-cawapres yang maju di 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), pada Rabu, 25 Oktober 2023.
"Dan pada tanggal 25, hari Rabu, kita akan daftar di KPU," ungkap Prabowo Subianto.
(*/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-resmi-mengumumkan-Gibran-Rakabuming-Raka-mendampinginya-sebagai-Cawapres.jpg)