Pilpres 2024

PRESIDEN Jokowi Ngaku Sudah Restui Gibran Jadi Cawapres Prabowo Subianto: Gibran Sudah Dewasa

Presiden Jokowi mengaku telah memberikan restu ke Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai Cawapres Prabowo Subianto. 

|
Tangkap layar YouTube
GIBRAN KELUAR RAKERNAS PROJO sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri dan membuka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Relawan Projo di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Sabtu, (14/10/2023) sore. (tangkapan layar youtube) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Jokowi mengaku telah memberikan restu ke Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai Cawapres Prabowo Subianto

Sebagai ayah, Jokowi mengatakan hanya bisa mendoakan dan merestui keputusan putra sulungnya itu. 

"Ya orang tua itu hanya tugasnya mendoakan dan merestui," kata Jokowi usai menghadiri acara peringatan Hari Santri di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/10/2023), dikutip dari tayangan program Breakingnews KompasTV.

"Keputusan semuanya Gibran karena sudah dewasa, jadi jangan terlalu mencampuri urusan yang sudah diputuskan oleh anak-anak kita," sambungnya.

Saat dimintai keterangan soal pengusulan Gibran oleh Partai Golkar, Jokowi meminta wartawan bertanya ke partai politik yang bersangkutan.

"Tanyakan ke partai politik, itu wilayahnya partai politik atau koalisi partai politik, atau gabungan partai politik, bukan urusan presiden," tegasnya.

Baca juga: PARAH Nenek-nenek Dipaksa Mengemis di Pasar, Diantar Wanita Pakai Motor, Aksinya Bikin Warga Murka

Baca juga: PILU Wanita Ini Divonis Kanker Rahim Stadium 4 di Usia 24 Tahun, Awalnya Dikira Nyeri Haid Biasa

Sebelumnya, Partai Golongan Karya (Golkar) resmi mengusung Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka sebagai bacawapres Prabowo Subianto melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar pada Sabtu (21/10/2023).

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim maka saya ketok usulan Partai Golkar yang saya akan serahkan kepada Bapak Prabowo, dan ini untuk dibawa Pak Prabowo dalam pertemuan forum ketua umum partai," kata Ketua Umum (Ketum) Golkar Airlangga Hartarto di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jakarta Barat, Sabtu (21/10/2023).

Airlangga mengungkapkan, keputusan tersebut dirapatkan pihaknya bersama para ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar dari berbagai daerah pada Jumat (20/10/2023).

"Berdasarkan hasil pertemuan para ketua DPD tadi malam, pak (Prabowo -red), kami rapat cukup lama, cukup hangat, tapi semuanya konsensus mengusulkan, saya tanya dulu, mengusulkan dan mendukung Mas Gibran Rakabuming Raka untuk kita pasangkan dengan Pak Prabowo sebagai bakal cawapres Republik Indonesia. Apakah setuju?" tanya Airlangga kepada para Ketua DPD Partai Golkar dari berbagai daerah yang hadir di Rakernas.

"Setuju!" jawab riuh para peserta Rakernas Kedua Partai Golkar itu.

Airlangga pun mengabsen satu per satu para ketua DPD Partai Golkar yang hadir, di antaranya Aceh, Papua, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimantan.

"Pak prabowo semua setuju!" kata Airlangga, dilanjutkan dengan pemukulan palu.

"Alhamdulillah," kata Airlangga usai mengetok palu, tanda partainya sepakat mengusung Prabowo-Gibran sebagai pasangan bakal capres dan cawapres dari Koalisi Indonesia Maju.

Rocky Gerung Sarankan Megawati Pecat Jokowi

Rocky Gerung menyarankan ke Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk melakukan aksi balas dendam ke Jokowi

Usulan itu untuk membalas tindakan Gibran Rakabuming yang menerima tawaran Golkar menjadi Cawapres Prabowo Subianto

Keputusan Golkar mengusung Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres mendapatkan sorotan dari pengamat. 

Banyak yang menilai keputusan Golkar mengusung Gibran dapat menghancurkan elektabilitas Prabowo Subianto. 

Hal ini lantaran sikap Gibran yang berkhianat ke PDI Perjuangan. 

Putra Jokowi itu disebut sudah berkhianat ke PDI Perjuangan yang dulu mengusungnya menjadi Wali Kota Solo. 

Golkar juga terkena imbasnya lantaran rela mengusung Gibran yang bukan berasal dari Golkar. 

Bahkan, Gibran sebelum masuk ke Golkar telah diusung menjadi Cawapres Prabowo Subianto

Keputusan Gibran menerima tawaran Golkar menjadi Cawapres Prabowo Subianto disorot pengamat politik, Rocky Gerung. 

Rocky menuding ada kaitanya dengan konflik Jokowi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. 

Dalam status twitternya @rockygerung_rg pada Sabtu (21/10/2023), Rocky gerung memberikan masukan kepada kubu 'banteng' yang merupakan PDIP.

Dirinya menilai hal terbaik untuk membalaskan dendam akibat dikhianati, banteng harus segera melakukan konsolidasi internal.

Konsolidasi internal dilakukan agar dapat segera melakukan pemakzulan atau impeachment.

"Untuk membalaskan dendam karena ditusuk dari belakang oleh si Plongo, ada baiknya Banteng konsolidasi internal untuk meng-impeach si Plongo," tulis Rocky Gerung.

"Masih ada waktu untuk mempermalukan harga dirinya," tambahnya.

Diketahui, sosok Cawapres Prabowo Subianto telah mengerucut ke satu nama yakni Gibran Rakabuming. 

Namun begitu pun, PAN masih belum mengambil keputusan untuk mengusulkan Gibran. 

PAN masih belum mengubah pernyataan sebelumnya, yakni mengusung Erick Thohir sebagai Cawapres Prabowo Subianto

Lalu ada PBB yang masih mengusung ketua umumnya, Yusril Ihza Mahendra.

Semua keputusan akan kembali ke Prabowo Subianto. Prabowo bakal menggelar rapat internal Koalisi Indonesia Maju untuk menerima usulan lain dari PBB, PAN, dan Demokrat. 

Sebelumnya, Rocky Gerung sudah menantang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk memecat Joko Widodo. 

Hal ini diutarakan setelah Projo mendekelarasikan untuk mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024. 

Relawan Pro Jokowi telah resmi mengumumkan bahwa mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024, Sabtu (14/10/2023). 

Deklarasi capres itu dihadiri Presiden Jokowi serta anaknya Gibran Rakabuming. 

Namun, tak ada Ganjar Pranowo saat deklarasi itu. 

Deklarasi ini menunjukkan hubungan Jokowi dengan Megawati semakin terlihat tidak baik-baik. 

Apalagi, kehadiran Presiden Jokowi saat organisasi pendukungnya relawan Pro Jokowi mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo Subianto.

Agar tak terlalu nyata, Prabowo sendiri tak hadir pada deklarasi di Arena, Senayan, Jakata Pusat.

Melihat itu, pengamat Politik, Rocky Gerung menilai deklarasi Projo mendukung Prabowo Subianto mencetuskan perang antara Jokowi versus Megawati Soekarnoputri.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan mengingat sikap Projo di Pilpres 2024 dinilai merepresentasikan sikap Jokowi.

Untuk itu, Rocky Gerung menyarankan Megawati segera memecat Jokowi dan Gibran dari PDIP.

"Itu intinya tuh, saya anggap ini perang terbuka," kata Rocky di channel Youtube Rocky Gerung Official, diunggah pada Sabtu (14/10/2023).

"Mega menganggap, oke kalau itu yang Anda mau, kami juga rela untuk ngerjain Jokowi, kira-kira gitu kan. Bagi Mega ini to be or not to be," imbuhnya.

"Dan kira-kira batas kesabaran Megawati akan diuji hari-hari ini," lanjut Rocky.

"Tapi saya kira dalam pikiran publik, sebaiknya ini yang terjadi tuh, harusnya Mega langsung pecat Gibran, pecat Jokowi. Kan itu yang ditunggu publik kan," tuturnya lagi.

"Supaya jelas, enggak mungkin ada ceasefire, gencatan senjata," ujarnya.

"Jadi sebaiknya Mega siapkan saja deklarasi untuk memecat Pak Jokowi dan memecat Gibran dari keanggotaan PDIP," kata Rocky.

Diketahui Gibran tengah santer disuarakan menjadi cawapres Prabowo walaupun usianya belum mencukupi secara hukum.

Peluang Gibran untuk maju Pilpres 2024 sebagai cawapres terganjal Undang-Undang No 7 tahun 2017 pasal 169 huruf q, yang mensyaratkan usia capres maupun cawapres harus 40 tahun ke atas.

Undang-Undang tersebut tengah diuji materi di Mahkamah Konstitusi (MK), dan para hakim akan mengumumkan keputusannya pada Senin (16/10/2023).

Namun, uji materi itu dinilai banyak pihak hanya untuk memberi karpet merah terhadap Gibran agar bisa maju Pilpres 2024. Terlebih, Ketua MK, Anwar Usman adalah ipar Jokowi.

Tanggapan Gibran

Gibran yang hadir di Rapimnas Partai Golkar usai Prabowo meninggalkan acara itu sempat diperkenalkan dengan para pembina dan petinggi Partai Golkar oleh Airlangga Hartarto.

Airlangga kemudian secara resmi menyerahkan hasil rapimnas secara tertulis kepada Gibran.

Dalam kesempatan itu, Gibran mengaku sangat berterimakasih dengan keluarga besar Partai Golkar atas hasil rapimnas.

"Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih terhadap keluarga besar Golkar. Saya sangat mengapresiasi hasil rapimnas pada siang hari ini. Untuk selanjutnya, kami akan koordinasikan, kami akan tindaklanjuti bersama Pak Prabowo. Sekian dan terimakasih," kata Gibran singkat dalam sambutannya setelah rapat pleno ditutup Airlangga.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved