Berita Medan

CERITA Pilu AN, Kurir di Medan yang Motornya untuk Cari Nafkah Dicuri, Istri Sedang Hamil 7 Bulan

Yang membuat mirisnya lagi, musibah ini menimpanya saat istrinya sedang hamil besar yaitu hamil 7 bulan anak keduanya.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/HO
Tangkapan Layar maling sepeda motor curi kendaraan beserta paket milik kurir di sekitar Jalan Ahmad Yani, seputar lapangan merdeka Medan, Kamis (19/10/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Nasib pilu menimpa AN (29), kurir antar barang di salah satu ekspedisi di Kota Medan.

Sepeda motor milik warga Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan ini raib digondol maling.

Sepeda motor satu-satunya beserta 61 paket milik pelanggan hilang dicuri di depan PT London Sumatra (Lonsum) Jalan Jenderal Ahmad Yani Medan, Kamis (19/10/2023) siang sekitar pukul 12:40 WIB.

AN (29) kurir antar barang di salah satu ekspedisi di Kota Medan yang sepeda motor dan 61 paket hilang dicuri. Musibah ini terjadi saat isterinya mengandung 7 bulan anak keduanya.
AN (29) kurir antar barang di salah satu ekspedisi di Kota Medan yang sepeda motor dan 61 paket hilang dicuri. Musibah ini terjadi saat isterinya mengandung 7 bulan anak keduanya. (Tribun Medan/HO)

Yang membuat mirisnya lagi, musibah ini menimpanya saat istrinya sedang hamil besar atau 7 bulan anak keduanya.

Dimana, masa-masa ini dia membutuhkan biaya tak sedikit untuk mempersiapkan kelahiran anaknya.

Akibat kejadian ini, AN sulit bekerja.

Dia terpaksa meminjam sepeda motor keluarga dan temannya supaya bisa tetap bekerja sebagai kurir antar barang.

"Sekarang minjam dulu kereta biar bisa kerja. Tapi susah juga, gak mungkin seterusnya. Ini istri lagi hamil 7 bulan bang, jadi harus bekerja ekstra malah kena musibah gini,"ungkap, AN, saat diwawancarai melalui telepon, Sabtu (21/10/2023).

Korban sudah membuat laporan ke Polsek Medan Barat pascakejadian motor beserta 61 paket milik pelanggan hilang dicuri.

Selain merugi karena kendaraannya hilang, dia juga was-was kalau perusahaan tempatnya bekerja memintanya bertanggungjawab atas kehilangan 61 paket hilang tersebut.

Apalagi, dia sendiri mengakui lupa mencabut kunci kendaraan karena begitu tiba di lokasi ditanya oleh kurir lain yang kurang paham lokasi pengantaran paketnya.

"Sejauh ini memang belum ada diminta mengganti. Tapi khawatir juga karena di standar operasional kami kunci harus dicabut sebelum meninggalkan kendaraan,"katanya.

Sekarang dia berharap kepada polisi agar bisa menangkap pelaku dan sepeda motor beserta paket kembali.

Tangkapan Layar maling sepeda motor curi kendaraan beserta paket milik kurir di sekitar Jalan Ahmad Yani, seputar lapangan merdeka Medan, Kamis (19/10/2023).
Tangkapan Layar maling sepeda motor curi kendaraan beserta paket milik kurir di sekitar Jalan Ahmad Yani, seputar lapangan merdeka Medan, Kamis (19/10/2023). (TRIBUN MEDAN/HO)

Jika tidak, dia khawatir bisa kehilangan pekerjaan karena satu-satunya alat dia bekerja hilang.

"Saya berharap Polsek Medan Barat bisa menangkap pelaku dan semua baik kereta dan paket kembali. Susah kali bekerja gak punya sepeda motor. Apalagi istri lagi hamil besar begini."

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved