Berita Viral

VIRAL Video Ibu Tenggelamkan Bayi ke Ember Sambil Tertawa, Sang Suami tak Tahu: Kita Berenang Dulu

Tak lama kemudian, pelaku terlihat menenggelamkan bayi itu hingga kepala sang anak berada di dasar ember.

Instagram
Ilustrasi - VIRAL Video Ibu Tenggelamkan Bayi ke Ember Sambil Tertawa, Sang Suami tak Tahu: Kita Berenang Dulu 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral video ibu tenggelamkan bayi ke ember sambil tertawa, sang suami tak tahu.

Sosoknya pun terungkap usai videonya viral di media aosial.

Video berdurasi 40 detik itu sempat diunggah ke media sosial sebelum akhirnya dihapus.

Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi (SHUTTERSTOCK)

Dalam video tersebut, pelaku melempar bayinya ke dalam ember berisi air.

"Kita berenang dulu," kata pelaku sambil tertawa.

Bayi itu pun langsung menangis dengan posisi kepalanya yang masih mengambang di atas permukaan air.

Setelahnya, pelaku berkali-kali menyiram wajah sang bayi dengan air yang ada di dalam ember tersebut.

Baca juga: Viral Balita Naik ke Atas Genteng Lantai 3, Ternyata Terinspirasi dari Kartun Favoritnya

Tak lama kemudian, pelaku terlihat menenggelamkan bayi itu hingga kepala sang anak berada di dasar ember.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengatakan, pihaknya masih mendalami video viral tersebut.

"Kami membenarkan bahwa adanya video viral tersebut. Saat ini polres Jakarta Selatan masih mendalami tentang siapa pelakunya, kejadian tersebut di mana. Intinya nanti akan disampaikan di rilis berikutnya," kata Bintoro saat dikonfirmasi, Senin (6/10/2023).

ilustrasi bayi menangis
ilustrasi bayi menangis ()

Setelah video ini viral akhirnya terungkap lokasi kejadian di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pjs Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Lia Latifah mengatakan, pelaku sempat menelepon temannya sebelum menceburkan bayi laki-laki yang masih berusia tiga bulan.

"Terus waktu itu dia mengirim video kepada temannya lewat WhatsApp (WA). Tapi dia nggak nyebutin temannya itu siapa. Dia bilang hanya mengirimkan video itu ke dua temannya," kata Lia saat dihubungi, Selasa (17/10/2023).

Baca juga: Profil Zefrizal, Pelatih Baru PSDS yang Gantikan Susanto

Lia menuturkan, video tersebut kemudian tersebar di media sosial dan diduga diunggah oleh salah satu dari dua teman pelaku yang dikirimi video.

"Jadi ada kemungkinan di antara dua itu yang upload ke media sosial. Tapi dia sebutin bahwa temannya itu lah yang menyebarkan," ujar dia.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menemui pelaku di kediamannya pada Jumat (13/10/2023) lalu.

Hasilnya, ibu dari bayi malang tersebut diduga mengalami baby blues syndrome.

ilustrasi baby blues
ilustrasi baby blues (ist)

"Jadi itu kemarin kita sudah datang ke sana ketemu ibunya. Terus kita tanya-tanya memang dia mengalami sindrom baby blues dan ada sedikit depresi," ucap Lia.

Lia mengungkapkan, pelaku memiliki tiga orang anak yang masih balita dan merasa kebingungan untuk mengurusnya hingga mengalami stres.

"Dia bilang, si ibunya itu bilang, itu awalnya bercanda. Tapi kemarin kita sudah sampaikan, itu bisa menyebabkan kematian. Jadi kemarin ibunya cerita bahwa dia mengalami depresi, stres, mengalami kebingungan pada saat dia harus merawat tiga anaknya tersebut," ujarnya.

Baca juga: VIRAL Video Pria Ludahi dan Pukul Wajah Nenek-nenek, Polisi Kuak Kronologinya, Dipicu Masalah Parkir

Lia juga mengungkapkan aksi ibu menceburkan bayi itu tanpa sepengetahuan sang suami.

Peristiwa dugaan penyiksaan itu terjadi di kediaman pelaku di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada awal Oktober 2023.

"Suaminya nggak tahu," kata Lia Latifah saat dihubungi, Selasa (17/10/2023).

Lia mengaku sudah berkomunikasi dengan orang tua pelaku yang sebelumnya juga tidak mengetahui perbuatan kejam putrinya.

VIRAL Video Ibu Tenggelamkan Bayi ke Ember Sambil Tertawa, Sang Suami tak Tahu: Kita Berenang Dulu
Ilustrasi - VIRAL Video Ibu Tenggelamkan Bayi ke Ember Sambil Tertawa, Sang Suami tak Tahu: Kita Berenang Dulu

"Waktu kita jelaskan sama ibu kandungnya (pelaku) bahwa ini yang sudah dilakukan putrinya, dia kaget dengan kejadian tersebut," ujar dia.

Komnas PA sempat ingin mengamankan bayi tersebut. Namun, orang tua pelaku menjamin akan menjaga keselamatan anak-anak pelaku.

"Pada pembicaraan itu tadinya kita mau bawa bayi tersebut, mau kita amankan. Tetapi orang tua dari ibu ini bilang nanti anaknya yang tiga ini akan diambil alih pengasuhannya," tutur Lia.

"Nanti ada tetangganya yang biasa mengasuh anak-anak, itu nanti yang akan dimintai tolong untuk menjaga ketiga cucunya tersebut," tambahnya.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

 Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

 

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved