Berita Viral

VIRAL Pengemis WNA Asal Pakistan, Dikasih Rp100 Ribu Mintanya Rp200 Ribu, Diduga Modus Penipuan

Baru-baru ini, viral di media sosial cerita mengenai pengemis WNA asal Pakistan. Pengemis WNA tersebut diketahui meminta uang kepada warga di wilayah

Tayang:
Editor: Liska Rahayu
TikTok
VIRAL Pengemis WNA Asal Pakistan, Dikasih Rp100 Ribu Mintanya Rp200 Ribu, Diduga Modus Penipuan 

"Abis si keluarga ini pergi, orang2 yg tadi liatin pada nanya kenapa tadi, gw ceritain lah minta uang buat makan," ungkap Dino.

"Ada 1 rombongan juga nyamperin gw nanyain kenapa, pas gw ceritain ternyata ada temennya di rombongan itu bilang pernah dimintain juga dan mereka kaya modus katanya," jelasnya.

Pernyataan beberapa orang itu pun mengejutkannya.

Apalagi, ketika dirinya diceritakan sikap salah satu anak berperawakan Timur Tengah itu ketika menerima uang sebesar Rp 20.000.

Anak itu katanya membuang uang yang diberikan karena dinilai sangat kecil.

"Pernah salah satu orang di rombongan itu dimintain juga sama anaknya pas di kasih 20ribu duitnya malah dibuang, katanya ngasihnya kekecilan wkwk," ungkap Dino.

"Ternyata orang arab ini udah terkenal sama orang2 yg kerja di sekitaran satrio tower," bebernya.

Pengakuan beberapa orang pekerja tadi terbukti nyata.

Sesaat dirinya menumpang ojol dan melintasi Kawasan Mega Kuningan, dirinya melihat ayah berperawakan Timur Tengah itu.

Pria itu dilihatnya tengah duduk santai di sudut trotoar sembari asyik menikmati rokok.

Sementara dari kejauhan, istri dan kedua anaknya terlihat tengah mengemis kepada sejumlah pekerja kantoran di depan gedung One Satrio.

"Lucunya, pas gw udah naik ojol, ngeliat si bapak2 ini lg ngerokok santai ga jauh dr tempat td ketemu gw, dan gw ngeliat si ibunya sama anaknya misah lg minta2 ke orang lain juga di depan one satrio haha," ungkapnya.

Melihat hal tersebut Dino baru tersadar telah menjadi korban penipuan.

Dengan modus memelas dan sedekah, keluarga yang mengaku asal Pakistan itu menjual iba kepada orang-orang di Kawasan Mega Kuningan. 

Apalagi diketahui mereka sudah melakukan aksi itu sejak lama.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved