Tribun Wiki
Sejarah Stadion Sangnaualuh Siantar yang Gagal Direvitalisasi Edy Rahmayadi Hingga Habis Jabatan
Stadion Sangnaualuh Kota Siantar merupakan aset dimana para pemain bola terlahir di masanya. Namun stadion itu kini terancam tinggal kenangan
TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Kota Siantar tidak hanya dikenal dengan eksotisme tempat wisata dan kulinernya saja.
Kota Siantar juga dikenal sebagai tempat kelahiran sejumlah pemain bola handal.
Adapun beberapa pemain bola handal yang cukup kesohor saat bergabung dengan Persatuan Sepakola Siantar (Persesi) diantaranya Ipong Silalahi, Bogor Siregar dan Lindung Siregar.
Pada masanya, dunia sepak bola begitu bergairah karena adanya Stadion Sangnaualuh.
Stadion Sangnaualuh yang beralamat di Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar ini menjadi markas bagi Persesi.
Tidak cuma itu, Stadion Sangnaualuh juga dijadikan tempat olahraga bagi masyarakat Kota Siantar.
Namun, kejayaan Stadion Sangnaualuh itu kini jadi kenangan.
Revitalisasi yang sempat diworo-worokan eks Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi tinggal kenangan.
Lantas, bagaimana sejarah Stadion Sangnaualuh ini.
Dikutip Tribun-medan.com dari berbagai sumber, Stadion Sangnaualuh ini sudah ada sejak zaman kolonial belanda.
Pada tahun 1990-an, Stadion Sangnaualuh ini bernama Stadion Martoba.
Baca juga: Pembangunan Stadion Sangnaualuh Butuh Rp 80 Miliar, Pemko Siantar Ajukan Proposal ke Kemenpora
Seiring berjalannya waktu, Stadion Martoba kemudian berganti nama menjadi Stadion Sangnaualuh.
Stadion Sangnaualuh telah menjadi tempat berlangsungnya berbagai pertandingan sepak bola penting di Kota Siantar.
Selama bertahun-tahun, stadion ini telah menjadi saksi dari berbagai momen bersejarah dalam dunia sepak bola lokal.
Namun, sayangnya, stadion ini telah mengalami penelantaran dan kurang perawatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/stadion-sangnaualuh-siantar-renovasi.jpg)