Tribun Wiki

Sejarah Stadion Sangnaualuh Siantar yang Gagal Direvitalisasi Edy Rahmayadi Hingga Habis Jabatan

Stadion Sangnaualuh Kota Siantar merupakan aset dimana para pemain bola terlahir di masanya. Namun stadion itu kini terancam tinggal kenangan

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Pengerjaan lapangan Stadion Sangnaualuh pada tahun 2021 ini. Dinas PUPR berharap adanya perhatian dari Kemenpora RI. 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Kota Siantar tidak hanya dikenal dengan eksotisme tempat wisata dan kulinernya saja.

Kota Siantar juga dikenal sebagai tempat kelahiran sejumlah pemain bola handal.

Adapun beberapa pemain bola handal yang cukup kesohor saat bergabung dengan Persatuan Sepakola Siantar (Persesi) diantaranya Ipong Silalahi, Bogor Siregar dan Lindung Siregar.

Pada masanya, dunia sepak bola begitu bergairah karena adanya Stadion Sangnaualuh.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau Stadion Sangnaualuh Pematang Siantar yang kondisinya memprihatinkan, Minggu (4/12/2022)
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau Stadion Sangnaualuh Pematang Siantar yang kondisinya memprihatinkan, Minggu (4/12/2022) (HO)

Stadion Sangnaualuh yang beralamat di Kelurahan Suka Dame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar ini menjadi markas bagi Persesi.

Tidak cuma itu, Stadion Sangnaualuh juga dijadikan tempat olahraga bagi masyarakat Kota Siantar.

Namun, kejayaan Stadion Sangnaualuh itu kini jadi kenangan.

Revitalisasi yang sempat diworo-worokan eks Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi tinggal kenangan.

Lantas, bagaimana sejarah Stadion Sangnaualuh ini.

Dikutip Tribun-medan.com dari berbagai sumber, Stadion Sangnaualuh ini sudah ada sejak zaman kolonial belanda.

Pada tahun 1990-an, Stadion Sangnaualuh ini bernama Stadion Martoba.

Baca juga: Pembangunan Stadion Sangnaualuh Butuh Rp 80 Miliar, Pemko Siantar Ajukan Proposal ke Kemenpora

Seiring berjalannya waktu, Stadion Martoba kemudian berganti nama menjadi Stadion Sangnaualuh.

Stadion Sangnaualuh telah menjadi tempat berlangsungnya berbagai pertandingan sepak bola penting di Kota Siantar.

Selama bertahun-tahun, stadion ini telah menjadi saksi dari berbagai momen bersejarah dalam dunia sepak bola lokal.

Namun, sayangnya, stadion ini telah mengalami penelantaran dan kurang perawatan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved