Perang Hamas vs Israel
PERANG Hamas-Israel Semakin Parah, Nasib 230 WNI Sedang Wisata Religi di Israel dan 45 di Palestina
Perang Hamas-Israel Memambibuta, Nasib 230 WNI Sedang Wisata Religi di Israel dan 45 di Palestina.
Baraka menyebut Iran mendukung Hamas, tapi pihaknya tidak memberi tahu soal serangan ke Israel itu. “Kami tidak memberi tahu mereka bahwa ada operasi yang akan dilakukan pada dini hari tanggal 7 Oktober. Setelah operasi dimulai, kami memberi tahu Iran," jelasnya.
Bantahan Iran
Diberitakan The Guardian, Iran juga dengan tegas membantah laporan bahwa mereka terlibat langsung dalam perencanaan serangan Hamas terhadap Israel.
Iran membantah memberikan persetujuan dan bersikeras bahwa Hamas adalah operasi politik yang independen.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, juga mengatakan AS tidak mengetahui langsung keterlibatan Iran.
Presiden Iran, Ebrahim Raisi, diketahui berbicara dengan Hamas pada Minggu (8/10/2023).
Namun, tidak ada bukti bahwa Iran telah memberikan dukungan logistik atau perencanaan sebelumnya. “Dalam kasus khusus ini, kami belum melihat bukti bahwa Iran mengarahkan atau berada di balik serangan khusus ini, tetapi yang pasti ada hubungan yang panjang," ujar Blinken, Senin.
(*/Tribun-medan.com/Tribunnews.com)
Baca juga: Israel Setop Pasokan Listrik dan Makanan ke Permukiman Warga Palestina di Jalur Gaza: Gelap Gulita
Baca juga: MENCEKAM, Israel Hancurkan Bank Nasional Islam di Gaza, Runtuh Dalam Satu Serangan Udara
Baca juga: Perang Hamas Vs Israel, 700 Warga Tewas Dibombardir, Ini Respons 25 Negara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Warga-Palestina-masuk-Israel.jpg)