Perang Hamas vs Israel

USAI VIRAL Yahudi Ludahi Biarawati-Umat Kristen di Yerusalem, Perang Hamas vs Israel Pecah 200 Tewas

Kelompok Hamas melakukan perlawanan besar-besaran atas respons terhadap penodaan Masjid Al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan di pemukiman oleh Israel.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
HO
SERANGAN ROKET HAMAS: Asap mengepul setelah roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza menghantam sebuah rumah di Ashkelon, Israel selatan pada Sabtu (7/10/2023). (AP via Sky News). Perang Hamas vs Israel pecah dua hari setelah viral kelakuan Yahudi Israel meludahi Biarawati dan umat Kristen lainnya di depan Gereja di Kota Tua Yerusalem. (kiri). (HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM -  Setidaknya 160 warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang dilancarkan setelah serangan Hamas terhadap Israel yang menewaskan sedikitnya 40 orang dan 779 orang lainnya luka-luka kini di Rumah Sakit. Jadi korban tewas dari kedua belah pihak mencapi 200 orang hingga saat ini. 

Kelompok Hamas melakukan perlawanan besar-besaran atas respons terhadap penodaan Masjid Al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan di pemukiman oleh Israel.

Serangan ribuan roket dari Gaza ini setelah sekitar 1.000 militan Hamas telah berhasil menyusup ke Israel.

Dalam hal ini, sepertinya intelijen Israel kecolongan. Bagaimana seribuan warga Palestina bisa menyusup ke Israel.

Walid Al Omari dari Al Jazeera, kepala biro di Ramallah mengatakan pasukan Israel telah mengepung sebuah rumah di pemukiman Ofakim.

Rumah tersebut merupakan tempat warga dan militer Israel yang berhasil disandera oleh pejuang Palestina.

“Sumber-sumber Israel memperkirakan setidaknya 1.000 warga Palestina berhasil menyusup ke Israel, melalui empat wilayah berbeda,"

"Ini pertama kalinya sejak tahun 1948 perkembangan ini berada di pihak Israel, karena biasanya terjadi di wilayah Arab,” kata Al Omari.

Pasukan Hamas mendadak tembakkan ribuan roket ke Israel. Ribuan roket itu ditembakkan oleh kelompok militan Hamas dari Jalur Gaza ke Israel pada Sabtu (7/10/2023) pagi. (Twitter)
Pasukan Hamas mendadak tembakkan ribuan roket ke Israel pada Sabtu (7/10/2023) pagi. (Twitter)

Israel kecolongan

Militer Israel mengatakan, para pejuang Hamas telah berada di tanah Israel setelah meluncurkan serangan roket besar-besaran dari Jalur Gaza.

"Sejumlah teroris telah menyusup ke dalam wilayah Israel," jelas Militer Israel pada Sabtu (7/10/2023).

Disebutkan, para penduduk Israel di sepanjang wilayah perbatasan telah diperintahkan untuk tetap berada di dalam rumah.

Sementara itu, menurut sejumlah laporan, para pejuang Hamas memasuki Israel melalui perahu, truk, dan paralayang.

Dilansir dari Sky News, rekaman ponsel juga menunjukkan pasukan Hamas berusaha mencapai Israel melalui laut dengan menggunakan perahu kecil.

Sejumlah pejuang Palestina tampaknya juga telah menyeberangi perbatasan dengan menggunakan paralayang, mencapai kota Sderot di mana pertempuran senjata terdengar.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved