Berita Sumut
Kabupaten Toba Jadi Lokasi Event Aquabike World Championship Setelah Toba Marathon Festival 2023
Kabupaten Toba pada November 2023 akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaran event bertaraf internasional yakni, Aquabike World Champhioship.
Penulis: Maurits Pardosi |
Setelah Toba Marathon Festival 2023, Kabupaten Toba Jadi Lokasi Event Aquabike World Championship
TRIBUN-MEDAN.com, TOBA – Pascaevent Toba Marathon (Tobamar) Festival 2023, Kabupaten Toba pada bulan November 2023 mendatang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaran event bertaraf internasional, yakni, Aquabike World Champhionship 2023.
Untuk diketahui Event Tobamar Festival sudah diselenggarakan dua kali. Teranyar, kegiatan tersebut diselenggarakan di venue F1 Powerboat, Minggu (24/9/2023).
Sebagai persiapan event Aquabike World Championship, venue yang telah dibangun untuk penyelenggaraan F1 Poweboat beberapa waktu lalu harus tetap terjaga.
Bupati Toba Poltak Sitorus meminta dengan serius agar masyarakat dan pemerintah dapat bersinergi mempersiapkan event tersebut.
Kembali ia sampaikan, pariwisata menjadi sektor andalan Kabupaten Toba. Maka tentunya event yang digelar akan bisa menarik perhatian dan minat wisatawan lokal, nasional, dan mancanegara untuk berkunjung ke Kabupaten Toba.
“Pada bulan November ini, kita akan menggelar event Aquabike World Champhionship, event bertaraf internasional. Ini kan untuk mengundang wisatawan,” ujar Poltak Sitorus, Senin (24/9/2023)
“Kita sudah lakukan berbagai persiapan. Kita sudah memiliki venue, sekarang kita menjaganya agar jangan ada kerusakan. Kita minta masyarakat agar kita sama-sama menjaganya,” terangnya.
Selain ketersediaan dan kesiapan lokasi event, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga turut menjadi perhatiannya.
Ia berharap, masyarakat Toba dapat menyambut para wisatawan nusatantara dan wisman dengan hati terbuka dan gembira. Sehingga wisatawan betah tinggal di Toba dan ingin kembali datang.
“Untuk SDM, kita berharap agar masyarakat jangan berlaku kasar kepada para pengunjung. Kemudian, lingkungan juga kita siapkan agar tetap bersih. Masyarakat diminta bersihkan sampahnya masing-masing,” sambungnya.
Yang menjadi tantangan Toba dalam pengembang sekor pariwisata adalah soal mindset. Dengan adanya perubahan mindset, ia yakin Toba akan unggul di bidang pariwisata.
“Kuncinya adalah mindset. Sekarang, jangan lagi mindset kita itu fix mindset, tapi harus growth mindset, pikiran yang berubah dan berkembang ke hal yang lebih baik,” sambungnya.
Dengan seruan pemerintah soal growth mindset, ia berharap masyarakat dapat menjalankannya agar pariwisata di Kabupaten Toba terus semakin mengalami perkembangan dari hari ke hari.
“Pemerintah sudah buatkan itu, tinggal masyarakat yang harus mengikutinya. Pemerintah sudah mempersiapkan ini yang nantinya masyarakat menikmatinya. Pemerintah ada untuk masyarakat. Ini yang harus kita pahami,” tuturnya.