Ladang Ganja
Polisi Bobol 2 Kali, Kodam I/Bukit Barisan Kembali Temukan Ladang Ganja, Kini 3 Hektare
Kodam I/Bukit Barisan kembali menemukan ladang ganja di Kabupaten Mandailing Natal. Kali ini luasnya tiga hektare
Penulis: Fredy Santoso |
"Pemusnahan dengan cara dicabut dan dibakar. Pemusnahan sebagai bentuk komitmen TNI AD khususnya Korem 023/KS dalam rangka pemberantasan peredaran narkoba yang dapat merusak generasi bangsa," katanya.
Sebelumnya, prajurit Kodam I/BB juga menemukan ladang ganja di lereng pegunungan Tor Sihite, wilayah Desa Sirangkap, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara pada Selasa (12/ 9/2023) sekitar pukul 16:00 WIB.
Lahan seluas sekitar satu hektare itu ditanami 10 ribu batang ganja siap panen dan 2.000 ganja baru ditanam.
Kolonel Inf Rico J Siagian mengatakan, penemuan ladang ganja di lereng pegunungan ini tak terduga.
Saat itu personel gabungan dari Yonif 123/RW, Intel Korem 023/KS, Unit Intel Kodim 0212/TS, Babinsa Koramil 14/Kotanopan, Penrem 023/KS, Hubrem 023/KS, Opsrem 023/KS sedang meninjau lokasi latihan perang (Uji Siap Tempur).
Namun saat perjalanan, mereka malah menemukan ladang ganja diantara Desa Huta Bangun dengan Desa Sirangkap.
"Penemuan tak terduga ini terjadi saat personel gabungan serta didampingi masyarakat melakukan peninjauan medan untuk latihan UST (Uji Siap Tempur)," kata Kapendam I/BB, Kolonel Inf Rico J Siagian, Rabu (13/9/2023).
Usai ditemukan, ribuan batang ganja ini langsung dicabut lalu dimusnahkan.
Kata Kolonel Rico, ladang ganja di lereng pegunungan Tor Sihite seperti ini sudah berulang kali ditemukan.
"Meski langsung dimusnahkan setelah ditemukan, namun muncul lagi di lokasi berbeda. Karenanya perlu perhatian khusus dari Pemda dan aparat terkait dalam sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat sekitar lereng pegunungan Tor Sihite," pungkasnya.(cr25/tribun-medan.com)