Berita Viral

Bocah Kelas 1 SD Teler di Meja, Sang Guru Syok Ternyata Mabuk Ramai-ramai Usai Minum Bir Sebotol

Satu angkatan siswa kelas 1 SD bikin gurunya syok usai melihat para siswanya teler di atas meja usai meminim bir sebotol yang dibawa salah seorang sis

Tayang: | Diperbarui:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Satu angkatan siswa kelas 1 SD bikin gurunya syok usai melihat para siswanya teler di atas meja 

Dia tampaknya menghukum anaknya dengan memarahi serta memukul dengan gantungan baju sampai patah.

Kasus Lainnya - Dicekoki Miras, Gadis Mabuk Sampai 10 Kali Dirudapaksa

Kasus lain saat diberi minuman keras juga terjadi pada gadis 16 tahun.

Terkuak motif di balik seorang gadis dirudapaksa mantan pacar ibunya sendiri sebanyak 6 kali.

Ternyata, pelaku menaruh rasa suka kepada korban.

Dalam kasus pemerkosaan itu, pelaku berinisial FR (39) tega mencecoki minuman keras kemudian menyetubuhi gadis di bawah umur berinisal J (16) sebanyak enam kali di hotel.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari, Kompol Roland Olaf Ferdinan, mengatakan, motif kasus pemerkosaan ini karena pelaku menyukai korban yang merupakan anak mantan pacarnya.

"Dia (pelaku) sampai sekarang bilang masih karena suka saja, kebetulan korban merespons baru sejauh itu kami dalami," ujar Kompol Roland saat dihubungi, Sabtu (22/7/2023).

Kendati begitu, Roland menyebut jika pihaknya masih mendalami soal motif pelaku menyetubuhi korban.

Selain itu, penyidik juga tengah memeriksa sejumlah saksi termasuk ibu korban.

Baca juga: Tragis, Ponsel Meledak, Bocah 8 Tahun Tewas, Jari Tangan Putus dan Darah Berceceran di Lantai

Baca juga: PATAH HATI, Pemuda Ini Sebar Uang Puluhan Juta ke Jalanan, Hasil Jual Hadiah Emas Untuk Mantan

"Itu (dugaan dendam) yang masih kami dalami, pengakuannya masih seperti awal. Sekarang kan lagi banyak pemeriksaan terhadap keluarga dan-lain-lain, mungkin nanti kami dalami lagi," ungkap dia.

Terkini, Roland mengatakan jika korban telah mendapatkan pendampingan dari unit Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan psikis anak J paska kejadian nahas yang menimpanya.

"Kalau psikis kami belum mendapatkan rekomendasi dari PPPA apakah dia ada trauma. Tetapi kalau untuk fisik biasa saja, psikis kami belum tahu, belum dapat hasil," tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, nasib malang menimpa gadis belia berinisial J (16), yang disetubuhi sebanyak enam kali oleh mantan kekasih sang ibu berinisial FR (39) di sebuah kamar hotel wilayah Tamansari dan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved