Berita Viral

GEGER Gadis 13 Tahun Dijambak dan Dibanting Wanita Dewasa, Keluarga tak Terima, Gelar Protes

Tak berhenti di situ, penyerang terus meninju kepala bagian belakang gadis yang sudah meringkuk kesakitan.

Tayang:
Instagram
GEGER Gadis 13 Tahun Dijambak dan Dibanting Wanita Dewasa, Keluarga tak Terima, Gelar Protes 

TRIBUN-MEDAN.com - Geger gadis 13 tahun dijambak dan dibanting wanita dewasa.

Keluarga tak terima hingga menggelar aksi protes.

Gadis 13 tahun di Amerika Serikat (AS) dipukuli secara brutal di sebuah restoran cepat saji.

penyerangan di mcd
Gadis 13 tahun di Amerika Serikat (AS) dipukuli secara brutal dan dibanting ke lantai di sebuah restoran cepat saji.

Video kejadian itu menjadi viral di media sosial.

Dikutip ABC 7, Kassidy Jones menceritakan kronologi insiden penyerangan itu.

Jones mengatakan saat berjalan keluar dari toilet di Lomita McDonald's, ia bertatapan mata dengan pelaku penyerangan yang merupakan seorang wanita dewasa.

Baca juga: Sosok Putri Listiana, Model Cantik yang Viral karena Nikah dengan Sopir Truk, Ungkap Alasannya

Gadis itu menerangkan wanita itu tampak kesal kemudian mengumpat, lapor CBS News.

Kassidy mengatakan kepada Laura Diaz dari FOX 11 bahwa tersangka penyerang melontarkan kata-kata ancaman kepada remaja tersebut sebelum memukulinya.

"F apa yang kalian lihat? Aku berkelahi dengan anak-anak. Aku melawanmu," ungkap Kassidy mengenang ucapan wanita itu.

ilustrasi
ilustrasi (Shutterstock)

Video yang beredar luas menunjukkan wanita dewasa itu memukuli wajah gadis 13 tahun tersebut.

Rambut Kassidy dijambak dan tubuhnya dibanting ke lantai.

Tak berhenti di situ, penyerang terus meninju kepala bagian belakang gadis yang sudah meringkuk kesakitan.

Beberapa orang terlihat dalam rekaman yang menyaksikan serangan itu.

Baca juga: INI PENJELASAN Mabes TNI soal Video Viral Panglima TNI Yudo Margono Perintahkan Prajurit Memiting. .

Ada satu orang yang turun tangan untuk membantu.

Aksi kekerasan itu berakhir setelah karyawan McDonald's menarik penyerang menjauh.

Gadis remaja itu mengatakan tidak mengenal tersangka penyerang.

"Itu bukan perkelahian, tapi pemukulan," ucap saksi.

GEGER Gadis 13 Tahun Dijambak dan Dibanting Wanita Dewasa, Keluarga tak Terima, Gelar Protes
GEGER Gadis 13 Tahun Dijambak dan Dibanting Wanita Dewasa, Keluarga tak Terima, Gelar Protes

Pada Sabtu (16/9/2023), keluarga Kassidy, anggota masyarakat, serta sang ibu berkumpul dan melakukan protes di luar McDonald's, tempat pemukulan terjadi.

Mereka menyerukan wanita dewasa yang memukuli gadis itu menyerahkan diri.

Demonstran juga menyerukan agar manajer McDonald's dituntut karena mereka tidak mengambil tindakan apa pun untuk menghentikannya.

"Saya ingin orang yang secara brutal menyerang putri saya menyerahkan diri," kata Angelina Gray, ibu dari Kassidy.

Baca juga: VIRAL Momen Haru Suami Istri Berpelukan Saat Menuju Sidang Perceraian, Mesra Untuk Terakhir Kalinya

"Saya tahu Anda memperhatikan, saya tahu keluarga Anda memperhatikan. Lakukan hal yang benar dan serahkan diri Anda," kata Gray.

Ibu remaja tersebut juga mengatakan dia kesal karena McDonald's tidak meminta maaf.

"Putriku terluka secara emosional," imbuhnya.

"Ia tidak bisa tidur di malam hari. Dia memar, tidak mau pergi ke sekolah karena semua orang bertanya kepadanya apa yang terjadi dan mengolok-oloknya," ucap sang ibu.

Baca juga: VIRAL Warga Asyik Berjoget Dangdut di Halaman Musala, Dihibur 3 Biduan Pakai Rok Mini

Sementara itu, Departemen Kepolisian Los Angeles mengatakan penyelidikan sedang berlangsung atas insiden tersebut.

Pihak berwajib belum mengumumkan ada penangkapan terkait serangan brutal terhadap gadis berusia 13 tahun di tempat umum itu.

Kisah Lain: Suami Aniaya Istri Pakai Gelas hingga Berlumur Darah

 Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita seorang wanita berlumuran darah di bagian kepalanya lantaran dianiaya oleh suami.

Tak hanya penganiayaan, wanita tersebut juga diancam akan dibunuh oleh suaminya.

Momen saat wanita tersebut dianiaya di dalam sebuah ruangan direkam sendiri oleh sang suami dan kini rekaman itu beredar luas di media sosial.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun Hanik Zubaidah pada Sabtu (5/8/2023) lalu.

Video tersbeut kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @kabarnegri.

"Miris lihat video seorang wanita asal Lumajang berlumuran darah di bagian wajahnya, sedang beredar dan viral di media sosial Facebook," isi narasi dalam rekaman itu.

Dalam video tersebut, seorang perempuan dengan rambut panjang terlihat pasrah atas penganiayaan yang diterimanya.

Tampak darah segar mengalir deras dari bagian kepalanya.

Di sebelah perempuan tersebut, seorang pria dengan logat Jawa mengucapkan ancaman yang mengindikasikan niatnya untuk membunuh perempuan tersebut sambil merekam video.

"Ndak ada wes mbak e, tak bunuh wes mbak e, (Sudah tidak ada sesuatunya aku mau bunuh saat ini, liat ini)," ucap pria itu.

Dilanasir dari Tribun Surabaya, Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Dhedi Ardi Putra, membenarkan bahwa peristiwa dugaan ancaman yang disertai penganiayaan ini terjadi di wilayah hukumnya.

Dhedi menyatakan bahwa kasus ini sedang ditangani oleh pihak berwenang.

"Iya benar, kasusnya sedang kami tangani," ujar Dhedi, Jumat (15/9/2023).

Dhedi juga mengungkapkan bahwa korban dan pelaku adalah suami istri.

Korban, yang berinisial F dan berasal dari Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, sedangkan terduga pelaku berasal dari Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Peristiwa dugaan kekerasan dalam rumah tangga ini diketahui terjadi sekitar sebulan yang lalu, pada awal Agustus 2023.

"Mereka di dalam video tersebut suami dan istri. Ini sudah ada tersangka dan diterbitkan daftar pencarian orang lantaran keberadaannya masih belum diketahui," kata Dhedi.

Dhedi menjelaskan bahwa suami tersebut kehilangan kendali emosionalnya karena istrinya tiba-tiba menunjukkan sikap yang tidak biasa.

Istri kabur dari rumah selama tiga hari, kemudian dicari oleh suaminya, dan mereka bertemu di Jalan Lintas Selatan.

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga terjadi setelah itu, di mana korban diduga dipukul menggunakan gelas kaca di bagian dahi.

"Kronologinya istrinya mungkin ada masalah, kabur dari rumah selama tiga hari. Dicarilah sama suaminya, ketemu di Jalan Lintas Selatan. Akhirnya dijemput ke rumah dan peristiwa kekerasan dalam rumah tangga itu terjadi, TKP di Kecamatan Padang diduga dipukul menggunakan gelas kaca di bagian dahi," jelas Dhehi.

Dhedi juga menyatakan bahwa pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya yang viral dan menarik di Google News

Ikuti juga informasi lainnya terupdate Tribu-Medan.com di Facebook, Instagram dan Twitter

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved