Berita Viral
VIRAL Video Penangkapan Pemuda Perampok Rumah Mewah di Bengkalis, Nekat Gegara Terlilit Pinjol
Dalam video tersebut nampak seorang pemuda berbaju hitam yang diduga adalah pelaku perampokan sekaligus pembunuhan.
TRIBUN-MEDAN.com - Viral video penangkapan pemuda perampok rumah mewah di Bengkalis.
Ia nekat melakukan aksi tersebut gegara terlilit pinjol.
Seorang pemuda asal Kabupaten Bengkalis, Riau, menjadi sorotan karena menghabisi nyawa asisten rumah tangga (ART) di sebuah rumah mewah.
Wajah pemuda tersebut beredar dalam video yang viral di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun X ini.
"Kasihan orang tua kamu dek, orang tuamu menangis tanpa kata-kata lagi lihat perbuatanmu," tulis narasi dalam video tersebut, dikutip pada Sabtu (16/9/2023).
Dalam video tersebut nampak seorang pemuda berbaju hitam yang diduga adalah pelaku perampokan sekaligus pembunuhan.
Baca juga: VIRAL Sosok Bang Long, Tokoh Melayu Rempang, Bikin Kapolres Gentar saat Demo di Batam!
Ia berada di dalam mobil bersama satu pria lainnya.
Pria tersebut lantas menunjukkan foto dari ponselnya kepada pemuda tersebut.
"Aku mau tanya, ini siapa?" kata pria tersebut.
Kemudian, pemuda itu melihat ke arah layar ponsel dan membenarkan bahwa foto itu adalah dirinya.
"Itu saya, Pak," kata pemuda itu.
Pria itu lantas menanyakan usia sang pemuda.
"Berapa umurmu?" tanyanya.
Baca juga: Baru Kenalan dari MiChat, Dua Sejoli Sudah Nekat Mesum, Kepergok Satpol PP di Bangunan Kosong
"Umur saya 21 (tahun)," jawab pemuda itu.
Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 691 ribu kali.
Lantas seperti apa kejadian selengkapnya?
Dilansir dari Kompas.com, Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro menjelaskan, perampok tersebut berinisial MI (21).
MI merampok rumah mewah milik warga bernama Awi di Jalan Rumbia, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Jumat (8/9/2023).
Selain merampok rumah mewah itu, MI juga membunuh seorang ART bernama Siti Rohana (34).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pelaku merampok karena butuh uang untuk membayar utang.
"Berdasarkan keterangan tersangka dan pemeriksaan barang bukti berupa handphone pelaku, ditemukan banyak tagihan pinjol (pinjaman online) dan investasi kripto," ungkap Setyo.
Kronologi Kejadian
Awalnya, petugas Polsek Bengkalis mendapatkan informasi mengenai adanya perampokan itu pada pukul 08.06 WIB.
Di dalam rumah itu ada dua orang ART, yaitu Siti Rohana dan Emma Asfiyanti Nurmaleli (22).
Emma berhasil menyelamatkan diri dan meminta tolong kepada warga.
Sementara, pelaku sendiri masih berada di dalam rumah.
Baca juga: BREAKING NEWS: Sindikat Perampok Nasabah Bank Diringkus Polda Sumut, Beraksi di Berbagai Provinsi
Polisi pun mengepung rumah korban untuk menangkap pelaku.
Peringatan diberikan polisi dalam upaya penangkapan pelaku yang bersembunyi di dalam rumah mewah tersebut.
Namun, pelaku tak kunjung keluar.
"Pada saat masuk ke dalam rumah, kami menemukan korban (Siti Rohana) dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi dan ditutupi kain," kata Setyo.
Kemudian, tim taktis masuk dan menggeledah seluruh rumah. Namun pelaku tak ditemukan.
Setelah itu, petugas membawa korban ke RSUD Bengkalis untuk diotopsi.
Persembunyian pelaku terungkap setelah polisi memeriksa rekaman CCTV.
Ternyata, pelaku awalnya masuk ke dalam rumah pada pagi hari.
Baca juga: VIRAL!, Lampu dan AC Pesawat Batik Air Mati, Penumpang Ngamuk Hendak Buka Paksa Pintu Darurat
Pelaku bersembunyi di tempat genset lalu masuk ke dalam rumah.
Setelah mendengar suara air di kamar mandi, pelaku kemudian bersembunyi di balik pintu keluar.
"Pada saat korban keluar dari kamar mandi dan menuju pintu keluar rumah, tiba-tiba pelaku datang dan mengikat kaki dan tangan korban dengan kabel ties. Korban diseret ke kamar mandi," sebut Setyo.
Rohana yang melihat pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku.
Tetapi, pelaku memukul Rohana dengan martil dan menikamnya hingga tewas.
Setelah itu, pelaku bersembunyi ke kamar mandi sambil menunggu saksi Emma masuk ke kamar Rohana.
Pada saat Emma hendak ke kamar Rohana, pelaku datang dan mengancam akan membunuh apabila melawan.
"Pelaku kemudian memasukan saksi Emma ke dalam kamar korban. Pelaku meminta saksi Emma untuk membantu memasukan mayat korban ke dalam kamar," kata Setyo.
Setelah itu, pelaku menyuruh Emma untuk bersembunyi di dalam lemari dan menanyakan di mana pisau. Emma menjawab pisau ada di dapur.
Pada saat pelaku ke dapur, Emma melarikan diri ke warung kopi dan meminta tolong kepada warga.
Pelaku MI kemudian memutuskan kabur setelah tak melihat Emma di lemari.
Namun, polisi berhasil menangkap dan mengamankan pelaku.
(*/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/VIRAL-Video-Penangkapan-Pemuda-Perampok-Rumah-Mewah-di-Bengkalis-Nekat-Gegara-Terlilit-Pinjol.jpg)