Berita Viral

Pembelaan Pasangan Prewedding : Siram Bromo Pakai 5 Botol Air hingga Laporkan Balik Petugas TNBTS

Inilah pembelaan pasangan dan wo prewedding di Gunung Bromo. Pihaknya mengaku sudah berupaya memadamkan api pakai 5 botol air dan bakal lapor balik pe

Tayang:
IST
TERKUAK Borok Manajer WO Tersangka Kebakaran Akibat Flare di Gunung Bromo, Ternyata Masuk Tanpa Izin 

Laporkan Balik Petugas TNBTS

Sementara itu disisi lain, pihak kuasa hukum tersangka Mustadji mengungkapkan pihaknya akan melaporkan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ke polisi atas dugaan kelalaian dalam pengamanan.

“Saya juga akan memberikan pembelaan kepada tersangka, kalau itu harus dilanjut di peradilan,”

“Saya juga akan melaporkan balik petugas TNBTS karena tidak memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen, yaitu wisatawan,” ujar Mustadji.

Menurutnya, tidak ada pemeriksaan sebelum kejadian.

Bahkan barang bawaan wisatawan diklaim tak diperiksa.

Petugas, kata dia, terkesan melakukan pembiaran.

Tampang calon pengantin dan kru prewedding flare yang menyebabkan kebakaran di Gunung Bromo.
Tampang calon pengantin dan kru prewedding flare yang menyebabkan kebakaran di Gunung Bromo. (capture/Facebook/TribunJatim)

“Ini merupakan masukan dari kepala desa dan termasuk romo dukun mengatakan begitu. Untuk konsep foto dengan flare (suar) memang dari pihak wedding organizer dan disetujui oleh klien,” terang Mustadji.

Untuk diketahui kebakaran di Bromo terjadi akibat penggunaan flare pada aktivitas foto prewedding.

Kebakaran baru dapat dipadamkan setelah sekitar enam hari.

Prewedding Bawa Petaka

Prewedding membawa petaka, itulah kalimat yang disematkan dalam insiden kebakaran Gunung Bromo.

Adapun dua sejoli yang sedang prewedding di area Padang Savana, Gunung Bromo ini berujung membuat kebakaran.

Diketahui, pasangan bersama tim nya yang berjumlah enam orang tengah menggelar foto prewedding sembari menyalakan flare di Gunung Bromo.

Namun nahas, saat prosesi prewedding tengah berlangsung, kobaran api muncul melahap area wisata yang asri itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved