Pelajar Dikeroyok
Viral, Dua Pelajar Bonyok Dikeroyok Puluhan Siswa dari Sekolah Berbeda di Pantai Pasar Bawah
Kedua pelajar yang menjadi korban pengeroyokan merupakan pelajar SMAN 6 Bengkulu Selatan.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dua pelajar menjadi korban pengeroyokan oleh siswa lain di Pantai Pasar Bawah, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Kamis (14/9/2023).
Penggeroyokan ini viral di media sosial usai diunggah.
Kedua pelajar ini dikeroyok oleh puluhan siswa dari sekolah yang berbeda.
Korban babak belur dihajar puluhan pelajar di pantai tersebut.
Dikutip dari Tribunbengkulu.com, penyebabnya dikarenakan ada perselisihan saat sedang bermain volly pantai.
Baca juga: Baskami: Pengelolaan Danau Toba Sudah Gagal, UNESCO Jatuhkan Kartu Kuning
Bola tidak sengaja mengenai salah satu korban sehingga memicu perkelahian yang berujung pengeroyokan.
Kedua pelajar yang menjadi korban pengeroyokan merupakan pelajar SMAN 6 Bengkulu Selatan.
Kepala SMA 6 Bengkulu Selatan Sri Hartati S.Pd membenarkan, jika memang ada dua siswa di sekolahnya yang menjadi korban pengeroyokan yang terjadi di Pantai Pasar Bawah.
Hanya saja, lantaran kejadian tersebut sudah di luar jam sekolah, sehingga peristiwa tersebut akan diselesaikan melalui mediasi yang dilakukan langsung oleh pihak kepolisian.
"Iya, dua korban Adit dan Dimas merupakan siswa kami (SMAN 6 BS, red). Karena ini kejadian di luar jam sekolah, jadi besok (Sabtu, 16 September 2023) akan dilakukan mediasi oleh pihak kepolisian," kata kepsek.
Baca juga: Gadis Berusia 16 Tahun di Bengkulu Dilaporkan Hilang, Keluarga Curiga Dibawa Kabur Pacar
Lanjut Sri, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Bengkulu Selatan, juga telah datang langsung ke sekolahnya untuk mengkonfirmasi terhadap peristiwa tersebut.
Dari keterangan yang pihaknya dapat, pelajar yang mengeroyok kedua siswanya tersebut berasal dari dua sekolah lain. Di antaranya, pelajar SMAN 3 Bengkulu Selatan dan pelajar SMAN 5 Bengkulu Selatan.
"Karena yang melakukan itu (pengeroyokan, red) bukan satu dua orang, jadi besok, pelajar dan pihak SMAN 3 Bengkulu Selatan dan SMAN 5 Bengkulu Selatan akan kami panggil ke sekolah. Kemudian akan dimediasi," jelas Sri.
Artikel ini Tayang di Tribun Bengkulu
Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-pengeroyokan_20150618_233825.jpg)