Berita Viral

Sosok Petinggi Investasi FEC Terkuak, Kini Para Mentor Ikutan Lapor dan Ngaku Korban ke Mabes Polri

Akhirnya sosok bos dibalik bisnis investasi PT FEC Shoping Indonesia akhirnya terkuak. Adapun para mentor yang mengaku korban kini melapor ke Mabes

Tayang:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Lalu Surya Wirawan (kiri) dan Lalu Damarwulan disebut-sebut sebagai sosok inisiator yang membawa FEC ke Pulau Lombok. 

 

Korban Rugi hingga Ratusan Juta

Para korban yang merasa tertipu investasi online Future E-Commerce (FEC) Shopping Indonesia melaporkan ke Polres Lombok Tengah.

Mereka berasal dari berbagai ragam profesi mulai dari rakyat biasa hingga aparatur sipil negara (ASN).


Muhammad Bahri diketahui menjadi yang pertama memasukkan laporan ke Polres Lombok Tengah dengan kerugian mencapai hampir Rp 400 juta.

Warga Gerenjeng, Kelurahan Praya, Kec. Praya Tengah, Lombok Tengah, NTB ini melapor dengan aduan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan serta UU ITE.

Bahri mengungkapkan, Aplikasi FEC macet total sehingga dia tidak bisa menarik dana dan pihak manajemen tidak bisa dihubungi.

Akibatnya Bahri mengaku rugi Rp 394.570.000.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah Iptu Hizkia Siagian mengatakan sejauh ini sudah empat laporan yang masuk.

"Ada yang rugi Rp 50 juta, Rp 80 juta, hingga ratusan juta," kata Hizkia di Praya, Selasa, (12/9/2023).

Hizkia mengaku, pihaknya masih mendalami soal nilai kerugian yang dilaporkan tersebut. Apakah modal pribadi atau total saldo di aplikasi tersebut.

Baca juga: SEDERET Aksi Penipuan Dilakukan Dokter Gadungan Susanto, Pernah Jadi Dirut RS hingga Dokter Obgyn

Baca juga: Berikut Kisah Dua Big Boss Narkoba Terbesar di Indonesia, Edarkan Jutaan Kg dan Kendalikan Oknum


"Dalam kasus ini, kami akan bongkar dari tingkat paling bawah. Mulai member, ace mentor, mentor kehormatan, dan lainnya," ungkap Hizkia.

Dia menjelaskan beberapa pelapor sudah dimintai keterangan terkait sejauh mana keterlibatannya.

"Kayaknya guru juga yang melapor ini. Soalnya ada gelar sarjana pendidikan," ungkap Hizkia.

Hizkia menegaskan, selain perusahaan bersangkutan, pelapor juga melaporkan beberapa mentor.

"Saat ini masih tahap penyelidikan. Kami akan dalami dulu keterangan pelapor," pungkas Hizkia.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

 

 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved