Berita Viral

Putrinya Cantik dan Kaya, Sang Ayah Kesusahan Cari Jodoh Untuk Anaknya, Aib Dibongkar: Jorok

Seorang ayah diam-diam mengambil foto kamar tidur putrinya lalu menyebarnya di media sosial hingga jadi viral.

Tayang:
Instagram
Putrinya Cantik dan Kaya, Sang Ayah Kesusahan Cari Jodoh Untuk Anaknya, Aib Dibongkar: Jorok 

Ii menceritakan, Dokter Wayan tinggal di rumah yang cukup besar itu seorang diri.

Rumah tersebut terlihat seperti rumah terbengkalai. Di depannya dipenuhi pepohonan sehingga menutupi bagian depan rumah.

Ii mengaku tak memiliki hubungan darah dengan Dokter Wayan, tetapi sang ayah berteman lama dengan sang dokter.

"Papah aku tuh berteman lama sama beliau, aku juga udah kenal sama beliau dari kecil,"

"Karena Dokter Wayan tinggal sendiri jadi selalu ngecek kondisinya, papah itu takut Dokter Wayan sakit dan gak ada yang tahu gitu," kata Ii dikutip dari YouTube Bang Brew, Selasa (2/5/2023).

Ii mengaku keluarga rutin mengecek kondisi Dokter Wayan yang sudah bertahun-tahun tinggal seorang diri.

Latar belakang Dokter Wayan yang merupakan orang asli Bali membuatnya dekat dengan keluarga Ii, terutama sang ayah.

Ii bercerita, pohon-pohon besar yang tumbuh di depan rumah Dokter Wayan sudah dari sejak lama.

Namun karena Dokter Wayan tak ingin merepotkan orang lain, pohon tersebut dibiarkan begitu saja.

"Kayaknya gak mau dibersihin tuh karena beliau gak mau ngerepotin, kalau menurut saya sih beliau tuh kayak gak enakan lah gitu," kata Ii.

Bang Brew kemudian mencoba masuk ke kediaman Dokter Wayan sekaligus tempat praktiknya.

Viral kisah dokter Wayan, tinggal di rumah terbengkalai dan penuh sampah
Viral kisah dokter Wayan, tinggal di rumah terbengkalai dan penuh sampah (YouTube Bang Brew TV)

Namun saat itu Dokter Wayan sudah tidak berada di rumah tersebut karena dievakuasi keluarganya ke Bali.

Jalan menuju pintu rumah Dokter Wayan terlihat menanjak.

Suami Ii, Gede mengatakan, masih banyak orang yang berobat ke Dokter Wayan walau dengan kondisi rumahnya terbengkalai.

"Warga masih suka berobat karena saking percayanya, bagus jadi orang berobat," kata Gede.

Gede mengajak Bang Brew masuk ke pintu yang biasa digunakan pasien berobat ke rumah Dokter Wayan.

Pintu tersebut terlihat usang dengan lampu yang dipasangi di tengahnya.

Masuk ke bagian dalam terlihat dua buah bangku berwarna biru dan putih tempat pasien menunggu.

Ruangan tersebut terlihat gelap dan kotor, di sekelilignya bahkan terlihat sampah berserakan.

Tempat praktek Dokter Wayan masuk ke dalam sebuah kamar di ruangan tersebut.

Di dalam ruangan itu terlihat banyak kardus menumpuk, ada timbangan, buku catatan, peralatan medis yang semuanya dipenuhi debu.

Lantainya pun tampak kotor dengan sampah di setiap sudutnya.

Ada rak besar yang di dalamnya tersimpan berbagai macam obat-obatan yang tampak tercampur dengan peralatan medis lainnya.

Di samping rak terdapat ranjang pasien dengan seprai merah yang sudah berdebu dan kotor.

"Tapi ini masih ada pasien ya?" tanya Bang Brew.

"Masih ada, karena untuk makan Dokter Wayan itu ya dari pasien," kata Gede.

"Salut masih ada pasien yang datang untuk berobat dan percaya keahlian Dokter Wayan," ucap Bang Brew sembari kameranya mengarah ke berbagai sudut tempat praktek sang dokter.

"Karena biasanya yang masih berobat itu pasien lama," tutur Gede.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

Artikel ini telah tayang di TribunTrends.com

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved