Breaking News

Berita Viral

Berikut Kisah Dua 'Big Boss' Narkoba Terbesar di Indonesia, Edarkan Jutaan Kg dan Kendalikan Oknum

Sindikat perdagangan gelap narkoba Jaringan Internasional asuhan Fredy Pratama telah berhasil dibongkar oleh Bareskrim Polri.

Tayang:
Editor: Satia
kolase tribun-medan.com/istimewa/tribunnews.com
Habis Freddy Budiman Muncul Fredy Pratama, Gembong Narkoba Terbesar Indonesia, Sebanyak 39 Anggotanya Diciduk. (kolase tribun-medan.com/istimewa/tribunnews.com) 

Dari hasil pendalaman, Fredy Pratama merupakan pengendali utama atau master mind dari peredaran gelap narkoba.

Baca juga: Sosialisasi CPNS 2023 Kejaksaan Agung RI Masuk Kampus di Medan, Berikut Syarat dan Jadwalnya

Nama samaran yang dipakainya pun cukup banyak yaitu Miming, The Secret, Casanova, Airbag, dan Mojopahit dalam komunikasinya.

Fredy Pratama beroperasi mengedarkan narkotika di wilayah Indonesiah hingga wilayah Malaysia bagian timur.

"Fredy Pratama alias Miming dengan nama samaran di komunikasinya The Secret, Casanova, Airbag dan Mojopahit."

Baca juga: Bacaan Ayat Kursi dan Artinya, Serta 10 Keistimewaannya yang Luar Biasa

"Yang bersangkutan ini mengendalikan peredaran narkoba di Indonesia dari Thailand," kata Wahyu.

Selebgram Adelia Putri Salma dan Fredy Pratama
Selebgram Adelia Putri Salma dan Fredy Pratama (Tribunsumsel)

Sementara itu, dikutip dari Tribunnews bersumber BanjarmasinPost.co.id, Fredy Pratama disebut lahir di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Ia merupakan anak pengusaha restoran setempat yaitu Lian Silas (68).

Baca juga: INILAH Daftar 40 Peserta Lulus Administrasi Calon Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut

Akibat sepak terjang di dunia hitam narkoba, Fredy Pratama alias Miming alias Fredy Miming alias Wang Xiang Ming diburu Interpol dari empat negara.

Mereka adalah Indonesia, Royal Malaysia Police, Royal Thai Police, dan Badan Narkotika Amerika Serikat (US-DEA).

Interpol memburunya sejak dikabarkan bersembunyi di The Golden Triangle atau Segitiga Emas yang merupakan surga bandar narkotika di Asia Tenggara.

Baca juga: Putrinya Cantik dan Kaya, Sang Ayah Kesusahan Cari Jodoh Untuk Anaknya, Aib Dibongkar: Jorok

Fredy Pratama diduga mengontrol pasar gelap narkoba di Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin sejak 2013.

Dia pun telah lama masuk daftar buronan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Diduga, Fredy Pratama bersembunyi di Thailand dan disebut melakukan operasi plastik untuk menghindari kejaran polisi.

Meski demikian, Wakil Direktur Ditresnarkoba Polda Kalsel, AKBP Ernesto menjelaskan, lambat laun Fredy Pratama akan berhasil ditangkap sekalipun telah operasi plastik.

"Kalau di dunia hukum ini tidak ada kejahatan yang sempurna."

Baca juga: VIRAL, PNS Pemprov Sultra Soraki dan Abaikan Perintah Pj Gubernur, Ogah Apel Ditengah Hujan

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved