Berita Toba Terkini

Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di Toba, BPBD Sebut 5 Kecamatan Rawan Longsor

Di Desa Ambar Halim terjadi longsor pada tanggal 5 September 2023. Telah dilakukan peninjauan dan telah diupayakan alat berat.

|
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/HO
Longsor terjadi di Desa Meranti Tengah yang mengakibatkan akses masyarakat sekitar sempat terganggu. Masyarakat dan pemerintah telah gotong royong, Kamis (7/9/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Toba dr Pontas Batubara mengimbau masyarakat agar tetap waspada dengan adanya cuaca ekstrem, hujan deras.

Ia sampaikan, sejumlah kawasan di Sumatera Utara, khususnya di Toba alami cuaca ekstrem karena adanya pergerakan angin dari Korea menuju Samudera Hindia.

Berbeda dengan daerah Jawa yang mulai mengalami musim kemarau.

Baca juga: TikTokers Wanita Jepang Dilecehkan Ayah Mertua saat Siaran Langsung dan Bikin Heboh Warganet

Baca juga: Pengantin Pria Kaget bukan Kepalang setelah Lucuti Pakaian Istri di Malam Pertama, Ini Pengakuannya

Baca juga: Tak Tahan Cekcok dengan Mertua, Wanita Ini Nekat Lompat dari Lantai 28, Tindakan Suami Bikin Emosi

"Pengaruh angin dari kawasan Korea menuju Samudera Hindia yang mengakibatkan sejumlah kawasan di Sumut alami hujan. Berbeda dengan kawasan Jawa," ujar Pontas Batubara, Kamis (7/9/2023).

Ia mengutarakan, ada sejumlah lokasi yang telah alami longsor beberapa waktu terakhir ini. Misalnya, di Kecamatan Nassau dan Meranti Pohan.

"Jalan tersebut yang berlokasi di Kecamatan Nassau sudah kita tinjau. Kemungkinan besok akan ada gotong-royong. Ada dua kawasan lainnya yang juga alami longsor di Kecamatan Meranti Pohan, yakni: Desa Ambar Halim dan Desa Meranti Tengah," tuturnya.

Selanjutnya, ia mengutarakan kondisi terkini kedua lokasi yang alami longsor.

"Di Desa Ambar Halim terjadi longsor pada tanggal 5 September 2023. Telah dilakukan peninjauan dan telah diupayakan alat berat. Sembari menunggu alat berat, masyarakat sekitar dan pemerintah sudah membersihkan material. Lokasi diprediksi bakal alami longsor sehingga masyarakat diimbau tetap waspada," terangnya.

"Lalu, Desa Meranti Tengah alami longsor pada tanggal 6 September 2023. Sudah dilakukan pembersihan sehingga akses masyarakat tidak terganggu," terangnya.

Selanjutnya, ia sampaikan soal pemetaan lokasi rawan longsor di Kabupaten Toba.

Kecamatan yang rawan longsor adalah:

  1. Kecamatan Habinsaran,
  2. Kecamatan Nassau,
  3. Kecamatan Borbor,
  4. Kecamatan Tampahan
  5. Kecamatan Lumban Julu

(cr3/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved