Berita Viral

VIRAL Istri Polisi Ngamuk Merasa Disepelekan Siswi Magang saat Belanja, Siswi Dimaki dan Diancam

Viral seroang istri polisi yang juga dikenal sebagai TikToker Probolinggo ngamuk menyasar siswi SMK magang di pusat perbelanjaan

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Salomo Tarigan
Tangkapan Layar TikTok via TribunJatim.com
Istri polisi, seorang TikToker ngamuk sasar siswi magang 

Menganggap tak mampu membayar produk pakaian anak yang ia pilih dalam jumlah banyak.

"Aku ini pesan, gak mungkin saya batalin. Aku lewat, kamu bilang gak dibatalin gak dibatalin. Dipikir gak bisa bayar belanjaan segini. Saya laporin kamu. Anak magang kurang ajar," kata Luluk dalam video.

Pihak Sekolah Buka Suara

Setelah ditelusuri, siswi yang kena omelan seleb TikTok Luluk bersekolah di SMKN 1 Probolinggo.

Pihak sekolah pun membenarkannya.

Baca juga: VIRAL Wanita Hamil Ini Ditelanjangi Diarak Keliling Kampung oleh Keluarga Suami, Dicurigai Selingkuh

Humas SMKN 1 Probolinggo, Juni Hidayati mengatakan siswi kelas XII tersebut memang tengah menjalani program magang.

Dia mengikuti program magang dari sekolah selama enam bulan.

"Kebetulan ia ditempatkan magang di pusat perbelanjaan di Kota Probolinggo bersama 29 temannya. Kegiatan magang dimulai Juli. Siswi tersebut magang sebagai pramuniaga," jelasnya kepada Tribun Jatim Network, Selasa (5/9/2023).

Juni mengungkapkan, kejadian yang dialami siswinya berlangsung sepekan lalu.

Kala itu, sang siswi melayani pelanggan yang membeli perlengkapan anak kecil.

Pelanggan tersebut adalah Luluk.

Baca juga: VIRAL Wanita Hamil Ini Ditelanjangi Diarak Keliling Kampung oleh Keluarga Suami, Dicurigai Selingkuh

Sesuai standar operasional prosedur (SOP) pusat perbelanjaan, dia wajib menyampaikan ke pelanggan, termasuk Luluk, bahwa setiap barang yang akan dibatalkan bisa langsung ke kasir.

Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan dalam menyusun laporan penjualan.

Selain itu, menghindari barang diletakkan sembarangan oleh pelanggan.

Teknis pembatalan perlu diulang agar pelanggan memahami, bukan bermaksud meremehkan. Siswi itu tak ingin membuat kesalahan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved