Breaking News

Berita Viral

Akhirnya, Ibu Korban Kasus Bayi Tertukar Resmi Laporkan RS Sentosa ke Polisi, Geram Siasat Pihak RS

Dua pihak korban Ibu Siti dan Ibu Dian resmi melaporkan Rumah Sakit Sentosa ke Polisi, Jumat (1/8/2023) malam.

Tayang:
HO
Dua pihak korban Ibu Siti dan Ibu Dian resmi melaporkan Rumah Sakit Sentosa ke Polisi, Jumat (1/8/2023) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com - Korban kasus bayi tertukar telah resmi membuat laporan ke Polres Bogor.

Dua pihak korban Ibu Siti dan Ibu Dian resmi melaporkan Rumah Sakit Sentosa ke Polisi, Jumat (1/8/2023) malam.

Proses pelaporan ini memakan waktu hampir 5 jam setelah Ibu Siti dan Ibu Dian didampingi kuasa hukumnya memasuki Gedung Satreskrim Polres Bogor.

"(Proses laporan) Dari jam 16.00 sampai jam 21.00, lima jam," Kuasa Hukum Ibu D, Binsar Aritonang kepada wartawan, Jumat malam.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Ibu Siti dan Ibu D yang hadir saat pembuatan laporan Polisi ini terlihat santai.

Bahkan sesekali kedua korban ini terlihat tertawa bercanda bersama para kuasa hukum yang mendampinginya.

Binsar mengatakan bahwa saat para korban dimintai keterangan oleh penyidik, memang cukup banyak pertanyaan yang diajukan.

"Kita gak hitung ya, banyak sih (pertanyaan penyidik)," kata Binsar Aritonang.

Dia menjelaskan bahwa laporan Polisi ini terkait dugaan pidana yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Laporan ini ditujukan ke pihak perusahaan rumah sakit, bukan individu.

"Pasalnya, pokoknya udah kita laporkan, pokoknya dugaan pidana terkait tertukar bayi milik klien kami di Rumah Sakit Sentosa," kata Binsar.

Setelah laporan Polisi ini, kata dia, ke depannya pihaknya juga akan melakukan upaya hukum perdata terkait perkara ini.

Siasat Rumah Sakit RS Sentosa

Ibu bayi tertukar di Bogor, Siti Mauliah rupanya sempat berniat untuk berdamai dengan pihak RS Sentosa.

Namun setelah mendengar siasat pihak rumah sakit sebelum hasil tes DNA terungkap, Siti pun mengurungkan niatnya.

Sebab Siti akhirnya kini tahu kalau pihak rumah sakit telah membohonginya.

Meski sejak awal memperjuangan anak kandungnya, namun diakui Siti dirinya juga berat berpisah dengan bayi yang ia asuh.

"Berat sekali, emang dia udah satu tahun kan sama saya," kata Siti Mauliah dilansir dari acara ROSI di Kompas TV, Jumat (1/9/2023).

Sebab meski sudah punya feeling kalau bayi itu bukan anak kandungnya, Siti tetap menyayanginya.

"Kasih sayang sepenuhnya. Gak disia-siakan, gak dibeda-bedakan. Sama seperti anak kandung saya sendiri," kata Siti.

Diakui Siti juga, dirinya berharap agar rumah sakit mendapat ganjaran yang setimpal.

"Saya menginginkan hukuman setimpal buat pihak RS yang sudah satu tahun memisahkan buah hati saya," ungkapnya.

Bahkan keteledoran rumah sakit juga menurut Siti telah menyakiti perasaannya.

"Beban mental, dan pikiran saya juga," tandasnya.

Diakui Siti, dirinya sempat ingin menyelesaikan secara baik-baik dengan pihak rumah sakit.

"Saya tadinya mau berniat baik sama rumah sakit. Setelah denger ibu Dian bicara seperti itu, tidak sekarang, enggak mau," tegasnya.

Namun Siti pun berubah pikiran, ia ingin memberikan tuntutan yang berat kepada pihak RS Sentosa.

"Tadinya mau kita maklumin aja kan, suatu musibah bagi kita," kata dia.

Namun kali ini ia benar-benar sudah bulat akan malaporkan RS Sentosa ke rumah sakit.

"Tapi kalau sudah tahu seperti ini, susah untuk saya memaafkan yang kedua kalinya untuk pihak rumah sakit," tandasnya.

Senada dengan Siti, suami Dian, Hartono juga mengatakan demikian.

Ia mengatakan, jangan sampai kasus bayi tertukar ini terjadi lagi

"Cukup saya sama ibu siti. Kita mengharapkan, mendapatkan keadilan yang sebaik mungkin," kata dia.

Diakui Hartono, kasus ini sangat mengganggu kehidupannya.

"Karena ini sudah sangat mengganggu ketenangan saya dan istri," tandasnya.

Keduanya pun makin sepakat untuk melanjutkan kasus ini ke jalur hukum.

Baca juga: Dengar Teriakan Minta Tolong, Warga Temukan Pelajar SMK Tewas Setelah Dikeroyok Sejumlah Pemuda

Baca juga: Duet Anies Baswedan dan Cak Imi Sudah Ada Singkatannya, PKB Resmi Terima Pinangan Nasdem: Menang!

(*/tribun-medan)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved