Berita Nasional

RS Sentosa Lagak Ungkit Biaya Tes DNA, Hotman Paris Skakmat Biaya Ganti Rugi : Itu Masuk Akal Gak?

Rumah Sakit Sentosa Bogor kena skakmat Hotman Paris soal biaya ganti rugi kasus bayi tertukar.

Tayang: | Diperbarui:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Rumah Sakit Sentosa Bogor kena skakmat Hotman Paris soal kasus bayi tertukar. 

"Jadi bapak sebagai pejabat, kalau ibu ini menuntut ganti rugi yang sangat besar itu masuk akal?" tanya Hotman Paris.

"Diukur sesuai dengan kebutuhan," jawab Nahar.

"Tidak bisa pak, kalau kerugian immateriil tidak bisa diukur dengan kebutuhan berapa susunya, berapa bayinya, bajunya. Konsep kerugian immateriil itu adalah sanksi kalau kita lalai, tidak dihitung uang itu berapa," ungkap Hotman Paris.

"Nanti ukurannya seberapa mampu, mudah proses pengalihan hak asuh ini bisa dilaksanakan. Kalau tidak makanya perlu dukungan ahli, konsultasi," ucap Nahar.

Baca juga: SOSOK Wanda Sofyan, Solois Asal Kabupaten Asahan, Rilis Single Kedua Tentang Kesepian dalam Hidup

Baca juga: Pantas Dian Berat Kembalikan Bayi Tertukar, Padahal Bukan Anaknya, Perjuangan saat Hamil Diungkit

RS Belum Setujui Usulan Ganti Rugi

Sementara itu, pihak rumah sakit masih belum bisa mengiyakan usulan dari Hotman Paris soal ganti rugi fantastis tersebut.
"Kami mengharapkan, karena ini kasus kemanusiaan, bisa diselesaikan dengan kekeluargaan," ungkap Dirut RS Sentosa Bogor Margaretha Kurnia.

"Ada tawaran apakah Rp100 miliar atau Rp200 miliar?" tanya Hotman.

"Kami belum bisa, nanti kuasa hukum dan perlu dibicarakan lebih lanjut lagi," tukas Margaretha.

Ungkit Biaya Ganti Rugi

Sebelumnya, ogah disalahkan soal bayi tertukar di Bogor, Rumah Sakit Sentosa Bogor ungkit biaya tes DNA.

Adapun hal tersebut diungkap pihak RS Sentosa menanggapi rencana Siti Mauliah yang berencana mengadukannya ke pihak kepolisian.

Juru Bicara RS Sentosa, Gregorius B Djako mengklaim rumah sakit sudah melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan persoalan ini hingga menemui titik terang.

"Tapi, harus tau juga bahwa rumah sakit dari awal bukan tidak berbuat sesuatu terhadap kasus ini.

Rumah sakit yang menginisiasi semuanya, tes DNA rumah sakit, termasuk yang membiayai," tuturnya,

Beberapa upaya yang dilakukan oleh rumah sakit juga menjadi pertimbangan bagi pihak keluarga.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved