Perampokan Driver Taksi Online

Lagi Gelap, Suami Istri yang Merampok Driver Taksi Online Ternyata Terlilit Utang

Pasangan suami istri yang nekat melakukan aksi perampokan driver taksi online ternyata lagi terlilit utang

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Array A Argus

"Saya dicekik pakai tangan, setelah itu pisau ke leher saya. Satu pelaku lagi mengikat saya dan menyeret saya ke bangku belakang," bebernya.

Kemudian, dikatakannya, tak lama pelaku perempuan yang keluar tadi kembali masuk dan salah satu pelaku pindah ke bangku sopir.

"Setelah masuk perempuan itu langsung mobil berjalan, dan sempat berhenti nurunkan perempuan itu," ungkapnya.

Samsul menjelaskan, setelah perempuan itu turun, mereka pun kembali melanjutkan perjalanan dan kembali berhenti di Jalan Megawati, Binjai.

Di sana, ia diturunkan oleh para pelaku di tengah jalan, dan kedua pelaku pergi membawa mobil Toyota Calya merah miliknya.

"Ada sekuriti di sana nolongin saya, kemudian saya minta diantar ke rumah teman. Setelah itu baru ngabari ke grup-grup soal kejadian ini, dan baru melapor ke polisi," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Helvetia, Iptu Ibrahim Sofi menyampaikan, setelah kejadian polisi langsung menangkap para pelaku.

Baca juga: Syoknya Gadis Asal Malaysia ini Ketika Nginap di Kamar Hotel, Kaki Ditarik-tarik Makhluk Halus

Sudah Direncanakan

Zainuddin Tarigan (36) dan Yeni Kartika (29), pasangan suami istri ini nekat melakukan aksi perampokan terhadap driver taksi online bernama Samsul Bahri.

Korban sempat dibuang oleh para pelaku di Jalan Megawati, Kota Binjai, yang berbatasan langsung dengan Kota Medan.

Dalam melancarkan aksinya, pasangan suami istri ini mengajak M Rulen Afan Tarigan.

Ia adalah keponakan dari Zainuddin Tarigan.

Baca juga: Keluarga Histeris Pasien Meninggal Jatuh di Toilet RS, Diduga Keluarga Tak Diizinkan Menemani

Menurut ketiganya, aksi ini sudah direncanakan dengan matang.

Kronologis Perampokan

Informasi diperoleh Tribun-medan.com di kepolisian, aksi perampokan ini bermula saat Zainuddin dan para tersangka lainnya memesan taksi online dengan niat untuk merampok pada Sabtu (26/8/2023) malam.

Lalu, Zainuddin dan istrinya mengirimkan pesan via WhatsApp ke korban.

Modusnya, korban ditawari mengantar para pelaku, tapi tidak menggunakan aplikasi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved