Berita Viral

PROFIL Maestro Lukis Djoko Pekik Meninggal Usia 86 Tahun, Lukisan Berburu Celeng Kritik Era Soeharto

Maestro Lukis Indonesia, Djoko Pekik meninggal dunia pada Sabtu (12/8/2023) pukul 08.00WIB. 

Tayang:
HO
Maestro Lukis Indonesia, Djoko Pekik meninggal dunia pada Sabtu (12/8/2023) pukul 08.00WIB.  

TRIBUN-MEDAN.com - Maestro Lukis Indonesia, Djoko Pekik meninggal dunia pada Sabtu (12/8/2023) pukul 08.00WIB. 

Djoko Pekik tutup usia di umur 86 tahun. 

Djoko Pekik dikenal sebagai pelukis yang idelis dan berjuang di masa Soeharto. 

Kabar duka ini disampaikan oleh Butet Kartaredjasa dalam Instagram miliknya.

"SELAMAT JALAN Pak Djoko Pelik. Sumsngga Gusti," tulisnya.

Seperti apa sosok Djoko Pekik?

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Butet membenarkan hal tersebut. Djoko Pekik meninggal pada pukul 08.00 pagi.

"Nggih (iya) meninggal jam 8 wau (tadi)," ucapnya saat dihubungi awak media.

Dijelaskan Butet kabar duka ini diketahuinya melalui WhatsApp yang mengabarkan pelukis senior meninggal dunia di RS Panti Rapih.

"Saya kurang tahu detailnya, baru dapat WA dari kawan-kawan katanya jenazah ada di Rumah Sakit Panti Rapih,” ujar Butet.

Baca juga: Motif Pembunuhan Wanita Pemilik Salon, Intip Korban Habis Mandi, Pelaku Dekap Korban dari Belakang

Baca juga: MENOHOK, Yenny Wahid Sebut Argumen Jansen Sitindaon Mutar-Mutar Tanpa Arti: Kayak Tong Setan

Sementara terkait pemakaman juga demikian, masih belum ada informasi detail soal akan dimakamkan di mana mendiang maestro lukis tersebut.

"Nanti akan diberi tahu (informasi pemakaman)," pungkas Butet.

Diketahui, Djoko Pekik merupakan salah satu pelukis Indonesia yang namanya cukup melegenda di masyarakat, khususnya di kalangan pegiat seni lukis.

Profil Djoko Pekik

Djoko Pekik lahir pada 2 Januari 1937 di Purwodadi, Jawa Tengah.

Djoko Pekik merupakan budayawan Indonesia dan merupakan maestro seni lukis.

Karya lukisnya yang terkenal adalah Berburu Celeng, yang menggambarkan keadaan para pemimpin Indonesia pada masa Orde Baru.

Pada tahun 1957, ia masuk ke Akademi Seni Rupa Indonesia Yogaykarta.

Lima tahun kemudian, ia berhasil lulus.

Aktif di LEKRA

Djoko kemudian aktif di LEKRA.

LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakyat) adalah komunitas seniman yang terafiliasi kepada PKI.

Maka, pasca peristiwa G30SPKI, Djoko turut dijebloskan ke penjara.

Ia ditahan di Wirogunan.

Namun, hal tersebut tak menyurutkan minatnya dalam bidang seni.

Pada tahun 1972, ia berhasil bebas.

Karier

Selama perjalanan kariernya dalam dunia lukis, ia pernah beberapa kali menggelar pameran.

Pada akhir tahun 1980an, lukisannya dijadikan penelitian disertasi oleh seorang mahasiswa bernama Astari Rasyid.

Sejak saat itu, namanya mulai dikenal masyarakat luas dari dalam maupun luar negeri.

Hingga pada tahun 1989, ia mengikuti pameran lukisan di Amerika Serikat.

Setelah itu, karya-karyanya selalu terjual dengan harga yang tinggi.

Pada tahun 1990, Djoko Pekik kembali menggelar pameran di Edwin's Gallery Jakarta dan disusul dengan pameran lain.

Beberapa mahakaryanya adalah lukisan Berburu Celeng (1998), Ledak Gogik (2004), dan Pengamen Istirahat.

Lukisan Berburu Celeng bahkan terjual hingga satu miliar rupiah.

Lukisannya yang dibeli oleh Presiden Joko Widodo bernama Petruk Dadi Ratu, Semar Kursinya.

Lukisan 5x2 m tersebut akan dipasang di istana negara yang baru di Kalimantan Timur.

Lukisan tersebut menggambarkan Petruk berjabat tangan dengan rakyat jelata yang mencintainya.

Karya

Berburu Celeng

Susu Raja Celeng

Penari Topeng

Petruk Dadi Ratu, Semar Kursinya

Indonesia 1998

Ledak Gogik

Pengamen Istirahat

(*/tribun-medan)

Update berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved