Update Penganiayaan Alumni IPDN, Kabid Deny Rolind Dicopot, Diduga Ikut Terlibat
Alumni IPDN yang perempuan diminta untuk pulang, sementara kelima laki-laki ditahan dalam
Achmad Saefulloh mengaku tak tahu pasti terkait pelaku yang mengeroyok.
Saat ini Deny Rolind Zabara yang mendapat sanksi dari gubernur imbas dugaan penganiayaan alumni IPDN.
Sebab diketahui, nama Deny Rolind Zabara menjadi orang yang dilaporkan oleh keluarga korban penganiayaan pada Rabu (9/8/2023) kemarin.
Insiden penganiayaan tersebut membuat lima orang alumni IPDN mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.
Diberitakan sebelumnya, viral Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diduga dikeroyok oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kejadian pengeroyokan alumni IPDN terjadi di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Selasa (8/8/2023) sekitar pukul 21.30 WIB
Keluarga korban buka suara terkait pengeroyokan yang dilakukan oknum ASN.
Diungkap Edi Sahri pengeroyokan dialami oleh lima orang alumni IPDN.
Baca juga: Dikasih Makanan Basi, Santri Mahad Al Jamiah UIN Walisongo Viral, Diperlakukan tak Manusiawi
Salah satunya keponakannya, Farhan yang menjadi korban paling parah.
Edi Sahri mengatakan keponakannya bersama empat rekannya yang masih junior diduga dianiaya oleh oknum ASN tersebut.
"Jadi berdasarkan cerita dari keponakan saya, ada enam orang yang berada di dalam gedung BKD Lampung," ujar Edi Sahri dikutip Sripoku.com dari Tribun Lampung, Kamis (10/8/2023).
"Terdiri dari lima laki-laki dan satu perempuan," lanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sejumlah-alumni-IPDN-yang-tengah-magang-di-BKD.jpg)