Keluarga Naufal Zidan Mahasiswa UI Ogah Terima Maaf Pembunuh : Dia Harus Dihukum Mati!
Keluarga Muhammad Naufal Zidan alias MNZ (19) korban pembunuhan mahasiswa UI ogah terima permintaan maaf pelaku pembunuh bernama Altafasalya Ardnika B
Pelakunya adalah senior korban jurusan Sastra Rusia di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI.
Mahasiswa Jurusan Sastra Rusia itu ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik sampah berwarna hitam dua lapis.
Jasad Zidan yang terbungkus plastik itu disimpan di kolong tempat tidur kos miliknya.
Awal mula korban ditemukan berawal dari informasi dari sejumlah rekannya yang mengaku tak bisa menghubungi MNZ.
Korban diketahui, mengalami sejumlah luka tusuk di bagian dada.
Tusukan itu dilakukan AAB menggunakan sebilah pisau lipat miliknya.
Sementara mengenai motif pembunuhan ini diketahui karena pelaku merasa iri dengan kekayaan korban.
Pelaku juga mengaku putus asa setelah terjerat utang pinjaman online (pinjol) usai bermain investasi kripto.
Hal ini disampaikan oleh Wakasat Reskrim Polresta Depok, AKP Nirwan Pohan, dalam konferensi pers di Mapolresta Depok pada Sabtu (5/8/2023).
"Motif pelaku ini mengalami kerugian investasi kripto, termasuk utang pinjol. Karena dia (pelaku) didesak itu, dia berpikir menguasai barang-barang korban," ujarnya dikutip dari YouTube Kompas TV, Minggu (6/8/2023).
Nirwan mengungkapkan AAB mengalami kerugian hingga mencapai puluhan juta akibat bermain investasi kripto.
(*/TRIBUN-MEDAN.COM)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Baca juga: Fakta Baru Pembunuh Mahasiswa UI Gak Cuma Kelilit Utang, Uang Rp 80 Juta Lenyap Gegara Inves Kripto
Baca juga: Permintaan Terakhir Naufal Zidan Mahasiswa UI, Sang Ibu Menyesal Tak Pahami Firasat Selama Ini
Baca juga: Pembunuh Mahasiswa UI Terciduk Buang Jaket Penuh Darah dan Keringat di Sela Tembok Kontrakan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/memiliki-permintaan-terakhir-kepada-sang-ibu-Elfira-Rustina.jpg)