Berita Viral

HEBOH Pencurian Tali Pocong, Makam Gadis Baru Meninggal Dibongkar Pria Misterius, Keluarga Ikhlas

Heboh pencurian tali pocong perawan. Pelaku membongkar makam dan mengambil tali pocong tersebut. 

Tayang:
HO
Heboh pencurian tali pocong perawan. Pelaku membongkar makam dan mengambil tali pocong tersebut.  

TRIBUN-MEDAN.com - Heboh pencurian tali pocong perawan. Pelaku membongkar makam dan mengambil tali pocong tersebut. 

Warga Cirebon kaget dengan makam yang dibongkar pada Kamis (3/8/2023). 

Seorang pria disebut pelaku kejadian ini. 

Pegawai Telkom menjadi saksi melihat seorang pria melakukan aktivitas mencurigakan di TPU Desa tersebut.

Ia pun melaporkan kecurigaannya kepada warga setempat.

Hingga akhirnya warga melihat ternyata makam tersebut sudah dalam kondisi terbongkar berantakan.

Baca juga: Pernikahan Tante 41 Tahun dengan Bocah 16 Tahun Diminta Cerai, Mariana Terancam Masuk Penjara

Baca juga: Sosok Nita Ambani Tenteng Tas Hermes Senilai Rp 6 Miliar, Ternyata Istri Orang Terkaya Asia

Baca juga: CURHAT Anak Bambang Pamungkas Sering Dibully di Sekolah, Disangka Anak Satpam: Yakin Anak BP?

Namun, hal yang mengejutkannya lagi warga mendapati tali pocong dari satu jenazah di makam terbongkar itu hilang.

Sontak warga pun curiga pelaku mencuri tali pocong dari jasad makam tersebut.

Kapolsek Karangsembung, AKP Agus Hermawan pun membenarkan peristiwa itu.

Ditemui awak media di balai desa setempat pada Jumat (4/8/2023), Agus mengungkapkan, bahwa sebelum diketahui oleh warga, ada petugas Telkom yang melihat adanya aksi mencurigakan seorang pria berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Saat itu, petugas Telkom mengira para pelaku sedang memperbaiki makam.

"Pada Kamis sekira pukul 13.00 WIB, petugas Telkom melihat ada orang yang awalnya dikira sedang ngejahul (diperbaiki makamnya pakai pondasi)."

"Lalu jam 15.30 WIB, akhirnya warga melihat ternyata makamnya telah dalam kondisi terbongkar," ujar Agus, Jumat (4/8/2023).

Heboh pencurian tali pocong
Heboh pencurian tali pocong perawan. Pelaku membongkar makam dan mengambil tali pocong tersebut. 

Dijelaskan dia, bahwa kondisi makam saat itu sudah dalam keadaan berantakan.

Bambu-bambu dan kain kafan yang menghalangi jenazah yang dimakamkan sudah berada di luar.

Sedangkan, tali kain kafan bagian kaki sudah dalam keadaan hilang.

"Kondisi makam itu digali lalu bambu-bambu yang menghalangi jenazah diangkat lalu dibuka tali pocongnya dan badannya, terus kain kafannya itu ditarik."

"Jadi kalau jenazah mah masih utuh, masih ada di lubang makam."

"Yang ada di atas itu bambu dan kain kafan. Kain kafan yang hilang satu, di bagian kaki," ucapnya.

Baca juga: MESKI Sudah Minta Maaf, Rocky Gerung Tak Ngaku Hina Presiden Jokowi, Ruhut Sitompul: Waspadalah Kau!

Baca juga: Emak-emak Ini Bukannya Pasang Bendera Merah Putih Malah Kibarkan Bendera Jepang Jelang HUT RI Ke-78

Adapun, kata Agus, makam tersebut merupakan warga asli Desa Kubangkarang, berinisial S (36).

Almarhumah meninggal pada Selasa (1/8/2023), usai menjalani operasi akibat penyakit yang dideritanya.

"Kronologi meninggalnya, bahwa almarhumah sempat dirawat di rumah sakit di Kota Cirebon dan akhirnya meninggal dunia pada Selasa (1/8/2023) malam."

"Beliau meninggal dunia usai operasi penyakit, jadi bukan karena hamil atau bukan sedang hamil."

"Jadi ketika sedang operasi, almarhumah tidak kuat dan meninggal dunia pada malam hari, lalu dibawa ke rumah duka saat itu juga dan dimakamkan pada Rabu pagi," jelas dia.

Saat ini kepolisian masih menyelidiki terkait motif dan ciri pelaku pembongkaran pencurian tali pocong tersebut.

"Meskipun keluarga korban mengikhlaskan dan tidak melaporkan ke kepolisian, bahwa tidak ingin memperpanjang kasus ini, namun kami tetap menyelidiki atau mendalami kasus ini," katanya.

Mitos Tali Pocong

Kasus pencurian tali pocong di Cirebon ini sejatinya tak aneh terjadi di Indonesia.

Sejumlah kasus serupa seringkali terjadi.

Tak sedikit masyarakat percaya, kasus pencurian tali pocong itu berkaitan dengan kepercayaan akan mitosnya.

Beredar banyaknya mitos di masyarakat bahwa tali pocong menjadi satu di antara benda keramat dan bisa dijadikan media ilmu hitam hingga pesugihan.

Berikut Tribun rangkum beberapa mitos tentang tali pocong yang beredar di masyarakat.

1. Jimat

Sebagian masyarakat yang masih percaya mitos menganggap tali pocong sebagai jimat.

Jimat tali pocong itu dipercaya dapat digunakan dalam berbagai hal.

2. Kesaktian

Jimat tali pocong diipercaya dapat mendatangkan kekebalan bagi pemiliknya.

Bahkan jimat tersebut juga dipercaya membuat pemiliknya menjadi kuat hingga memiliki kemampuan melompat jauh.

Oleh karena itu, jimat tali pocong ini pun digunakan untuk kalangan penjahat.

Mereka menggunakan jimat sebagai perlindungan dan dipercaya agar terhindar dari senjata tajam hingga serangan korban.

3. Hipnotis

Selain menjadi jimat, tali pocong juga digunakan kalangan penjahat untuk hipnotis.

Dengan tali pocong, para pelaku kejahatan memakainya untuk jimat memperdaya korban.

Saat beraksi, mereka membawa tali pocong tersebut.

4. Ilmu hitam

Masih terkait dengan jimat, tali pocong digunakan para kalangan penganut ilmu hitam.

Para penganut ilmu hitam menjadikan media seperti kain kafan termasuk tali pocong sebagai ajimat.

Seperti jenazah yang meninggal di hari Kliwon (kalender Jawa) biasanya menjadi incaran.

Khususnya bagi sebagian orang Jawa dipercaya orang yang meninggal hari Kliwon bagian tubuhnya atau kain kafannya digunakan sebagai ajimat tersebut.

Kebanyakan penganut ilmu hitam juga memakai tali pocong dimasukkan ke dalam kendi berisi kembang tujuh rupa.

5. Pesugihan

Selain menggunakannya sebagai jimat mendatangkan kesaktian, mitos tali pocong juga dipercaya untuk pesugihan rezeki.

6. Penglaris

Selain pelet, mitos tali pocongnya juga banyak digunakan sebagai media penglaris.

Mitos ini pun cukup populer di Indonesia yang terjadi di kalangan pengusaha atau bisnis.

Kekeramatan tali pocong dipercaya mampu melancarkan usaha sehingga dipercaya sebagai penglaris.

7. Pelet

Satu lagi mitos tali pocong yang beredar digunakan penganut ilmu hitam sebagai media untuk pelet.

Dipercaya jika pelaku ingin ilmu pengasihan tinggi menggunakan tali pocong dari makam seorang perawan.

(*/tribun-medan)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved