Berita Viral

Delapan Penambang Emas Korban Longsor Belum Dievakuasi, Keluarga Korban Ngaku Sudah Ikhlas: Apa Daya

Basarnas masih melakukan pencarian terhadap delapan penambang emas yang terjebak di lubang galian di Desa Pancurendang

HO
Delapan Penambang Emas Korban Longsor Belum Dievakuasi, Keluarga Korban Ngaku Sudah Ikhlas: Apa Daya 

TRIBUN-MEDAN.com - Basarnas masih melakukan pencarian terhadap delapan penambang emas yang terjebak di lubang galian di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Keluarga korban mengatakan telah ikhlas terhadap kondisi dan hasil evakuasi.

Hal itu disampaikan Akhiar Suryadi, salah satu perwakilan keluarga penambang sekaligus Kades Sukasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Terima kasih kepada semua yang terlibat, seperti Basarnas, bupati, dan Polres, atas perjuangan evakuasi, terima kasih. Kami keluarga sudah ikhlas ketika korban tidak terangkat atau terevakuasi," kata Akhiar, dikutip dari TribunJateng.

Baca juga: VIRAL Pasangan Bule Berhubungan Badan di Tempat Publik di Bali, Anggota DPR: Tangkap, Pidanakan!

Baca juga: BUNTUT Tetapkan Jenderal TNI Tersangka Korupsi, Pimpinan KPK Dilaporkan ke DPR: Pelanggaran Etik

Dia menambahkan, keluarga telah menerima kondisi ini sebagai takdir, meski upaya mengevakuasi korban tetap dilanjutkan.

Kades Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Samid, juga menyampaikan hal serupa.

Sulitnya proses evakuasi dalam lima hari terakhir, membuat pihak keluarga telah merelakan bila korban tak kunjung ditemukan.

"Saudara kami kalau tidak terangkat apa daya. Kami sudah ikhlas dan ridho, dan yang tahu adalah yang Maha Kuasa. Kalau (korban) bisa dievakuasi adalah keajaiban," ujar Samid.

Evakuasi tetap 7 hari Kepala Kantor SAR Cilacap selaku SAR Mission Coordinator (SMC) atau koordinator pencarian para korban, Adah Sudarsa menyampaikan, pihaknya mendatangkan keluarga korban untuk menjelaskan secara detail hasil kerja sementara Basarnas.

"Operasi SAR sudah semaksimal mungkin dan koordinasi dengan segala pihak. Segala macam masukan kami evaluasi. Memang medannya berat," ucap Adah.

"Kalau kami masuk lubang akan membahayakan penolongnya nanti. Ada titik longsor yang juga bahaya," imbuhnya.

Meski begitu, Adah memastikan, proses pencarian dan evakuasi kedelapan penambang asal Bogor, Jawa Barat, yang terjebak sejak Selasa (25/7/2023) itu akan tetap dilakukan selama 7 hari sesuai prosedur.

Tim SAR gabungan hari ini kembali melanjutkan upaya penyelamatan dengan fokus melakukan penyedotan besar-besaran dari enam lubang tambang.

Baca juga: Prabowo Subianto Terharu Dapat Dukungan dari PBB, Semakin Pede Maju Pilpres 2024: Tambah Kekuatan

Baca juga: Mangkir Permeriksaan, Panji Gumilang Bakal Dijemput Paksa, Kamaruddin Simanjuntak Siap Pasang Badan

(*/tribun-medan)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved