Viral Medsos
Dokter Sekaligus Pejabat RS Tega Aniaya Anak 3 Tahun, Pelaku Sempat Ancam Ayah Korban
Beredar luas di media sosial sebuah video yang memperlihatkan oknum Dokter sekaligus pejabat salah satu RS di Makassar tega aniaya anak 3 tahun.
Penulis: Istiqomah Kaloko |
Agung melaporkan insiden kekerasan terhadap anaknya ke Polrestabes Makassar.
"Saya sudah melapor di Polrestabes," ujar Agung.
Sementara itu, Kanit PPA Polrestabes Makassar, Iptu Alim Bachri menduga pelaku adalah seorang dokter sekaligus pejabat di salah satu rumah sakit swasta di Makassar.
"Berdasarkan laporan polisi, terlapor adalah dokter," kata Kanit PPA Polrestabes Makassar, Iptu Alim Bachri.
Agung, yang merupakan ayah balita yang viral di media karena dijitak di warung kopi Nonna, Jl Anggrek Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar, mengungkapkan bahwa dia juga mendapat ancaman dari pelaku.
Pelaku, yang disebut sebagai M, menelpon Agung setelah video pemukulan anaknya viral di media dan mengancam akan melaporkan balik ke polisi serta menuduh pencemaran nama baik.
"Pertama dia (M) telponka, pagi-pagi. Kan dia lihat mi itu video yang beredar, dia bilang eh jangan kau edit-edit itu video nah," ucap Agung.
Angung mengatakan setelah itu, M pun melontarkan nada ancaman akan melapor balik ke polisi.
"Setelah bicara segala macam, di situ dia (M) bilang lagi, pokoknya saya akan laporkanko juga mengenai pencemaran nama baik," ujarnya menirukan percakapan dengan M.
"Jadi saya bilang, laporma pak. Karena saya mau melapor juga ini," lanjutnya.
Jumat pagi, sehari setelah kejadian pada Kamis malam, Agung mendatangi Mapolrestabes Makassar untuk melaporkan penganiayaan terhadap anaknya.
Setelah Agung melapor, M kembali menelpon meminta maaf, tetapi Agung mengatakan bahwa dia telah menunggu permintaan maaf sejak pagi namun tidak ada.
"Pas saya sudah melapor, dia (M) telpon lagi minta maaf. Jadi saya bilang dari tadi pagi saya tunggu permintaan maaf ta tapi tidak ada," bebernya.
(cr31/tribun-medan.com)