8 Tahun Kelabui Polisi, Cara Licik Suami Bunuh Istri Terungkap, Ganti KTP hingga Tubuh Berubah

tahun kelabuhi polisi. Terungkap Clcara licik suami bunuh istri di Lampung Tengah saat mengela

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dedy Kurniawan
Kolase TribunJakarta.com
Doa Al Rasyid Pandu Pratama (11) dan adiknya Salwa Adzkia Nur Rasyidah (9) akhrinya terkabul. Ayah mereka Rangga Prayoga akhirnya ditangkap. 

TRIBUN-MEDAN.com  - 8 tahun kelabuhi polisi. Terungkap Clcara licik suami bunuh istri di Lampung Tengah saat mengelabui polisi selama delapan tahun terungkap.

Rupanya selama 8 tahun ini, Rangga Prayoga mengelabui polisi dengan cara berganti-ganti KTP.

Rangga naik pitam hingga membunuh Sutrisnawati pada 17 Juni 2015 silam.

Baca juga: Empat Hari Proses Pencarian, Akhirnya Warga yang Diterkam Buaya di Pesisir Selatan Sumbar Ditemukan

Baca juga: Pemprov Sumut Kirim 34 Kontingen Pramuka Penggalang dan Penegak ke Jambore Internasional di Korsel


Saat itu, Rangga emosi lantaran tersinggung dengan ucapan mantan istrinya itu.

Korban saat itu menyinggung soal Rangga yang seorang pengangguran.

Bahkan Rangga dan Sutrisnawati bercerai karena alasan tersebut.


Ditambah pada malam kejadian itu, Rangga cemburu lantaran melihat mantan istrinya itu sedang teleponan dengan pria lain.

 

Baca juga: Sosok Briptu Tiara Nissa Zulbida Harumkan Nama Indonesia, Lulusan Terbaik Akademi Kepolisian Turki 

Baca juga: Polres Tanggamus Lampung Tangkap SR Cabuli Anak di Bawah Umur, Korban Sempat Dapat Ancaman


“Pelaku meminta korban menghargai dirinya yang saat itu ada di rumah mereka. Namun korban emosi dan mengatakan kalau pelaku suami dan ayah yang tidak bertanggung jawab,” kata Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.

Hingga akhirnya pelaku pun menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam, di depan anak-anaknya.


Malam itu juga, Rangga lantas kabur meninggalkan jejak dan menelantarkan anak-anaknya.

Baca juga: TERUNGKAP Senjata Api Rakitan di Lokasi Bripda Ignatius Tertembak


Upaya pelarian Rangga itu dimulai dari wilayah Banten, Jakarta Utara, Jakarta Barat, hingga ke Kalimantan.

Di Kalimantan pun, Rangga memiliki beberapa tempat persembunyian.

“Anggota sudah beberapa kali hendak menyergap. Namun pelaku selalu berpindah-pindah,” kata Doffie.


Untuk mengelabui polisi, Rangga rupanya memalsukan identitasnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved