Bahaya Gelombang Panas Mengancam Jiwa, Suhu Badan 41 Derajat Sudah tak Bisa Keluarkan Keringat Lagi
Suhu badan meningkat dengan cepat hingga 41° C dalam 10 sampai 15 menit dan tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan keringat.
Salah satu penyakit yang kondisinya diperburuk oleh gelombang panas adalah diabetes.
Loh kok bisa?
Kenapa gelombang panas ekstrem bisa memperburuk pasien diabetes?
Baca juga: Jadwal Lengkap Liga 1 Siaran Langsung PSIS Semarang vs Borneo FC, Persik vs Persib Live Indosiar
Terkait hal ini, Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global Dicky Budiman pun jelaskan kaitannya.
Ia mengungkapkan jika pasien diabetes akan mengalami kesulitan mengendalikan gula darah saat terjadinya gelombang panas.
"Sebetulnya orang dengan diabetes ini akan mengalami gangguan kesulitan mengatasi mengendalikan gula darah ketika terjadi gelombang panas," ungkapnya saat ditanyai Tribunnews, Rabu (26/7/2023).
Hal ini dikarenakan saat terjadinya gelombang panas, seseorang berisiko alami dehidrasi.
Dehidrasi menyebabkan napas menjadi cepat dan bisa menganggu metabolisme tubuh bahkan menganggu pada beberapa organ.
Situasi ini yang mendorong kadar gula meningkat.
"Karena dehidrasi itu yang terjadi ketika gelombang panas menyebabkan kadar gula meningkat," kata Dicky.
Kalau kadar gula sudah meningkat, tentu kondisi pasien diabetes bertambah buruk.
"Sehingga panas ini akhirnya berdampak pada kondisi diabetes seseorang," pungkasnya.
Suhu Panas di China, AS dan Eropa
Tiga benua dilanda gelombang panas pada bulan Juli ini.
Gelombang panas ini diduga terjadi karena perubahan iklim yang terjadi karena aktivitas manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Cuaca-Panass.jpg)