Berita Viral

Terungkap Pemilik Rumah yang Berdiri di Tengah Proyek Jalan Tol, Kini Terima Dibongkar, Untung Besar

Sebuah rumah tetap berdiri di tengah jalan tol Cijago Depok akhirnya bakal dirobohkan. 

Tayang:
HO
Sebuah rumah tetap berdiri di tengah jalan tol Cijago Depok akhirnya bakal dirobohkan.  

TRIBUN-MEDAN.com - Sebuah rumah tetap berdiri di tengah jalan tol Cijago Depok akhirnya bakal dirobohkan. 

Pemilik rumah telah bersepakat dengan pemerintah. 

Pemilik rumah mendapatkan ganti untung senilai Rp 1,4 miliar. 

Lantas terungkap siapa pemilik rumah yang tetap berdiri di tengah proyek jalan tol Cijago Depok

Sebelumnya, rumah tersebut sempat viral karena berada persis di gundukan tanah setinggi lebih dari 10 meter, sementara bangunan di sekelilingnya sudah rata dengan tanah.

rumah tetap berdiri di tengah jalan tol Cijago Depok
Sebuah rumah tetap berdiri di tengah jalan tol Cijago Depok akhirnya bakal dirobohkan. 

Kepala BPN Kota Depok, Indra Gunawan, mengatakan, tanah dan bangunan yang tengah dibongkar ini memiliki luas 190 meter persegi.

Biaya ganti rugi yang diterima pemiliknya pun cukup besar, yakni hampir mencapai Rp 1,4 miliar.

"Luasnya itu 190 meter persegi itu bangunan dan tanahnya, nilai ganti rugi hampir dapat Rp 1,4 miliar," ucapnya di Kantor BPN Kota Depok, Cilodong, Senin (24/7/2023).

Baca juga: Pesepeda Motor di Majalengka Tewas Mengenaskan Usai Tertimpa Badan Truk yang Angkut Gas Elpiji

Baca juga: PROFIL Jaksa Raimel Jesaja Dipecat Setelah Terbukti Terlibat Kasus Suap saat Jabat Kajati Sultra

Lebih lanjut menyoal pembayaran ganti rugi, Indra menuturkan hal ini akan dilakukan oleh negara melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang merupakan unit organisasi dari Kementerian Keuangan.

"Iya pembayaran oleh negara, dalam hal ini lewat Lembaga Manajemen Aset Negara atau LMAN," tuturnya.

Perihal persoalan administrasi yang menghambat proses pembongkaran rumah tersebut, Indra berujar bahwa ada tanah di sebelah rumah tersebut yang sudah dipakai oleh pengelola proyek untuk kepentingan pembangunan

"Jadi ada tanah di sebelah bangunan itu yang sudah dipakai tapi belum dilakukan pembayaran. Nah kalau tanah yang ada bangunannya itu kan atas nama ibu Supartini, ucap Indra.

"Ketika minta ijin bolehkah digunakan dulu sambil pembayaran berlangsung, dia ngasih saran boleh digunakan tapi dibayar bersamaan dengan tanah yang sudah kami pakai. Nah hari ini dua-duanya sudah kami bayar semua sudah selesai," pungkasnya.

Baca juga: Pengedar Ganja di Kampung Nenas Tebingtinggi Tak Berkutik saat Diringkus Polisi

Baca juga: Sengketa Gedung Warenhuis di Medan, Menantu Presiden Jokowi Digugat Rp 1 Triliun Oleh Ahli Waris

Siapa Pemilik Rumah di Tengah Jalan Tol?

Rumah yang berdiri di tengah proyek jalan tol itu ternyata sudah lama tidak berpenghuni. 

Hal itu diungkapkan oleh warga sekitar yang mengatakan rumah tersebut sudah enam bulan dibiarkan kosong.

Arnaeh, warga RT 02/02 Limo mengatakan, rumah tersebut sudah kosong sejak lama.

Sebelumnya rumah itu ditempati oleh salah seorang anak pemilik rumah.

Namun sejak enam bulan lalu sudah kosong.

“Cuma anaknya doang, cuma anaknya pindah dan kosong enam bulan,” katanya, Senin (24/7/2023).

Sebelumnya rumah tersebut dihuni oleh Hengky.

Namun tidak diketahui alasan Hengky tidak menempati rumah itu lagi ketika pengerjaan proyek tol.

“Kurang tahu kenapa (pindah). Pokoknya kalau kosong sudah enam bulan. Mas Hengky namanya (yang menghuni). Sekarang ngga pernah ada yang datang nengok,” ujarnya.

Warga sekitar juga tidak ada yang tahu alasan Hengky pergi dari rumah tersebut. Warga pun tidak ada yang tahu kemana Hengky pindah.

(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved