Viral Medsos
Sosok Dua Jenderal Putra Try Sutrisno, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo dan Irjen Pol Firman Santyabudi
Inilah Sosok Dua Jenderal Putra Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno yaitu Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo dan Irjen Pol Firman Santyabudi.
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
Pada tahun 1978, Try diangkat menjadi Kepala Staf di KODAM XVI/Udayana.
Setahun kemudian, ia menjadi Panglima KODAM IV/Sriwijaya.
Lalu, Pada tahun 1982, Try diangkat menjadi Panglima KODAM V/Jaya dan ditempatkan di Jakarta.
Karier Try Sutrisno terus meningkat. Pada tahun 1985, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Selanjutnya, pada tahun 1986, Try diangkat menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Try Sutrisno akhirnya mencapai puncak karier militer pada tahun 1988.
Ia pun ditunjuk oleh Presiden Soeharto sebagai Panglima ABRI (Pangab) untuk menggantikan L.B. Moerdani.
Sebagai Panglima ABRI, Sutrisno menghabiskan banyak waktu untuk menumpas pemberontakan di seluruh Indonesia.
Masa jabatan Try Sutrisno sebagai Panglima ABRI akhirnya berakhir pada bulan Februari 1993.
Try Sutrisno menjabat Panglima ABRI selama 5 tahun penuh.
Diangkat Menjadi MPR dari Fraksi ABRI
Pada bulan Februari 1993 setelah pensiun dari Panglima ABRI, Try masuk sebagai Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari Fraksi ABRI.
Try Sutrisno mengambil sumpah jabatan sebagai MPR RI dari Fraksi ABRI pada tanggal 11 Maret 1993.
LB Moerdani yang pada tahun 1993 adalah Menteri Pertahanan RI, bertekad bahwa ABRI akan memilih Wakil Presiden bagi Suharto pada Sidang Umum MPR 1993.
Hal itu ketika Sidang Umum MPR 1988, Soeharto memilih Sudharmono sebagai wakil presiden. Hal itu karena Soeharto kurang menyukai ABRI sebagai wakil presidennya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dua-putra-try-sutrisno.jpg)