Breaking News

Berita Viral

Alasan Pablo Benua Bela Panji Gumilang dan Siap Pasang Badan: Siap Kasih Biaya Oprasional Al-Zaytun

Pablo Benua menjadi sorotan lantaran dirinya terang-terangan membela Pondok Pesantren Al Zaytun dan Panji Gumilang.

Tayang:
Editor: Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.com - Pablo Benua menjadi sorotan lantaran dirinya terang-terangan membela Pondok Pesantren Al Zaytun dan Panji Gumilang.

Ia melakukan hal tersebut setelah berkunjung ke Al Zaytun pada Rabu (19/7/2023).

Pablo Benua juga mengkritik MUI yang menyebut ajaran Al Zaytun sesat.

Tak cuma itu, Pablo Benua bahkan siap memberikan hartanya ke Al Zaytun jika pondok pesantren ini kekurangan uang operasional.

Hal ini diucapkan Pablo Benua karena rekening Al Zaytun dan Panji Gumilang diblokir pemerintah.

Ditelusuri Tribun Medan, Pablo Benua masuk dalam deretan selebritas terkaya di Indonesia.

Selain mengisi dunia hiburan, ia memiliki pertambangan nikel di Sulawesi Tengah dan CEO PT Sentul City Central Property.

Ia menikah dengan Rey Utami pada 2016, harta pasangan ini diperkirakan mencapai Rp 4,7 triliun.

Diketahui, pengusaha sekaligus youtuber Pablo Benua tegaskan pernyataannya yang membela pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang.

Hal itu disampaikan oleh Pablo Benua saat dirinya hadir dalam acara perayaan Tahun Baru Isalm 1 Muharram 1445 Hijiriah.

Adapun video saat Pablo Benua diminta untuk memberikan kata sambutan tersebut diunggah di akun YouTube Al-Zaytun Offical pada Rabu (19/7/2023).

Video tersebut lantas viral di media sosial, salah satunya instagram @terangmedia.

"Pablo benua siap kasih biaya oprasional Al-Zaytun," tulis keterangan video tersebut seperti yang dikutip TribunBengkulu.com, Kamis (20/7/2023).

Pablo Benua (kiri) dan Panji Gumilang (kanan). Bela Panji Gumilang, Pablo Benua Akan Biayai Ponpes Al Zaytun
Pablo Benua (kiri) dan Panji Gumilang (kanan). Bela Panji Gumilang, Pablo Benua Akan Biayai Ponpes Al Zaytun (Kolase Tribun Bengkulu)

Dalam video tersebut, dengan menggebu-gebu suami dari Rey Utami itu menyatakan siap pasang badan untuk bela ponpes Al-Zaytun dan Panji Gumilang.

"Membela Al Zaytun dan membela syekh panji Gumilang. Saya tekankan saya akan pasang badan untuk syekh Panji Gumilang dan Al Zaytun," ujar Pablo Benua.

Ia kemudian membahas soal rekening Panji Gumilang yang diblokir oleh PPATK.

Pablo mengatakan agar para santri tak perlu takut seperti apa yang dikatakan oleh Panji Gumilang sebelumnya.

"Bahkan hari ini saya ingin sampaikan pada teman-teman, mungkin sudah banyak yang mendengarkan isu bahwa rekening syekh Panji Gumilang dan rekening Al Zaytun katanya di blokir. Syekh bilang jangan takut dan saya sampaikan pada teman-teman jangan takut," lanjut Pablo.

Sebab, apabila Ponpes Al Zaytun kekurangan biaya oprasional, Pablo berjanji akan memberikan bantuan.

"Kalau Al Zaytun kekurang oprasional minta sama saya, saya kasih, demi pendidikan Indonesia" tegasnya.

Pablo benua lantas bercerita jika dirinya pernah meminta kepada sang istri agar tidak memasukan anak ke pesantren.

Ia khawatir anaknya akan menjadi fanatik jika nantinya dimasukan ke pesantren.

"Dan saya ingin sampaikan pada teman-teman disini, dulu sebelum saya ke AL Zaytun saya pernah ngomong sama istri saya jangan masukan anak ke pesantren, karena dikhawatirkan akan terlalu fanatiklah dan sebagainya," ucapnya.

Namun Pablo Benua mengatakan jika dirinya berubah pikiran sejak melihat toleransi yang diajarkan oleh Panji Gumilang di Al Zaytun.

"Tapi saya hari ini melihat betapa indahnya pesantren yang mengajarkan kita toleransi dan kebersamaan," kata dia.

Hal itulah yang membuat dirinya memiliki pikiran untuk memasukan sang anak ke Al Zaytun.

"Maka saya sudah sampaikan kemaren kepada Syekh (Panji Gumilang) juga, saya rasa-rasa pengen masukan anak saya ke Al Zaytun," tambah Pablo.

Tak hanya itu saja, pria dengan nama lengkap Pablo Benua Putra itu memberikan pesan kepada para santri untuk menunjukan jika mereka tidak berbeda.

Namun orang-oranglah yang tak mau menerima perbedaan mereka.

"Jadi semoga dengan adanya hari ini kita bisa tunjukan pada orang di luar sana, kita buka berbeda tapi mereka yang tidak mau menerima perbedaan kita," ujarnya lagi.

Jika nantinya ponpes Al Zaytun harus dibubarkan, maka ia menyatakan jika hal tersebut adalah kemunduran dari demokrasi.

"Kalau hari ini akibat daripada viralnya Al Zaytun harus berakhir, maka ini adalah kemunduran dari demokrasi di Indonesia,"

"Dan besok-besok jangan lagi ada orang yang bicara soal toleransi, muak saya dengarnya," tandasnya.

Panji Gumilang Kesal Rekening Ponpes Al Zaytun Diblokir PPATK

Sebelumnya Panji Gumilang sempat menyindir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) soal pemblokiran rekeningnya.

Namun Panji Gumilang percaya diri jika rekening yang diblokir tersbut pasti akan dikembalikan.

Hal tersebut ia sampaikan pada santri ustad, maupun ustadzah di yayasannya yang diunggah di kanal YouTube Al Zaytun Official.

Menurut Panji Gumilang, rekening yang diblokir tersebut seharusnya digunaan untuk mendidik dan menjalankan operasional Al Zaytun.

Hal inilah yang membuat Panji gumilang kesal soal pemblokiran rekening yang dilakukan oleh PPATK.

Bahkan dalam ceramah rutinnya, Panji Gumilang sampai membandingkan dana pendidikan Al Zaytun dengan dana korupsi.

Kendati demikian Panji Gumilang meminta agar mereka tak mengkahwatirkan soal prmblokiran rekening tersebut.

"Rekening kita diblokir. Jangan takut saudara-saudara. Pasti dikembalikan. Kenapa? Karena ini negara Pancasila,” ujar Panji Gumilang seperti yang dikutip TribubunBengkulu.com, Senin (17/7/2023).

Panji Gumilang menyampaikan pikiran yang sehat itu mesti pelan-pelan.

Pimpinan ponpes Al Zaytun itu meminta seharusnya PPATK mengumumkan terlebih dahulu dan melindungi.

“Jangan pernah takut. Kalian bisa makan. Syekh punya cara. Apa caranya? Gampang. Seorang pendidik enggak harus arogan,” ujar Panji Gumilang yang Kembali disambut tepuk tangan oleh para hadirin.

Panji Gumilang menyatakan bahwa pihak pemerintah seharusnya tidak melakukan pemblokiran rekening ini dalam waktu lama karena banyaknya orang yang membutuhkan dana tersebut di Al Zaytun.

"Mas, ngono yo ngono neng ojo ngono, blokir ya blokir yo mbok ojo suwe-suwe," ujar Panji Gumilang.

"Kalau tidak ngerti bahasa Jawa, begitu ya begitu tapi jangan lama-lama, di sini menunggu," ungkapnya lagi.

PPATK Blokir 256 Rekening Panji Gumilang

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mendalami adanya temuan 289 rekening diduga milik pemimpin ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 256 rekening Panji Gumilang yang terdaftar dengan enam nama yang berbeda telah diblokir.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.

Ivan mengatakan pemblokiran dilakukan dalam rangka proses analisis yang dilakukan PPATK.

"Iya (Diblokir)," ujarnya dikutip TribunBengkulu, Kamis (6/7/2023).

Kendati demikian, Ivan belum mau membeberkan hasil analisis PPATK saat ini karena masih berproses dan terus berkembang.

Namun Ivan mengatakan jika nilai transaksi dalam rekening Panji Gumilang itu memiliki jumlah yang besar.

"Masif dan besar sekali," ungkap Ivan.

Temuan adanya 256 rekening milik Panji Gumilang itu walnya diungkap oleh menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud yang juga Ketua Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) itu mengatakan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sedang mendalami kemungkinan transaksi mencurigakan dari rekening Panji Gumilang.

“Ini sekarang sedang dianalisis dari sudut PPATK, apakah ada pencucian uang atau tidak. Secepatnya,” kata Mahfud.

Meneurutnya, PPATK sudah mengambil alih pendalaman terkait adanya dugaan transaksi mencurigakan tersebut.

“Kalau ada mencurigakan makanya diambil oleh PPATK. Sekarang sedang diambil oleh PPATK. Agak mencurigakan,” ucap Mahfud.

(*/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved