Viral Medsos

SOSOK Hetty Andika Perkasa Dianugerahi Penghargaan 'Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting'

Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati salah satu sosok yang dianugerahi Penghargaan 'Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting di Indonesia

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
KOLASE TRIBUN MEDAN
PEREMPUAN INSPIRATIF: Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati atau kerap disapa Hetty Andika Perkasa salah satu sosok yang dianugerahi Penghargaan 'Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting' oleh Tribun Network bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (KOLASE TRIBUN MEDAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok Hetty Andika Perkasa Dianugerahi Penghargaan 'Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting'.

Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati atau kerap disapa Hetty Andika Perkasa salah satu sosok yang dianugerahi Penghargaan 'Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting' oleh Tribun Network bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). 

Diketahui, Tribun Network bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) menyelenggarakan gerakan donasi untuk mencegah stunting dengan slogan #cukupduatelur di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Slogan #cukupduatelur dimaksudkan untuk memberi asupan telur sebagai makanan yang bergizi dan kaya nutrisi pada anak risiko stunting.

Sasarannya adalah anak-anak dengan risiko stunting usia 6-24 bulan akan mendapat 1 (satu) telur setiap hari selama 6 bulan.

Sedangkan ibunya yang menyusui juga mendapat asupan telur sebanyak 1 (satu) telur setiap hari selama satu bulan.

Gerakan Tribun Network bersama BKKBN ini menggalang 1.000 kakak asuh di seluruh Indonesia untuk ikut peduli pada anak stunting dan keluarganya.

Tribun Network menyelenggarakan social movement yakni gerakan bagi-bagi telur bekerjasama dengan BKKBN di daerah, Tim Penggerak PKK, Posyandu dan pemerintah daerah setempat di 34 Provinsi seluruh Indonesia.

Masukan dari Masyarakat

Berdasarkan masukan dari masyarakat, Tribun Network juga menggelar Penghargaan Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting. Acara ini memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh nasional yang berjasa dalam memberi inspirasi masyarakat serta pemerintah daerah untuk peduli pada gerakan cegah stunting.

Acara ini dihelat pada Senin (17/7/2023) di Studio 1 Kompas TV, mengundang Ibu Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDI Perjuangan dan Presiden ke-5 RI. Megawati juga salah satu sebagai penerima penghargaan inspirator dan penggerak cegah stunting telah berhasil menggerakkan seluruh kepala daerah di Indonesia serta para kader perempuan untuk bergotongroyong dan bersama-sama mencegah stunting.

Selain itu ada juga tokoh perempuan yang dikenal sebagai penggerak cegah stunting di Indonesia yakni Istri Panglima TNI ke-21 Jenderal TNI Purn Andika Perkasa, Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati atau akrab disapa Hetty Andika Perkasa. Lalu ada Ketua Ikatan Bidan Indonesia(IBI), Emi Nurjasmi, serta Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang kerap disapa mbak Ita. Turut juga mengundang menteri-menteri kabinet RI serta para filantropi Indonesia.

Kepala BKKBN, DR (HC) dr Hasto Wardoyo, Sp.OG (k) menyambut baik ide penyelenggaraan acara Penghargaan Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting yang digagas Tribun Network. Hasto menambahkan, Tribun Network telah bekerjasama dengan BKKBN menggelar social movement di 34 Provinsi.

Gerakan pembagian telur ke anak-anak risiko stunting ini selalu diliput di jaringan portal news Tribun Network dan telah memberikan dampak positif pada percepatan pencegahan stunting di Indonesia. “Saya menyambut baik ide acara Penghargaan Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting ini,” kata Hasto.

Kepala BKKBN juga menilai Tribun Network berandil besar dalam percepatan penurunan stunting supaya terwujud keluarga berkualitas bahagia dan sejahtera. "Terima kasih kepada para mitra, dan selamat kepada para penerima penghargaan," kata Hasto Wardoyo.

Sementara itu, CEO Tribun Network, Dahlan Dahi mengatakan kerja sama dengan BKKBN dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia berperan penting untuk menggerakkan masyarakat agar peduli dengan stunting di negeri ini.

"Stunting menjadi salah satu problem yang ada di daerah-daerah, yang perlu mendapat perhatian serius dari media khususnya Tribun Network, agar pemerintah dan masyarakat bersama-sama melakukan aksi percepatan penurunan angka stunting," katanya.

Bergotong royong untuk menurunkan angka stunting

Program tersebut juga dilakukan secara bergotong royong demi menurunkan angka stunting sesuai target pemerintah menjadi 14 persen di tahun 2024 mendatang.

Dahlan Dahi juga menyambut baik Penghargaan Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting yang dilakukan BKKBN dan Tribun Network.

Diharapkan nantinya acara tersebut bisa menjadi inspirasi semua pihak untuk bergotong royong dan bersama-sama melakukan pencegahan stunting serta target dari pemerintah menurunkan angka stunting bisa terpenuhi.

Tribun Network dan BKKBN sebelumnya juga mengadakan acara kick-off Semesta Mencegah Stunting dengan program #CukupDuaTelur Studio KompasTV Jakarta, Selasa(21/3/2023) lalu. Saat itu, pencanangan dilakukan Kepala BKKBN, DR (HC) dr Hasto Wardoyo, Sp.OG (k) di Jakarta dan ada pertemuan serentak di kantor-kantor wilayah BKKBN seluruh Indonesia. Mereka menyaksikan acara secara dalam jaringan (virtual).

Hasto mengatakan penting menyiapkan kesehatan yang prima sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Ia mengkritik kebiasaan masyarakat yang memilih mengeluarkan biaya hingga puluhan juta untuk melakukan pre-wedding ketimbang memikirkan hal lain yang mendesak yakni prakonsepsi.

Ia juga menyarankan agar mengonsumsi protein hewani seperti ikan, telur dan daging untuk mencegah stunting pada balita. Dalam program mendukung pengentasan stunting, BKKBN bekerja sama dengan Tribun Network untuk menggelar program 'Semesta Mencegah Stunting'. Dalam agenda itu, digaungkan kampanye mengonsumsi Cukup Dua Telur. Telur dipilih menjadi sumber protein hewani yang paling mudah dibeli dan didapat karena harganya cukup terjangkau.

Kampanye Cukup Dua Telur disosialisasikan di seluruh daerah di Indonesia khususnya di wilayah yang dianggap angka stuntingnya masih tinggi. "Pentingnya protein hewani dalam menu sehari-hari bisa dikenalkan kepada keluarga, anak, dan pasangan yang akan menikah, juga kepada stakeholder sebagai penyambung informasi ke masyarakat," ujar Hasto Wardoyo dikutip dari Tribunnews.com, Selasa.

Sosok Diah Erwiany atau kerap disapa Hetty
Sosok Diah Erwiany atau kerap disapa Hetty adalah istri Jenderal TNI Purn Andika Perkasa. ([email protected])

Sosok dan Profil Diah Andika Perkasa

Diah Erwiany atau kerap disapa Hetty adalah istri mantan Panglima TNI Andika Perkasa.

Sosoknya kerap menjadi sorotan dan viral di media sosial, baik saat berkegiatan dinas bersama sang suami saat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) hingga menjadi Panglima TNI.

Sikap dan kegiatan yang dilakukan Hetty yang sering turun ke tengah-tengah masyarakat bawah menjadikannya sebagai sosok perempuan inspiratif.

Bahkan, tidak sedikit publik khususnya kaum perempuan mengharapkan Hetty bisa menjadi Ibu Negara.

Lantas seperti apa sosok Diah Erwiany?

Diketahui, Hetty Andika Perkasa genap berusia 52 tahun pada 7 Agustus 2023 mendatang.

Hetty merupakan putri dari mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono.

Menjadi putri seorang anggota militer ternama dan istri seorang KSAD dan Panglima TNI, membuat Diah Erwiany memiliki sifat yang sangat tegas.

Hetty diketahui lulus dari program Magister (S2) dari Sekolah Tinggi Hukum Militer pada tahun 2018.

Gelar itu diperoleh Hetty saat Andika Perkasa menjabat sebagai Pangkostad.

Momen Wisudah Hetty pernah diunggah sang adik, Diaz Hendropriyono di akun instagramnya pada 24 Oktober 2018.

Punya Kisah Unik

Ada kisah unik di balik nama sapaan perempuan kelahiran 7 Agustus 1971 tersebut.

Kisah ini disampaikan adik Hetty yang tak lain politikus muda, Diaz Hendropriyono, saat sang kakak berulang tahun pada tahun 2020.

Saat itu, Hetty merayakan ulang tahunnya yang ke-49 secara sederhana bersama keluarga dan saudaranya.

Rupanya, tanggal lahir Hetty sama dengan sang anak, Alex Perkasa, yang menjadi cucu pertama di keluarga AM Hendropriyono.

Diaz Hendropriyono berkisah, saat sang kakak lahir, kedua orangtuanya belum menyiapkan nama.

Lantaran bingung saat ditanya dokter, keduanya kompak menjawab nama bayi perempuan itu adalah Hetty yang merupakan singkatan dari Hendro dan Taty.

Setelah itu, barulah Hetty diberi nama lengkap Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono.

"Ngobrol-ngobrol aja sambil makan pempek, sekalian ngabisin kue ulang tahun. Kebetulan mba Hetty ulang tahun yang ke 49 tadi malam, 7 Agustus. Ultahnya kebetulan bersamaan dengan anaknya, dr Alex Perkasa, cucu pertama dari Oma Taty-Opa Edo. Jadi mau ketawa kalo inget cerita dulu waktu mba Hetty lahir. Papa-mama belum siap nama. Karena bingung waktu ditanya dokter, langsung aja jawab HETTY alias Hendro Taty, hehe. Baru deh dikasih nama lengkap," tulis Diaz Hendropriyono melalui akun instagramnya saat itu.

Sifat Asli Hetty

Sifat Hetty terungkap dari unggahan sang adik, Diaz Hendropiyono, di Instagram pada 29 November 2018. "Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati Hendropriyono. Begitulah nama panjangnya saat lahir sebagai putri pertama seorang prajurit Kopassus," tulis Diaz.

"Setelah menikah namanya berubah menjadi Diah Perkasa. Namun panggilan kecil di keluarga tetaplah HETTY, singkatan dari nama kedua orang tuanya, yaitu HEndro dan TaTY," lanjut unggahan Diaz.

Diaz juga menceritakan ketangguhan saudarinya yang hidup di lingkungan militer terus menerus. "Wanita ini sudah melalui semua dinamika sebagai seorang istri prajurit. Perubahan hidup dari seorang anak Jenderal Abdullah Mahmud Hendropriyono menjadi istri seorang Kapten Andika Perkasa; Menjadi istri seorang Letkol selama 9 tahun (2002 - 2011), istri seorang Danrem di daerah yang lumayan jauh, yaitu di Sibolga, sampai seorang Pangdam di Kalbar," tambahnya.

Diaz menyebutkan kalau dirinya sudah mengenal Diah dan mengetahui watak kerasnya. "Saya sangat paham watak wanita ini. Sangat-sangat keras. Persis seperti bapaknya. Namun di balik pribadi yang keras ini, terdapat jiwa kepemimpinan yang kuat," jelasnya.

Rendah Hati

Diah Erwiany sendiri memang selalu jadi sorotan karena kerendahan hatinya dan sering membantu masyarakat yang membutuhkan. Contohnya saja baru-baru dalam tayangan di channel youtube TNI AD, istri Jenderal Purn Andika Perkasa itu tengah mengunjungi seorang nenek tua di Magelang bernama Mbah Rokhimah.

Perlakuan Ibu Hetty bikin salut saat ditanya Mbah Rokhimah soal pekerjaan suaminya. Istri Jenderal Andika Perkasa itu mengunjungi rumah reyot mbah Rokhimah yang hanya berdindingkan gedek bambu. Awalnya, Hetty bertanya kepada Rokhimah apa kegiatannya sehari-hari, dan dimana anaknya Rokhimah.

Ani-ani yang dimaksud adalah memanen padi dari sawah milik orang lain. Meski sudah berusia 80 tahun, Rohimah tetap bekerja dan tidak mau merepotkan orang lain. Ia juga bercerita tentang anaknya yang bekerja bangunan konstruksi namun jarang sekali pulang.

Hetty yang didampingi Budi Irawanto, Relawan Sandal Jepitan Bareng kemudian melihat isi rumah Rokhimah yang sangat tidak layak huni. Selain tinggal bersama ayam peliharaannya, nenek tua itu juga tidak memiliki kamar mandi di dalam rumahnya.

Selengkapnya tonton di dalam video youtube di bawah ini:

(*/tribun-medan.com/sripoku.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved