Viral Medsos

Elon Musk Sebut Penemuan Tak Masuk Akal soal Bahan Bakar Air Nikuba, Ini Sosok Aryanto Sang Penemu

CEO Tesla, Elon Musk, dalam beberapa kesempatan kerap mengolok-ngolok hidrogen sebagai bahan bakar mesin kendaraan.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Brendan Smialowski / AFP
CEO Tesla, Elon Musk, pendiri SpaceX di Washington Convention Center di Washington DC, 9 Maret 2020. 

Ia menjelaskan, fakta yang ada selama ini, proses memisahkan hidrogen dari air untuk kemudian dijadikan bahan bakar justru menggunakan listrik yang terbilang besar. Di mana listrik tersebut saat ini kebanyakan berasal dari energi fosil. Terlebih, listrik yang dihabiskan jauh lebih besar dibandingkan hidrogen yang dihasilkan alias besar pasak daripada tiang. Itu sebabnya, Elon Musk bilang, hidrogen bukan solusi untuk menggantikan bahan bakar fosil di masa depan.

Elon Musk berargumen, ketimbang orang-orang bermimpi menggunakan hidrogen dari air sebagai bahan bakar mesin, lebih baik mengembangkan lebih banyak energi hijau yang lebih realistis untuk kemudian dijadikan sumber listrik yang lebih efisen seperti tenaga surya, angin, dan sebagainya.

"Efisien elektrolisis? Itu hal yang buruk. Jadi Anda menghabiskan lebih banyak energi untuk memisahkan hidrogen dan oksigen. Kemudian dari hidrogen diubah jadi energi, itu juga butuh energi lagi," kata Elon Musk kepada Financial Times.

"Jika Anda harus memisahkan hidrogen dari air, ya Tuhan. Jumlah energi yang dipakai untuk membuat hidrogen untuk diubah menjadi bentuk cair sangat tidak masuk akal. Ini adalah hal paling bodoh yang bisa saya bayangkan dalam hukum penyimpanan energi," imbuh dia.

Sosok Aryanto Misel dan Cara Kerja Nikuba

Diketahui, baru-baru ini ramai soal penemuan alat bernama Nikuba yang berhasil mengubah air menjadi hidrogen sebagai pengganti bensin. Bahkan alat ini sempat digunakan oleh para personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dari Komando Resor063/Sunan Jati, Cirebon, dan Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Bandung.

Nikuba sendiri merupakan kepanjangan dari Niku Banyu yang artinya Itu Air. Alat ini dibuat oleh Aryanto Misel (68), warga Lemahabang Wetan, Kecamatan Lemahabang, Cirebon, Jawa Barat.

Dikutip dari Motorplus, Nikuba diklaim berfungsi memisahkan Hidrogen (H2) dan Oksigen (O2) yang terkandung dalam Air (H2O). Aryanto mengatakan, untuk 1 liter air yang dikonversi menjadi Hidrogen melalui Nikuba, mampu membuat kendaraan menempuh perjalanan dari Cirebon hingga Semarang, pulang pergi.

--

Nikuba atau artinya itu air, sebuah alat yang diklaim bisa mengonversi air menjadi hidrogen dan dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor.

--

Tanggapan pakar ITB

Karena semakin ramai, pakar dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Dr. Tri Yuswidjajanto memberikan penjelasan.

Nikuba yang tengah ramai di media sosial, dibedah secara ilmiah oleh para guru besar ITB di bidang teknik mesin.

Hasilnya, sulit dibuktikan jika Nikuba bisa membuat jarak tempuh motor hingga ratusan kilometer.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pakar dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB, Dr. Tri Yuswidjajanto.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved