Berita Viral
13 Hari Pencarian, Niron Sunar Jemaah Haji yang Hilang Ditemukan Meninggal, Dimakamkan di Arab Saudi
Sebanyak tiga jemaah haji hilang di Mekkah Arab Saudi. Satu di antaranya ditemukan telah meninggal dunia.
TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak tiga jemaah haji hilang di Mekkah Arab Saudi. Satu di antaranya ditemukan telah meninggal dunia.
Niron Sunar Suna jemaah haji Probolinggo ditemukan meninggal dunia. Ia hilang sejak 29 juni 2023.
Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi telah melakukan pencarian selama 13 hari.
Pada 29 Juni 2023, Niron kali terakhir terlihat saat melakukan ibadah lempar jumroh di Mina.
Namun, tidak berselang lama dia terpisah dengan rombongan kloter. Niron berangkat ibadah haji bersama sang istri sejak 16 Juni 2023.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya Husnul Maram dalam keterangannya menuturkan, seharusnya kloter 65 lempar jumroh pada pukul 16.30 waktu setempat. Namun, rombongan melakukannya lebih awal yakni setelah salat Subuh.
Maram mengaku, Niron Sunar Suna yang tergolong lansia yakni 77 tahun memiliki kondisi sehat dan tidak demensia. Pada 28 Juni 2023, dia masih terlihat berkumpul dengan para jamaah lain.
Setelah petugas menyisir di sekitar Mina dan rumah sakit, hanya ditemukan identitas (paspor) dan baju miliknya yang tercecer di sekitar lokasi lempar jumroh pada 5 Juli 2023, tapi baru terlaporkan pada 8 Juli 2023.
Dalam keterangan Kemenag, tidak diketahui secara pasti di mana lokasi dan penemu tas yang berisi identitas Niron.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Jamaah PPIH Arab Saudi Harun Al-Rasyid menuturkan bahwa dalam proses pencarian, pihaknya berkoordinasi dengan petugas kepolisian yang membawahi Mina.
Pada Selasa siang (11/07/2023) waktu setempat, Harun mengaku mendapat kiriman pesan tentang informasi keberadaan Niron di RS An-Noor yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Petugas langsung bergerak menuju qismul mutawafiyat (kamar jenazah), bersama istri Niron, Kamsani. Dia mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut memang suaminya.
Baca juga: OGAH Serahkan Tasnya untuk Diperiksa, Pengendara Motor Cekcok dengan Polisi di Pinggir Jalan
Baca juga: WOW! Kapal Pinisi Berlayar di Danau Toba, Ini Rute dan Harga Sewa Kapal Megah Ini Bagi Wisatawan
Seketika badan Kamsani terkulai lemas kala melihat bagian tubuh jenazah tersebut dari kaki hingga wajah. Sarung yang melilit di bagian bawah tubuh hingga pergelangan tangan yang terlilit gelang karet. Ekspresinya kian menjadi pucat kala dia melihat wajah suaminya yang terbujur kaku.
“Di situ, istri almarhum melihat ciri-ciri khusus yang melekat dengan suaminya. Beliau memastikan bahwa itu adalah jenazah suaminya,” kata Harun dalam keterangannya.
Setelah dikonfirmasi, PPIH Arab Saudi bernegoisasi dengan pihak keluarga agar almarhum Niron segera diurus untuk dimandikan, disalatkan, dan dikebumikan.
“Setelah bernegosiasi, jenazah Niron akhirnya bisa dimandikan. Keluarga membawa jenazah ke Masjidilharam. Disalat jenazahkan pada Selasa malam (11/07/2023), lalu dimakamkan di daerah Soraya. Alhamdulillah, bisa dilaksanakan semua,” katanya.
Tiga Jemaah Haji Hilang
Tiga orang jemaah haji hilang di Arab Saudi. Pemerintah Indonesia telah meminta bantuan Pemerintah Arab Saudi untuk membantu pencarian.
Saat ini ada 3 jemaah Haji Indonesia dilaporkan hilang di Arab Saudi, setelah menyelesaikan puncak ibadah Haji 1444 Hijriah/2023 Masehi.
2 di antaranya berasal dari Majalengka Jawa Barat dan satu dari Surabaya Jawa Timur.
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun hingga kini masih mencari 3 jemaah tersebut.
Mereka diketahui belum kembali ke kelompok terbang (kloter) masing-masing sejak puncak Haji berakhir pada 30 Juni lalu.
Terkait hal ini, tim perlindungan jemaah Haji pun melakukan penyisiran ke sejumlah titik.
Mulai dari Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna) hingga lokasi lainnya untuk mencari para jemaah hilang itu.
Kasatops Armuzna, Harun Al Rasyid mengatakan bahwa pihaknya hingga kini masih terus mencari keberadaan 3 jemaah tersebut.
"Hari ini kita masih terus melaksanakan proses pencarian jemaah Haji kita yang ada laporan dari masing-masing ketua kloter, yang sampai saat ini belum kembali ke rombongan," jelas Harun, dikutip dari tayangan Kompas TV, Senin (10/7/2023).
Ia menegaskan bahwa tim perlindungan jemaah pun melakukan penyisiran ke banyak lokasi, termasuk titik di mana para jemaah ini disebut hilang.
"Kita sudah upayakan pencarian di berbagai tempat, termasuk di mana beliau ketika berpisah dari rombongan," kata Harun.
Harun menuturkan bahwa di antara 3 jemaah ini, ada yang terpisah saat berada di Bukit Arafah.
Proses pencarian pun turut dilakukan di area puncak ibadah Haji itu, bahkan upaya ini dilakukan berulang kali.
"Ada yang ketika berpisah berada di Arafah, itu pun kita sudah laksanakan proses pencarian di tempat itu, berulang kali kita laksanakan sweeping kembali," tegas Harun.
Beberapa tim, kata dia, pun diutus untuk berbagi tugas melakukan pencarian di sekitar Armuzna.
"Ada beberapa tim yang kita utus, termasuk tadi malam dengan rekan-rekan kembali melakukan penyisiran di sekitar itu," pungkas Harun.
Baca juga: SOSOK TikToker Ayi yang Ungkap Kisah Pilunya Dikirim Surat Cerai Lewat Ekspedisi: Suami Kabur
Baca juga: KASUS Heboh Terbaru, Satu Keluarga Hilang Misterius, Ketua RT Ungkap Banyak Kejanggalan
(*)
Berita sudah tayang di kompas.tv