SOSOK E Tamba, Kerja Keras Kumpulkan Sinamot Rp30 Juta, Dikunci Istri di Kamar Mandi Sebelum Kabur
Berkat kerja keras E Tamba dan keluarga, mereka pun memaksimalkan pembayaran Sinamot atau mahar senilai Rp 30 juta.
TRIBUN-MEDAN.com - Kisah E Tamba yang ditinggal sang istri, Ohana Afrelina Siregar viral belakangan ini.
E Tamba dikunci di kamar mandi saat berbulan madu sementara sang istri kabur.
Padahal keduanya baru sehari menyandang status sebagai suami istri.
Kisah pahit E Tamba viral bermula dari Unggahan sang adik, Encis Tamba di media sosial Facebook.
"TOLONG BANTU VIRAL," demikian judul unggahan akun media sosial Facebook @Encis Tamba, Selasa (11/7/2023).
"Kakak ipar saya melarikan diri setelah 1 hari pernikahan," jelasnya.
"Jadi abang saya E Tamba melangsukan pernikahan pada hari Senin 03 Juli 2023 dengan OHANA AFRELINA SIREGAR dan pada hari Selasa 04 Juli, kakak ipar saya ini melarikan diri," bebernya.
"Kejadian ini tepat di Kab. SAMOSIR, Desa Tamba," lanjutnya.
Baca juga: PERJALANAN Cinta Ohana Siregar dan E Tamba Hingga Kabur Saat Bulan Madu, Bermula di Pesta Adat
Encis Tamba menjelaskan, pada Selasa (4/7/2023) pagi, kakak iparnya (Ohana Afrelina Siregar) ini minta jalan-jalan sama abangnya, E Tamba.
Kemudian, abangnya menuruti permintaan dari kakak iparnya tersebut.
Ohana Afrelina Siregar dan E Tamba pun pergi jalan-jalan dari Samosir ke Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumut.
Lalu, keduanya bermalam di salah satu hotel di Tigaras yang masih di kawasan Danau Toba tersebut.
Baca juga: Mau Honey Moon di Hotel, Ohana Afrelina Siregar Kunci Suaminya E Tamba di Kamar Mandi, Lalu Kabur
"Selasa pagi itu dia (Ohana) merengek minta jalan-jalan sama abng saya, jadi abng saya mengiakannya dan mereka pergi sampai ke Tigaras dan mereka bermalam di sana di hotel Dio Rafael," jelas Encis Tamba.
"Tepat pada jam 6 sore, mereka sampai di sana (hotel) dan abng saya dikunci di kamar mandi oleh kakak ipar saya ini,"pungkasnya.
"Dihubungi beberapa kali sudah tidak aktif dan semua akun media sosialnya sudah di privasi,"terangnya.
Encis Tamba menjelaskan, pihak keluarganya juga sudah mendatangi pihak perempuan.
"Sudah didatangi beberapa kali dan mereka mengatakan tidak mengetahui keberadaan dari Ohana," tutur Encis Tamba.
"Saya mohon teman-teman dan saudara tolong bantu share dan viralkan orang ini supaya cepat ketemu karena sudah satu minggu dicari," tulis Encis.
Lalu seperti apakah sosok E Tamba di mata keluarga?
Sosok E Tamba
Baru-baru ini pihak keluarga melalui amangboru atau paman dari E Tamba, Uluan Rajagukguk buka suara.
Uluan Rajagukguk pun membenarkan berita viral di media sosial pengantin baru yang baru sehari menikah, mengunci suaminya di kamar mandi hotel.
Sebagai keluarga, dia merasa pilu melihat E Tamba, keponakannya (paraman) yang baru sehari menikah sudah ditinggal istrinya.
Padahal, menurutnya E Tamba merupakan seorang laki-laki yang gigih dan pekerja keras.
Uluan menyampaikan, sama sekali tidak menyangka kenyataan pahit itu menimpa E Tamba keponakannya.
E Tamba menurutnya seorang pria yang gigih.
Berkat kerja keras E Tamba dan keluarga, mereka pun memaksimalkan pembayaran Sinamot atau mahar senilai Rp 30 juta.
"Kasihan begini, padahal mereka sudah berupaya keras dengan segala kemampuan untuk membayarkan sinamotmya 30 juta rupiah,"ujar Uluan.
Baca juga: Mau Honey Moon di Hotel, Ohana Afrelina Siregar Kunci Suaminya E Tamba di Kamar Mandi, Lalu Kabur
Sementara keluarga E Tamba hingga kini masih terus berupaya mencari keberadaan Ohana Afrelina Siregar, yang diduga melarikan diri sehari usai menikah dengan E Tamba.
Uluan menyampaikan komunikasi dengan mempelai perempuan juga dilibatkan untuk mencari keberadaan Ohana.
"Sampai sekarang kami keluarganya masih mencari keberadaan istri Lae kami E Tamba. Kami berharap segera dapat menemukan supaya dapat memastikan apa yang terjadi dibalik ini," kata Uluan Rajagukguk saat diwawancara Tribun Medan di Samosir, Rabu (12/6/2023).
Berawal Dikenalkan Orang Tua
Lebih jauh, Uluan bercerita, sebelum hari pemberkatan sama sekali tidak ada masalah antara E Tamba dan Ohana Afrelina Siregar, termasuk juga keluarga kedua belah pihak.
Bahkan, ternyata keduanya masih marpariban (jodoh paling ideal bagi orang Batak).
Memang, menurut Uluan Rajagukguk, keduanya sebelumnya sama sekali belum saling berkenalan.
Awal perkenalan Ohana dan E Tamba paribannya, melalui kedua orang tuanya masing-masing pada satu pesta adat.
Kedua orang tua mempelai juga memiliki hubungan yang sangat erat.
Ohana bekerja di Pulau Batam dan E Tamba mencari hidup di Pekanbaru.
Mereka pun dipertemukan dan komunikasi keduanya pun semakin intens, hingga akhirnya direstui kedua orang tua, baik secara adat dan pemberkatan gereja.
Acara adat dan pemberkatan gereja pun berlangsung di Desa Janji Maria, Tamba, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir (sebelah Barat Daya danau Toba).
Berdasarkan keterangan Uluan, sama sekali tidak ada masalah yang terlihat secara kasat mata antara keduanya.
Sepanjang pemberkatan gereja hingga pesta adat, semua berjalan baik dan kedua mempelai terlihat tanpa beban.
Baca juga: Mau Honey Moon di Hotel, Ohana Afrelina Siregar Kunci Suaminya E Tamba di Kamar Mandi, Lalu Kabur
Pemberkatan berlangsung pada Senin 3 Juli 2023.
Kemudian, sehari setelah pesta pernikahan Ohana mengajak suaminya E Tamba ke Simarjarunjung Kabupaten Simalungun, Selasa (4/7/2023).
"Katanya ke si E, ada hotel yang ada kolam renang di Simarjarunjung," sebut Uluan.
Menjelang sore pada 4 Juli 2023, keduanya pun menyeberang ke Simarjarunjung.
Keduanya rencana berbulan madu setelah pernikahan. Namun, yang didapat E Tamba malah kesedihan.
Tak disangka, Ohana Afrelina Siregar, meninggalkannya sendirian di hotel di kawasan Danau Toba, di Tigaras, Kabupaten Simalungun.
Keluarga E Tamba pun masih terus mencari sembari menunggu kepulangan Ohana ke pelukan suaminya.
Baca juga: PERJALANAN Cinta Ohana Siregar dan E Tamba Hingga Kabur Saat Bulan Madu, Bermula di Pesta Adat
Kabar yang dinanti tak ada kepastian, kepulangan Ohana ke pelukan suami pun tak kunjung tiba.
Lebih lanjut, Uluan menyampaikan keluarga E Tamba masih berharap pulangnya Ohana.
Sejauh ini, menurut Uluan, keluarga E Tamba telah berupaya membuat laporan ke Polres Samosir.
Dikarenakan lokasi keduanya berencana bulan madu hingga salah satu melarikan diri terakhir di Wilkum Simalungun, sehingga dianjurkan melapor ke Mapolres Simalungun.
(*/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SOSOK-E-Tamba-Kerja-Keras-Kumpulkan-Sinamot-Rp30-Juta-Dikunci-Istri-di-Kamar-Mandi-Saat-Bulan-Madu.jpg)